Selasa, 02 November 2010

HUJAN

Entah sejak kapan aku mulai begitu menyukai hujan. Kehadirannya selalu memberi warna berbeda di hatiku. Sebuah siklus pengendali dan penyeimbang alam yang diciptakan oleh Tuhan dengan begitu sempurna. Coba kita bayangkan, bagaimana jika tak ada hujan. Berawal dari sumber dan mata air yang akan kekeringan dan tentu berdampak pada ekosistem di sekitarnya. Tapi belakangan, hujan yang aku cintai ini justru membawa bencana. Kehadirannya yang semakin tak menentu dan lebih sering 'jatuh' begitu berlebihan, membawa duka tersendiri bagi beberapa lokasi di negeri ini. Ya, banjir. Namun benarkah banjir itu terjadi murni karna kesalahan sang hujan yang turun tak kunjung henti? Lalu bagaimana dengan ulah manusia yang membuang sampah sembarangan, menggunduli dan mengeksplorasi hutan - hutan lindung, hanya untuk memenuhi nafsu mereka?
Mungkin ini adalah sebuah statement pembelaanku, agar sang hujan yang aku cintai tak menjadi yang semata - mata disalahkan.

Berlama - lama memandangi hujan dari balik jendela, adalah salah satu cara yang paling sering kulakukan. Setiap rintiknya yang jatuh menyapa bumi, seakan membawa sebuah kisah, pergi ke mana saja ia sehari ini. Rintik - rintik tadi pun begitu ikhlas dan pasrah melepas semua bebannya ke dalam pelukan sang bumi. Menyatu dan melebur seirama, penuh dengan harmoni. Di waktu suka, hujan mampu menambah semangat di hatiku. Menyirami benih - benih kebahagiaan, agar semakin tumbuh subur. Di waktu luka dan duka, hujan dengan kesejukannya, membawa semacam penenang yang meredam segala emosi dan keresahan yang singgah dalam hati.
Dan baru kemarin, aku menemukan sebuah cara unik untuk berekspresi. Khususnya bagi mereka yang ingin melepas semua gundahnya tapi malu dan tak tahu harus bagaimana.
Kuambil kontak motor tersayang. Lalu kukendarai ia, melaju di tengah derasnya hujan. Dan hanya ditengah derasnya hujan, kau bisa menangis sesuka hatimu, tanpa ada seorang pun yang tahu.......

1 komentar:

==Achan== mengatakan...

Hay salam kenal y..Mampir dunk ke blog ku http://hasanachan.blogspot.com/