<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656</id><updated>2012-01-13T14:28:02.771+07:00</updated><category term='gie'/><category term='cooking'/><category term='poem'/><category term='nada'/><category term='mimpi'/><category term='funny'/><category term='artikel'/><category term='jilbab'/><category term='song'/><category term='celoteh'/><category term='gaza'/><category term='new'/><category term='sajak'/><category term='anang'/><category term='curhat'/><category term=':)'/><category term='kampus'/><category term='prosa'/><category term='fate'/><category term='kafein'/><category term='intermezo'/><category term='wanita'/><category term='daily'/><category term='hiks T_T'/><category term='angel'/><category term='ecpose'/><category term='sabar..'/><category term='profesional'/><category term='persma'/><category term='Qalbu'/><category term='review'/><category term='travelling'/><category term='bendera'/><category term='juni'/><category term='ilmu'/><category term='asrama'/><category term='mommy'/><category term='perempuan'/><category term='embuh'/><category term='renung'/><category term='langgam'/><category term='omDe'/><category term='ramadhan'/><category term='cinta'/><category term='memory'/><category term='idola'/><category term='asmoro'/><category term='cita dan cinta'/><category term='muhasabah'/><category term='sketsa'/><category term='anu'/><category term='diare'/><category term='photo'/><category term='eid mubarak'/><category term='doa'/><category term='cerpen'/><category term='blablabla'/><category term='sensus'/><category term='T_T'/><category term='uang'/><category term='darah'/><category term='kata mereka'/><category term='nostalgi'/><category term='orientasi'/><category term='hikmah'/><title type='text'>ITU AKU .....</title><subtitle type='html'>Saat masa lalu tak terbeli... dan esok masihlah mimpi....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>161</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-8348362762643546663</id><published>2011-12-16T16:30:00.002+07:00</published><updated>2011-12-16T16:30:52.461+07:00</updated><title type='text'>Bontotan?</title><content type='html'>Sebenarnya sangat sederhana. Ini hanya tentang sekotak nasi, lengkap dengan lauk pauk yang biasanya akan begitu akrab kita lihat di jam - jam makan siang. Entah itu di sekolah, kantor, bahkan mungkin di dalam bis kota yang tengah melaju di keramaian. &lt;br /&gt;Bekal, &lt;i&gt;bontotan&lt;/i&gt;, atau apalah kita biasa menyebutnya, adalah salah satu cara yang dipilih oleh mereka yang berusaha pintar dan bijak dalam hal keuangan dan kebutuhan. Kebutuhan untuk memberikan nutrisi bagi tubuh, kebutuhan untuk tetap dan selalu sehat, sekaligus kebutuhan untuk mengendalikan arus keuangan sepintar mungkin.&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan orang tua, membawakan bekal bagi putra - putri tercinta, selain lebih ekonomis dari segi finansial, tentunya juga akan lebih menjamin kebersihan dan kualitas makanan yang dikonsumsi buah hati mereka. Dan ternyata pertimbangan ini pun, tak berubah di kalangan para pekerja. Atau malah justru kalangan pekerja inilah yang lebih perhitungan dalam hal ini,ya.. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tqqam2C8Fa0/TusPtLosujI/AAAAAAAAARQ/sZDwwUA1dJg/s1600/bento_blogspot.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="http://4.bp.blogspot.com/-tqqam2C8Fa0/TusPtLosujI/AAAAAAAAARQ/sZDwwUA1dJg/s320/bento_blogspot.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan berkorban untuk bangun lebih pagi dan tentunya sedikit saja rasa repot berkutat di dapur, untuk bisa menghadirkan bekal makan siang ini. Imbalannya, kita tak perlu pusing lagi, berfikir dan mencari tempat makan siang yang mungkin kita sudah merasa bosan dengan menu dan kondisi yang itu - itu saja. Dengan si kotak nasi yang ajaib ini, kita pun tak perlu capek - capek dan berlama - lama meninggalkan pekerjaan kita. Terutama mungkin bagi mereka yang lokasi kantornya jauh dari warung atau para penjaja makanan. Bolehlah jika dibilang, membawa bekal dari rumah juga salah satu jurus ampuh mengatasi bos yang sedikit cerewet dalam hal jam makan siang :P&lt;br /&gt;Dan tentu yang terpenting dari semuanya, dengan menyiapkan sendiri bekal makanan yang akan kita konsumsi, kita akan selalu yakin tentang kebersihan dan kualitas makanan kita. Tanpa perlu khawatir tentang sayuran atau ikan yang belum benar - benar bersih tercuci, cara mengolah masakan yang kurang matang, atau hal - hal lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan bosan atau mungkin kondisi yang benar - benar tidak memungkinkan untuk menyiapkan semuanya dari rumah, bolehlah menjadi alasan bagi kita untuk sesekali makan di luar. Toh pun, kita juga pasti butuh bersosialisasi dengan rekan - rekan di luar kepentingan pekerjaan. Dan biasanya di waktu jam makan siang inilah momen ngobrol - ngobrol santai selalu bisa tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FNnTbJrm4_I/TusPet2YpII/AAAAAAAAARI/9AI9ikI4HH4/s1600/elephantsandwich.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="http://2.bp.blogspot.com/-FNnTbJrm4_I/TusPet2YpII/AAAAAAAAARI/9AI9ikI4HH4/s320/elephantsandwich.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hummm...jujur jadi kepikiran sama sang kekasih yang berjuang di ibu kota. Bekerja di kota besar yang tentunya menuntut pengorbanan hidup yang juga besar.&lt;br /&gt;Sungguh betapa inginnya aku, bisa selalu menyiapkan untuknya bekal makan siang orisinil buatanku sendiri. Memastikan ia selalu sehat dengan makanan - makanan yang terjamin kualitas &amp;amp; kebersihannya. Sedikit membuat desain icon - icon lucu dengan nasi dan lauk pauknya, demi mencuri secuil senyumnya di tengah hari itu. Sambil sesekali, menyelipkan sepucuk surat di kotak makannya, yang bercerita tentang betapa aku mencintainya..Aiih.... :"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Maaf jika belum bisa menghadirkan itu semua ya, sayang...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Moga saat - saat itu, akan segera tiba, aamiin.....&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-8348362762643546663?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/8348362762643546663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=8348362762643546663' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8348362762643546663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8348362762643546663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/12/bontotan.html' title='Bontotan?'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tqqam2C8Fa0/TusPtLosujI/AAAAAAAAARQ/sZDwwUA1dJg/s72-c/bento_blogspot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4195271479512260475</id><published>2011-12-12T09:54:00.001+07:00</published><updated>2011-12-12T09:59:31.428+07:00</updated><title type='text'>Rimba Amniotik</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Beberapa hari lagi  sebelum kehadiranmu, atau bahkan beberapa jam?&lt;br /&gt;Aku tak persis tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang ingin kuucapkan, tapi sepertinya kaulah yang sudah tahu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Sekian lama kita bernapas bersama, bergerak bersama, merasa bersama.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Kau  begitu dekat bahkan bersatu dengan tubuhku,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;tapi tetap saja, di sini  aku menanti kehadiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalananmu kelak hanyalah  dari perutku menuju dekapanku.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Namun itulah perjalanan yang akan  mengubah kita berdua.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Mengubah dunia.&lt;br /&gt;Saat kau tiba, aku  tak lagi menjadi manusia yang sama.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Dan kau juga akan melihat dunia  yang berbeda: terra firma.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selapis kulit saja tabir yang membatasi kita,  tapi sungguh berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau  datang, dengan segala kegenapanmu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kau datang, bahkan sudah dengan  nama. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;Kau datang, dengan segala pelajaran dan kebijaksanaan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Aku  memilihmu karena kita pernah sama-sama berjanji pada satu sama lain,  lanjutmu lagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Saat kita berdua masih sama-sama ingat.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Saat kita berdua  masih sama-sama di sisi lain dari koin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah  bagaimana harus aku mencintaimu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Kau lebih seperti guru sekaligus  sahabat.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Waktu kau tiba dalam bentuk mungil dan rapuh nanti, biarlah  alam yang mengajarkanku untuk mencintaimu lagi dari nol.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah kita tak  pernah bertemu sebelumnya, seolah kita tak pernah bercakap-cakap bagai  dua manusia dewasa, karena dalam bahasa jiwa semua “seolah” yang kusebut  barusan tiada guna.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Waktu, usia, dan perbedaan jasad kita, lagi-lagi  hanyalah hadiah dari sisi koin di mana kita sekarang tinggal. Hadiah  yang harus direngkuh dan diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan bulan ini  mereka bilang aku tengah mengandungmu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin bilang, mereka salah.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamulah yang mengandungku.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu yang mengandung anak di rahimnya  sesungguhnya sedang berada dalam rahim yang lebih besar lagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Dalam  rahim itu, sang ibu dibentuk dan ditempa.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Embrio kecil itu mengemudikan  hati, tubuh, dan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah  mengandungku;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menempatkanku dalam rimba amniotik di mana aku belajar  ulang untuk mengapung bersama hidup,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;untuk berserah dan menerima apa pun  yang kau persembahkan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Kini dan nanti.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Manis, pahit, sakit, senang, &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;kau  ajari aku untuk berenang bersama itu semua,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;sebagaimana kau tengah  berenang dalam tubuhku dan merasakan apa yang kurasa,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;mengecap apa yang  kumakan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;menghirup udara yang kuendus—tanpa bisa pilih-pilih.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Kau terima  semua yang kupersembahkan bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk perjalanan ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pilihanmu datang melalui aku.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk proses yang tak selalu mudah tapi selalu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sabar untuk mengenalmu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi dan lagi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Salah satu fragmen dalam buku Madre, &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;ditulis ketika Dee sedang mengandung Atisha&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4195271479512260475?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4195271479512260475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4195271479512260475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4195271479512260475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4195271479512260475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/12/rimba-amniotik.html' title='Rimba Amniotik'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5849049979673603922</id><published>2011-12-08T11:08:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T12:12:39.652+07:00</updated><title type='text'>^_^</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QuPrmKeXlhk/TuBF-otC8UI/AAAAAAAAAQ8/R6YPtIO13AM/s1600/ibu_anak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-QuPrmKeXlhk/TuBF-otC8UI/AAAAAAAAAQ8/R6YPtIO13AM/s1600/ibu_anak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Thank you, Allah......&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5849049979673603922?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5849049979673603922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5849049979673603922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5849049979673603922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5849049979673603922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/12/blog-post.html' title='^_^'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-QuPrmKeXlhk/TuBF-otC8UI/AAAAAAAAAQ8/R6YPtIO13AM/s72-c/ibu_anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-8319513863303317885</id><published>2011-11-29T12:33:00.001+07:00</published><updated>2011-11-29T12:36:17.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='photo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memory'/><title type='text'>....karena Kita.....</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-020sYqu5SR4/TtRtPXXyR9I/AAAAAAAAAQ0/eMdi8DjBAuw/s1600/us_4blog.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-020sYqu5SR4/TtRtPXXyR9I/AAAAAAAAAQ0/eMdi8DjBAuw/s320/us_4blog.jpg" width="263" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;......penaku sepertinya  patah, tintaku seakan mengering, untuk apalagi jutaan kata, ketika KAU  saja, kini tlah cukup mewakilinya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;you and me = us ^_^&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-8319513863303317885?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/8319513863303317885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=8319513863303317885' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8319513863303317885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8319513863303317885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/11/karena-kita.html' title='....karena Kita.....'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-020sYqu5SR4/TtRtPXXyR9I/AAAAAAAAAQ0/eMdi8DjBAuw/s72-c/us_4blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4645775117562160725</id><published>2011-10-08T22:51:00.000+07:00</published><updated>2011-10-08T22:51:59.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>08 Oktober 2011</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cukup lama kutekuri gundukan tanah kering di depanku. Panasnya cuaca karena musim kemarau, semakin menambah nuansa kering di tengah hari itu.Tanah yang kuingat jelas berwarna merah 5 tahun lalu, kini tlah banyak bercampur batu dan kerikil – kerikil kecil. Kuingat – ingat lagi, kapan terakhir aku mengunjungi tempat itu. Seminggu yang lalu? Sebulan? Tiga bulan? Ah.. saking seringnya, hingga aku sama sekali tak mampu mengingat, kapan terakhir kali menaburkan bunga mawar di atasnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semenit….Dua menit….hingga 10 menit berselang, tak ada doa maupun lafadz – lafadz Illahi yang mengalir dari lisanku. Aku masih begitu asyik menikmati perenunganku, sambil sesekali mencoba menggelar adegan latar yang kulakonkan sendiri. Siang itu, rasanya begitu mudah menghadirkan sosok lelaki hebat yang sangat kucintai dalam hidupku itu. Walau hanya dalam bayang – bayang imajinasiku, ia seakan begitu nyata. Teduh suaranya, lembut belainya, wangi tubuhnya, dan segala tentang dirinya,membuatku semakin hanyut dan sejenak lupa tentang kapan dan di mana aku berada.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa, sudah 5 tahun berlalu sejak kepergian lelaki sederhana nan penuh canda tawa itu. Rasanya tak perlu lagi kuceritakan, bagaimana rindu dan air mata ini slalu membuncah dan mengalir untuknya. Sama sekali tak ada maksud hatiku, untuk membuka dan kembali bernostalgi degan segala kisah dan kenang tentang dirinya. Namun di saat – saat seperti ini, sungguh tak mampu kucegah hatiku untuk sekedar menyapa dan tersenyum pada rangkaian kisah yang pernah ada. Saat – saat di mana, Allah memberi hadiah yang begitu indah di 23 tahun hidupku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ah.. Bapak… gadismu yang manja dan dulu begitu nakal, ingin mengabarkan sebuah berita bahagia untukmu. Seorang lelaki sederhana nan bersahaja sepertimu, telah memenangkan hatiku. Tapi kau tak perlu cemburu, Pak… Karena Ia sangat cerewet, sama sepertimu. Ia begitu perhatian, serupa sosokmu. Tentu ia juga cerdas dan pandai, seperti dirimu. Dan insyaAllah yang paling utama, ia adalah sosok lelaki solih yang kelak akan selalu membimbingku, berjuang, dan sejalan dalam iman.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bapak… sungguh tak ada maksud hatiku untuk membuatmu cemburu. Aku masih ingat bagaimana sewot dan sebal rautmu, saat beberapa kali aku berceloteh riang tentang sahabat – sahabat lelakiku semasa masih kanak – kanak dulu. Aku sangat tahu bahwa kau tak ingin, ada lelaki yang lebih spesial di hatiku selain dirimu. Tapi beberapa saat lagi,pak… ketika kedewasaan telah menyapaku, izinkan putri kecilmu ini, untuk memutuskan &amp;amp; melabuhkan hati pada imam pilihannya. Beberapa jam lagi pak… walau tanpa kehadiranmu, ikhlaskanlah seorang wali hakim yang mengambil wewenang untuk menikahkan putrimu ini. Aku berjanji, rasa sayang itu tak akan pernah berubah. Kau tetap lelaki &amp;amp; ayah terhebat yang memiliki tempat tersendiri di hatiku. Dan bersamanya, Pak… kuingin menjadi pribadi yang jauh lebih baik &amp;amp; solihah, hingga terus bisa mengiringi perjalananmu dengan doa – doaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, di ruang yang telah berhias bunga – bunga wangi nan cantik ini, di tengah sedu sedan dan air mata bahagia bercampur rindu, kumantabkan hati dalam sebuah harap dan doa, Ya Rabbanaa… persatukanlah aku kelak, dengan mereka yang kucintai, di Jannah-Mu…… aamiin….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4645775117562160725?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4645775117562160725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4645775117562160725' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4645775117562160725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4645775117562160725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/10/08-oktober-2011.html' title='08 Oktober 2011'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6108122184938801319</id><published>2011-09-15T16:32:00.000+07:00</published><updated>2011-09-15T16:32:14.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>....Tik....tuk....</title><content type='html'>....tik....tuk.....tik...tuk.....tik...tuk....&lt;br /&gt;ada bahagia yang menyelinap,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;....tik....tuk.....tik...tuk.....tik...tuk....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;namun ada pula rasa takut yang senyap - senyap hinggap,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;....tik....tuk.....tik...tuk.....tik...tuk....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;dan sang waktu, ia tetap saja terus merayap........&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2eSUTAn3TNg/TnHF-1rExtI/AAAAAAAAAQc/iXDdpubSb5o/s1600/eye.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/-2eSUTAn3TNg/TnHF-1rExtI/AAAAAAAAAQc/iXDdpubSb5o/s200/eye.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6108122184938801319?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6108122184938801319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6108122184938801319' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6108122184938801319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6108122184938801319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/09/tiktuk.html' title='....Tik....tuk....'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2eSUTAn3TNg/TnHF-1rExtI/AAAAAAAAAQc/iXDdpubSb5o/s72-c/eye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4383241100208305016</id><published>2011-08-20T22:48:00.001+07:00</published><updated>2011-08-21T13:37:13.185+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='photo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memory'/><title type='text'>Semua tentang Kita</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--4N3qTqpv5A/Tk_MRm8imEI/AAAAAAAAAQA/X0B3jkWmh6o/s1600/coban1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/--4N3qTqpv5A/Tk_MRm8imEI/AAAAAAAAAQA/X0B3jkWmh6o/s320/coban1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gemuruh yang memecah keangkuhan sunyi....&lt;br /&gt;kita tertawa lepas di bawahnya,&lt;br /&gt;berlarian dan saling berteriak seperti anak kecil,&lt;br /&gt;sahut menyahut seakan tak mau kalah oleh gemuruh air,&lt;br /&gt;ingin tunjukkan pada semesta, bahwa kita ada......&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-t9KvKk3PDAo/Tk_MSjHFSAI/AAAAAAAAAQE/feOfS2RESnk/s1600/coban2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://3.bp.blogspot.com/-t9KvKk3PDAo/Tk_MSjHFSAI/AAAAAAAAAQE/feOfS2RESnk/s320/coban2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Setapak yang kadang terjal dan mendaki,&lt;br /&gt;kita lalui bersama tanpa sedikitpun peduli.&lt;br /&gt;Kita tahu.... Kita telah sama - sama lelah,&lt;br /&gt;namun senyum dan celoteh itu, yang menguatkan kita untuk terus melangkah...&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DBkZzOYBsig/Tk_MTXNLwxI/AAAAAAAAAQI/STUrf32iAjM/s1600/balekambang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-DBkZzOYBsig/Tk_MTXNLwxI/AAAAAAAAAQI/STUrf32iAjM/s320/balekambang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Beralaskan pasir putih,&lt;br /&gt;dan ombak yang datang dan pergi membawa gelitik buih.&lt;br /&gt;Berbalut semangat dan tawa,&lt;br /&gt;mengalir berjuta mimpi dan cita dari lisan kita&lt;br /&gt;Sambil tak kapok - kapoknya menebak, mana benua Australia.&lt;br /&gt;Lupa waktu, &lt;br /&gt;memandangi laut lepas, seakan kita pun bersama - sama ingin terbang bebas....&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JevAF-71h7I/Tk_Mh31pBBI/AAAAAAAAAQM/KP7LaJ3fddE/s1600/lembah_dieng.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-JevAF-71h7I/Tk_Mh31pBBI/AAAAAAAAAQM/KP7LaJ3fddE/s320/lembah_dieng.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gubug kecil di pinggiran danau yang menjadi saksi.&lt;br /&gt;Bagaimana kita berdebat tentang rajawali,&lt;br /&gt;dan sok peduli mengomentari sampah yang berserak di sana - sini.&lt;br /&gt;Satu yang paling kuingat dalam perjalanan ini.&lt;br /&gt;Kita yang saling menertawakan,&lt;br /&gt;kekonyolanku berteriak histeris tak karuan,&lt;br /&gt;saat kita nekat mencuri jalan,&lt;br /&gt;dan harus meniti jembatan yang cukup tinggi..&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Malang ( Coban Rondo - Coban Talun - Coban Pelangi - Coban Rais - Balekambang - Lembah Dieng )&lt;br /&gt;Kita pernah ada dan menoreh senyum di sana.......&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Aku merindukan kita..........&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4383241100208305016?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4383241100208305016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4383241100208305016' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4383241100208305016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4383241100208305016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/08/semua-tentang-kita.html' title='Semua tentang Kita'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--4N3qTqpv5A/Tk_MRm8imEI/AAAAAAAAAQA/X0B3jkWmh6o/s72-c/coban1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9090883145310236773</id><published>2011-08-06T22:44:00.000+07:00</published><updated>2011-08-06T22:44:15.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Bintang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KgMkLTywmVY/Tj1hML8O_BI/AAAAAAAAAPg/qf2-FAuDmb4/s1600/i_miss_you.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="209" src="http://2.bp.blogspot.com/-KgMkLTywmVY/Tj1hML8O_BI/AAAAAAAAAPg/qf2-FAuDmb4/s320/i_miss_you.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bintang - bintang itu, berkelip isyaratkan sesuatu,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;adakah ia merindu..... ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9090883145310236773?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9090883145310236773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9090883145310236773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9090883145310236773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9090883145310236773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/08/bintang.html' title='Bintang'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KgMkLTywmVY/Tj1hML8O_BI/AAAAAAAAAPg/qf2-FAuDmb4/s72-c/i_miss_you.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1760038636851778895</id><published>2011-08-03T11:26:00.000+07:00</published><updated>2011-08-03T11:26:49.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah'/><title type='text'>Ibu atau Istri</title><content type='html'>&lt;i&gt;Ketika seorang lelaki dihadapkan pada pilihan, ibu atau istrinya, mana yang harus ia dahulukan ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergelitik sekali hati ini, ketika melihat salah satu scene sinema Ramadhan 'Para Pencari Tuhan 5' yang menceritakan tentang bagaimana seorang suami dihadapkan pada kondisi dilematis, harus memilih atau mendahulukan siapa, antara ibu atau istrinya. Azam (Agus Kuncoro) memilih untuk keluar rumah dan pura - pura tidak mendengar apapun, ketika ibu dan Aya (Zaskia) istrinya, memanggil namanya dari dalam kamar mereka pada waktu yang bersamaan. Baginya itu adalah yang paling adil, ketimbang bingung memutuskan harus masuk ke kamar yang mana. Hingga celetuk Azam yang terakhir kudengar, "&lt;i&gt;Ibu dan istriku... keduanya adalah pintu surga yang sama - sama sulit......&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;Dan masih banyak scene - scene lain, yang mengisahkan hal serupa. Yang dari kesemuanya, selalu membuatku tersenyum - senyum geli sendiri namun akhirnya merenung dan tergelitik untuk menuliskan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil surveyku terhadap beberapa kawan lelaki, hampir keseluruhan dari mereka, adalah 'anak ibu'. Bukan. Bukan berarti anak ibu yang aku maksud di sini adalah anak manja yang selalu bersembunyi di balik ketiak ibunya. Anak ibu yang kumaksud, adalah mereka yang begitu menyayangi dan sangat dekat sekali dengan ibunya. Ya, sebengal apapun dia, secuek apapun sosoknya, tapi saat dihadapkan pada satu kata, ibu, semua tadi langsung berganti dengan kelembutan dan kasih sayang. Aku pribadi, adalah seseorang yang begitu mengagumi siapapun lelaki yang sangat menyayangi dan memuliakan ibunya. Karena biasanya, dengan sikap dasar itu, mereka pun akan selalu memuliakan wanita, termasuk istrinya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana jika suatu hari nanti kita dihadapkan pada kondisi, memiliki suami yang begitu menyayangi ibunya ? Atau sebaliknya, memiliki ibu mertua yang sangat menyayangi anak lelakinya ? Tak perlu meriang dan panas dingin dulu. Yuk, coba kita pahami lagi bagaimana kedudukan ibu, suami dan kita sebagai seorang istri.&lt;br /&gt;Ibu, adalah seseorang yang mengandung, melahirkan, merawat, serta mendidik suami kita hingga bisa sesempurna saat ini. Suatu hal yang wajar jika seorang ibu begitu mencintai dan menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Bukankah demikian juga yang tercermin dari ibu kita sendiri. &lt;b&gt;Dan dalam Islam, bagi seorang lelaki yang telah menikah, yang paling berhak atas ketaatan dirinya adalah ibunya. Sedangkan yang paling berhak atas ketaatan dan diri seorang istri adalah suaminya.&lt;/b&gt; Tentunya ini juga tidak berarti bahwa seorang suami hanya wajib memberikan ketaatan dan perhatian lebih kepada ibunya seorang, karena hak seorang istri kepadanya, juga menuntut sebuah tanggung jawab besar yang harus ditunaikan. Seorang suami yang berbekal ilmu, dan tentunya iman dan taqwa, pasti mampu dengan adil mengkondisikan hal ini sesuai keadaan dan kebutuhan saat itu. Suami jugalah yang wajib mendidik dan mengajarkan pada istrinya, bagaimana adab kepada kedua orang tua. Baik kepada kedua orang tuanya sendiri, maupun kedua orang tua suami. Mendidik melalui teladan yang diberikan, mungkin adalah cara yang terbaik. Dengan suami yang menghormati dan memuliakan orang tua istri, maka seorang istri pun diharapkan juga akan menghormati dan memuliakan orang tua suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang istri, siapapun dan bagaimanapun sosoknya, pastilah ingin diperhatikan dan disayangi secara utuh. Terlebih oleh seseorang yang telah mengkhitbah dan menikahinya. Dan satu hal penting yang harus disadari oleh seorang istri nanti, bahwa mereka tidak hanya menikahi seorang lelaki saja, melainkan juga apa - apa saja yang suaminya miliki, termasuk orang tua dan seluruh keluarganya. Ibu suami kita nanti, juga adalah ibu kita. Jadi tidak perlu ragu untuk bersahabat dengannya. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perselisihan dan perbedaan pendapat yang terjadi di tengah perjalanan nanti, tentu adalah hal yang sangat lumrah. Karena justru disitulah letak indahnya sebuah pernikahan. Ketika beragam perbedaan tidak harus selalu dileburkan, melainkan diselaraskan walau tetap dengan warna warninya masing - masing. Dan yang terpenting, dari situlah kita dapatkan hikmah yang mendewasakan.&lt;br /&gt;Jauhkan diri dari segala prasangka. Ikhlaskan setiap langkah hanya untuk  beribadah dan mencari keridhoan-Nya. Ketika kita berjuang sekuat tenaga  untuk menjadi istri yang baik, ibu suami kita pun pasti dengan otomatis  akan menyayangi dan menghargai perjuangan kita. Karna beliau tahu,  bersama kita, putra tercintanya pun mendapatkan kebahagiaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu adalah rasa yang begitu wajar dan sangat manusiawi. Namun jika hal ini bisa sama - sama kita sadari dan pahami, tak ada alasan lagi bagi seorang istri untuk cemburu berlebihan terhadap ibu suaminya, bukan? :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;~lecutan semangat bagi diri sendiri,untuk terus belajar dan belajar&lt;/i&gt;~&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1760038636851778895?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1760038636851778895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1760038636851778895' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1760038636851778895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1760038636851778895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/08/ibu-atau-istri.html' title='Ibu atau Istri'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9179753361402921992</id><published>2011-08-02T08:35:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T08:35:25.975+07:00</updated><title type='text'>Menyapamu (kembali)</title><content type='html'>Tak ada yang lebih pantas terucap dari lisan ini selain ungkap syukur tak terhingga, karena Allah telah sekali lagi memberi aku, kamu, dan kita semua kesempatan untuk menyapa Ramadhan.&lt;br /&gt;Selalu ada semangat baru.... selalu ada kisah dan hikmah baru.....selalu ada jiwa - jiwa yang terlahir baru.... Itulah yang kurasakan setiap kali Ramadhan datang. Bagaimana mungkin bahagia tak menyapaku pula di saat - saat seperti ini. Hari - hari yang tak pernah tak kurindukan kehadirannya di sepanjang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kebetulan atau apa, Ramadhan kali ini dimulai di tanggal 1 Agustus, dengan harinya yang Senin pula. Hari di mana semua orang mengawali aktivitasnya seminggu ke depan. Bagiku, ini terasa pas sekali. Dan pagi tadi, walau masih dengan mata sedikit lengket dan jiwa yang &lt;i&gt;aras - arasen&lt;/i&gt;, kupaksakan raga ini membelah dinginnya udara pagi bersama 'Upik' yang kini adalah teman setia ke manapun aku pergi.&lt;br /&gt;Tiba di halaman parkir kantor, tak terlalu banyak yang berbeda. Hanya yang kurasakan, pagi itu terasa sunyi dan lengang. Entah aku yang kepagian, atau memang mayoritas orang lebih memilih 'beribadah' lebih maksimal di awal Ramadhan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hikmah dan kisah baru yang langsung dihadirkan oleh Allah, di awal Ramadhanku ini. Ya, aku, mungkin lebih tepatnya kami, baru saja kehilangan seorang sahabat, kakak, istri, sekaligus ibu yang ketegaran &amp;amp; ketabahannya patut diteladani. Duka menyapa kami.&lt;br /&gt;Mbak Yurike, begitu kami biasa memanggilnya, dipanggil oleh Allah di usianya yang masih begitu muda hari Sabtu lalu. Mbak Rike adalah kakak kelas yang terpaut 4 tahun di atasku saat SMK dulu. Aku sendiri baru mengenalnya saat telah benar - benar hijrah di kota kelahiranku ini. Kala itu, aku bersama rekan sesama alumni yang berdomisili di Jember, mengunjungi mbak Rike untuk menjenguk sekaligus menyampaikan amanah dari rekan - rekan alumni Wikusama yang tersebar di berbagai kota dan provinsi.&lt;br /&gt;Sudah cukup lama memang, mbak Rike harus berjuang dan bertahan dengan Diabetes yang semakin waktu makin melemahkan tubuhnya. Hingga terakhir, ia harus benar - benar bergantung pada suntikan insulin yang tidak pernah boleh telat waktu sekaligus takarannya.&lt;br /&gt;Dengan kondisi kesehatan seperti itu, mbak Rike tidak pernah berhenti untuk terus berkarya. Ia memang sosok perempuan yang lincah dan selalu ingin memanfaatkan setiap peluang yang ia miliki. Terlihat jelas sekali di matanya, ia tak pernah mau bergantung dan menyusahkan siapapun. Kemauannya tinggi, walau sesungguhnya ia sangat menyadari itu tak didukung oleh kondisi fisiknya.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Aku cuma ndak pengen nganggur dan akhirnya malah ngerasain + kepikiran sama sakitku.... tambah stress...&lt;/i&gt;" itu yang selalu ia ucapkan saat kami, sahabat - sahabat dan keluarga, mengingatkan tentang kondisi kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari usaha catering yang dikerjakannya seorang diri, reseller peralatan rumah tangga, krupuk, aneka makanan,kue kering, souvenir, dan apapun yang bisa ia jual, semua dilakoninya demi terus bertahan dan melawan sisi lain dari jiwanya yang memaksa untuk kalah dan menyerah pada penyakitnya.Mbak Rike benar - benar mengajarkan padaku tentang keuletan, kerja keras, dan perjuangan dalam hidup. Malu rasanya, jika menyadari diri yang diberi kesempurnaan dan kesehatan ini, masih sering kufur akan nikmat dan mudah mengeluh saat mendapat cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terbayang pertama kali saat mendengar berita duka ini adalah, Jendra dan Bisma. Dua putra kecil yang dititipkan Allah pada ibu muda ini. Tak tega rasanya membayangkan 2 anak yang masih berada di usia emas, harus kehilangan peluk dan belai mesra kasih sayang seorang ibu. Aku hanya percaya, bahwa Allah adalah Maha Penjaga, Maha Pelindung, dan Maha Kaya. Aku pun yakin, takdir ini adalah yang terbaik bagi mbak Rike juga seluruh keluarga yang ditinggalkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting lain yang juga tak mungkin kulupakan dalam episode ini, adalah tingginya kesetiakawanan dan kepedulian yang diajarkan oleh ikatan alumni SMK ku ini. Aku sendiri yang menyaksikan dengan mata kepala ini, mulai dari mbak Rike masih sakit, hingga terakhir kemarin,&amp;nbsp; bantuan baik berupa spirit, doa hingga materi tak henti - hentinya mengalir. Tak heran saat kami berpamitan untuk pulang sambil menyerahkan amanah dari teman - teman, Ibu mbak Rike langsung memeluk kami. Tangisnya pun pecah. Beliau menyampaikan ungkap haru &amp;amp; terima kasih atas kepedulian sahabat - sahabat mbak Rike, alumni MOKLET selama ini.&lt;br /&gt;SubhanAllah... sungguh aku bersyukur sekaligus bangga, telah menjadi bagian dari keluarga besar nan hangat ini. Semoga silaturahim ini akan kekal terjaga hingga nanti. Hingga satu persatu dari kita pun, akan memasuki episode yang mbak Rike jalani saat ini. Dan semoga kita masih mampu saling menebarkan kehangatan dan manfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat jalan sahabat kami...... moga Allah mengampuni segala dosa dan memberikan padamu tempat yang terbaik di sisi-Nya........"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;p.s. : "Jendra....Bisma.... tetap jadi anak yang kuat ya.... Percayalah...bunda sangat menyayangi kalian.... Dan bahagiakan bunda di sana, dengan menjadi anak yang soleh......"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9179753361402921992?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9179753361402921992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9179753361402921992' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9179753361402921992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9179753361402921992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/08/menyapamu-kembali.html' title='Menyapamu (kembali)'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2633238279307858097</id><published>2011-07-28T13:43:00.001+07:00</published><updated>2011-07-28T13:46:18.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Senja</title><content type='html'>Aku takut menjadi tua.&lt;br /&gt;ketika raga yang renta, tak lagi kuasa berikan manfaat bagi sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak yakin sanggup hingga berusia senja.&lt;br /&gt;Jika langkah demi langkah, hanya kuhiasi dengan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2TgSF4OAWjE/TjEEux0Xn2I/AAAAAAAAAPM/5NDIP1pZUDI/s1600/candle.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-2TgSF4OAWjE/TjEEux0Xn2I/AAAAAAAAAPM/5NDIP1pZUDI/s320/candle.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku semakin takut untuk menjadi tua.&lt;br /&gt;Jika tempat tidur di mana kita biasa bercanda,&lt;br /&gt;sofa - sofa usang di mana kita biasa bercengkrama,&lt;br /&gt;ayunan &amp;amp; taman belakang rumah di mana kita biasa saling menggoda,&lt;br /&gt;dapur tempat di mana kita tak pernah mau kalah untuk menjadi yang pertama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;tak kudapati kau di sana........&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2633238279307858097?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2633238279307858097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2633238279307858097' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2633238279307858097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2633238279307858097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/07/senja.html' title='Senja'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2TgSF4OAWjE/TjEEux0Xn2I/AAAAAAAAAPM/5NDIP1pZUDI/s72-c/candle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9072538146402519883</id><published>2011-07-26T10:57:00.000+07:00</published><updated>2011-07-26T10:57:58.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Menjelang Fajar</title><content type='html'>Sambil tersenyum dan tersipu malu....  kugoreskan sebuah nyanyian tentang cinta lewat selembar kertas berwarna  ungu muda itu... &lt;br /&gt;Aku jatuh cinta.... humm...mungkin! Karna dari kata  - kata yang tertuang di sana, terbaca jelas kerinduan... rasa malu.....  bahagia..... teraduk dan bersatu dalam sebuah prosa. Ini surat cintaku  yang pertama.&lt;br /&gt;Alamak... bagaimana bisa, aku bersyair dengan demikian  indahnya? Aku yakin, yang menuliskannya bukan aku yang biasanya, melainkan jiwaku yang  lain yang baru saja hadir dari surga dan ungkapkan keindahan di sana.&lt;br /&gt;Indahnya  di mabuk asmara......... &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/love.png" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhusyukanku  terusik oleh sebuah lengan yang tiba2 terjulur ke arahku, dan dengan  begitu sigap meraih selembar kertas nan wangi yang membuatku nyaris  menjadi seorang pujangga.&lt;br /&gt;Oh tidak.... bapak merebutnya dariku... dan  tentunya dengan seribu rasa penasarannya, ingin segera ia baca lembaran  yang berada di genggamannya kini. Lembaran yang membuat gadisnya  tersipu - sipu malu sedari tadi.&lt;br /&gt;Pucat pasi rasanya wajah ini, kutakut...  kumalu jika bapak sampai membacanya. Jika bapak sampai tahu, putrinya  ini sedang jatuh cinta.......&lt;br /&gt;Dengan tak kalah sigap aku merampas  kembali kertas yang dah mulai agak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lungset&lt;/span&gt;  (lecek red.) dan..berhasil....!!!&lt;br /&gt;Hohoho...jangan  remehkan putrimu ini bapak...! Aku masih belum kalah sigap dengan  dirimu yang katanya dulu jago karate... &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  segera ingin kusimpan kertas itu..atau kalo perlu ingin kurobek2 saja  sekalian biar tak ada yang bisa membacanya &amp;amp; merebutnya lagi dariku.  Tapi belum sempat kulaksanakan niatku, bapak menghambur ke arahku dan  menyerang titik kelemahanku! Aku gelian banget orangnya.  Dan....Terjadilah adegan "itik2" yang  berlangsung cukup seru itu! Aku hanya bisa tertawa...lemas...dan  akhirnya menyerah...... Uuuuuh..... gak adil...gak fear! Aku memilih  menyerah daripada harus mati lemas kegelian....&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Hahahaha.... bapak  menang.....! Cie.... ada yang lagi kasmaran nih.....&lt;/i&gt; "&lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/rose.png" /&gt;, ucapnya penuh  dengan kesombongan. &lt;br /&gt;Hiks... sambil malu2...kubalas meng"itik2"  bapak... tapi sayang....beliau gak gelian.&lt;br /&gt;Kami terlarut  dalam tawa....dan kehangatan khas ayah dan  gadisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga adzan subuh pun  berkumandang.........&lt;br /&gt;=========================================&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-F-6XvQZ4nPM/Ti465dWIdWI/AAAAAAAAAPI/AZHerFCv4LE/s1600/father_daughter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="285" src="http://4.bp.blogspot.com/-F-6XvQZ4nPM/Ti465dWIdWI/AAAAAAAAAPI/AZHerFCv4LE/s320/father_daughter.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaah.....  ternyata aku hanya bermimpi. Tak ada bapak di sampingku. Yang kutemui  hanya guling, Yama, serta novel2 berserakan yang selalu menemani  tidurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Bapak.... kangen aku, ya? Aku juga sangat merindukanmu.... &lt;/i&gt;"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9072538146402519883?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9072538146402519883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9072538146402519883' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9072538146402519883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9072538146402519883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/07/menjelang-fajar.html' title='Menjelang Fajar'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-F-6XvQZ4nPM/Ti465dWIdWI/AAAAAAAAAPI/AZHerFCv4LE/s72-c/father_daughter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5380883930370165443</id><published>2011-06-26T23:12:00.000+07:00</published><updated>2011-06-26T23:12:25.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Matahariku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;terkadang ia menyengat, namun tak menyakitkan....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;tak jarang ia terasa hangat, namun tak melenakan....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;tak berlebihan jika angkuhnya mengikat, sebagai poros beragam kebutuhan....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;matahari yang kujumpai itu, bernama Cinta....... :-)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-wocnqOhhAto/TgdaLvjpgdI/AAAAAAAAANg/rdXy7pT1qoU/s1600/love_sun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-wocnqOhhAto/TgdaLvjpgdI/AAAAAAAAANg/rdXy7pT1qoU/s200/love_sun.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5380883930370165443?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5380883930370165443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5380883930370165443' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5380883930370165443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5380883930370165443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/matahariku.html' title='Matahariku'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-wocnqOhhAto/TgdaLvjpgdI/AAAAAAAAANg/rdXy7pT1qoU/s72-c/love_sun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3520424187663055184</id><published>2011-06-05T22:26:00.001+07:00</published><updated>2011-06-05T22:27:50.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Menikah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GL0xXOkaFvo/Teufn3i0nQI/AAAAAAAAANY/2KyzGtjgXDA/s1600/cincin.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-GL0xXOkaFvo/Teufn3i0nQI/AAAAAAAAANY/2KyzGtjgXDA/s200/cincin.jpg" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;b&gt;,adalah berani memutuskan untuk berlabuh,ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil...&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;,adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga......&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-3520424187663055184?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/3520424187663055184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=3520424187663055184' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3520424187663055184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3520424187663055184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/menikah.html' title='Menikah'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GL0xXOkaFvo/Teufn3i0nQI/AAAAAAAAANY/2KyzGtjgXDA/s72-c/cincin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-689393985920663330</id><published>2011-06-03T21:42:00.001+07:00</published><updated>2011-06-03T21:52:53.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Majelis Ilmu</title><content type='html'>Ada yang begitu kurindukan setiap Jumat menjelang. Selain karna itu pertanda bahwa esok harinya aku bisa bersantai - santai dan mandi siang :-p, ada hal lain yang insyaAllah bermanfaat dan sudah rutin aku jalani selama beberapa bulan terakhir ini. Menghilang dari pukul 11.00 hingga 12.30, kurang lebih satu setengah jam lamanya, selama para lelaki muslim di kantor sedang melaksanakan sholat Jumat, sekaligus istirahat siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kediaman seorang wanita bertutur kata lembut dan berwajah penuh senyum, kami biasa berkumpul. Meniatkan hati untuk belajar, berbagi, dan saling menimba ilmu. Mbak Nila. Kami biasa menyebutnya begitu. Ibu dari seorang putri cantik berusia 3 tahun dan seorang putra yang masih berusia 5 bulan. Awal perkenalan kami adalah pada Ramadhan tahun lalu, saat kawan - kawan Wikusama Jember (sebutan untuk ikatan alumni SMK-ku dulu) mengadakan buka bersama dan kebetulan tempat yang dipilih adalah di rumah. Mas Novan, yang baru kutahu adalah kakak kelas semasa SMK dulu, datang bersama istri dan putri kecilnya. Istri mas Novan inilah yang kemudian kukenal sebagai Mbak Nila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari sebuah acara aqiqah putra kedua mas Novan dan mbak Nila, yang dihadiri oleh kami yang rata - rata dari kalangan pekerja, disepakatilah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk tetap mendekatkan diri kami pada ilmu - ilmu Allah di tengah lautan kesibukan kami sehari - hari. Hingga disetujuilah sebuah hari di mana kami akan bertemu secara rutin di tiap minggunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majelis ilmu setiap Jumat siang itu, alhamdulillah semakin bertambah saudari - saudari yang kukenal dan datang dari berbagai macam kalangan. Mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswi, hingga dosen dan karyawan . Di waktu yang relatif singkat itu, kami selalu mengawalinya dengan tilawah Qu'ran bersama, dan dilanjutkan dengan tauziyah singkat yang disampaikan oleh Mbak Nila, murobi kami saat ini. Sebisa mungkin, Mbak Nila membawa kegiatan siang itu tidak hanya dari satu arah, darinya saja. Tapi juga dari kami, agar bisa saling berinteraksi dan berbagi pengalaman. Awalnya, kami masih malu - malu. Namun beberapa minggu berjalan, kehangatan dalam berbagi itu mulai bisa kami rasakan. Tak jarang, kami juga saling menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga menikmati sebuah program yang kami buat dan kami komitmenkan sendiri. Yakni check list ibadah Yaumiyah (harian), yang akan kami evaluasi setiap minggunya. Ibadah yaumiyah ini berupa tilawah Qur'an, Qiyamul Lail, Ma'tsurat, Shalat Jamaah, Shalat Rawatib, Shalat Dhuha, Hafalan Qur'an, Shoum Sunnah, dan membaca buku yang bermanfaat. Awalnya kami sempat enggan karena berfikir ini akan mengarahkan hati kami pada riya' tentang amal ibadah yang kami kerjakan. Namun mbak Nila menegaskan dan meyakinkan, bahwa ini harus diniatkan agar diri kami selalu termotivasi dari waktu ke waktu. Dan agar masing - masing dari diri kami, dapat menjaga konsistensi dan keistiqomahan dalam beribadah. Fastabiqul khoirot.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hafalan Qur'an, kami mengawalinya dari surat pertama di juz 30, An-Naba'. Dan ternyata, surat yang sesungguhnya hanya terdiri dari 40 ayat itu, kurasakan sendiri begitu sulit untuk konsisten menghafalnya. Terlebih jika harus dihadapkan dengan rutinitas kegiatan sehari - hari. MasyaAllah... sedih sekali dan ironis rasanya, jika mengingat begitu mudahnya diri ini menghafal lagu - lagu trend yang dibawakan oleh penyanyi dan band - band masa kini. Sedangkan untuk 40 ayat suci saja, untuk mendapatkan separuh sudah bukan main susah payahnya. Benar kata mbak Nila, memang harus kita niatkan dan mulai dengan cara seperti ini. Memotivasi diri dari luar, sebelum kesadaran itu akhirnya tumbuh alami dan bisa kita nikmati sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 2 Jum'at ini, kami tak bisa bertemu dalam majelis ilmu yang rutin kami lakukan tiap minggu itu. Mbak Nila sedang mudik ke kampung halamannya di salah satu desa di kota Malang. Rindu sekali rasanya bisa bertemu, berbagi, dan saling menimba ilmu dengan saudari - saudariku itu. Terlebih, ada sebuah tugas baru yang kami sepakati kemarin. Yakni menyampaikan kultum dan bedah buku secara bergilir tiap minggunya. Ini juga salah satu ikhtiar yang coba ditawarkan mbak Nila, agar kami semua belajar berdakwah dan menyampaikan tauziyah di sebuah majelis. Dan giliran pertama kemarin, jatuh kepada Ukhti Agis, seorang mahasiswi keperawatan di Unmuh Jember. Tak sabar rasanya. Semoga minggu depan, tidak ada halangan, yang akhirnya dapat meringankan langkah kami untuk bisa berkumpul kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: verdana; font-size: 12px; line-height: 23px;"&gt;"Barang siapa yang melalui suatu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga..” (HR.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: verdana; font-size: 12px; line-height: 23px;"&gt;Imam Tirmidzi dari Abu Hurairoh)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-689393985920663330?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/689393985920663330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=689393985920663330' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/689393985920663330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/689393985920663330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/majelis-ilmu.html' title='Majelis Ilmu'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2450459383656380735</id><published>2011-06-02T21:26:00.001+07:00</published><updated>2011-06-02T21:37:56.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Pak Budi</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bukankah suatu hal yang sangat membahagiakan sekali, jika kau yang bukan siapa - siapa itu, masih diingat bahkan sangat dikenal oleh seseorang di masa lalumu ?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal membahagiakan itu, kualami langsung kemarin. Berawal, ketika sebuah kegiatan yang diamanahkan kepadaku -tepatnya kepada kami-, membutuhkan seorang pelatih yang mumpuni di bidang tersebut.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Yak, jadinya kita pakai sendratari aja mbak... Untuk konsep kasarnya, bla...bla..blaaa... untuk detailnya coba nanti disusun dan didiskusikan ya.... Sekaligus pelatihnya juga....&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal - hal seperti ini, memang bukan sesuatu yang baru bagiku. Tapi jujur, 'dunia ini' telah begitu lama aku meninggalkannya. Aku mencoba berfikir dan mencari - cari, kira - kira siapa yang bisa kumintai pertolongan untuk hal ini. Teman - teman teater yang kukenal semasa masih kuliah dulu mungkin bisa membantu dalam hal konsep cerita. Tapi aku tak yakin, mereka kompeten dalam hal seni tari. Dan dari beberapa orang yang kuhubungi pun, ternyata telah banyak yang merantau meninggalkan kota ini. Lalu aku teringat seorang sahabat yang aku tahu pasti telah beberapa kali berpengalaman dalam hal urus-mengurus masalah satu ini. Sahabat berparas ayu yang kukenal sejak masih SMP dulu.&lt;br /&gt;Awalnya, dia merekomendasikan padaku sebuah nama. Yang langsung kuhubungi saat itu juga. Namun sayang, mbak penari yang aku beri tawaran dadakan untuk melatih itu, menolak dengan alasan waktu yang diberikan terlalu singkat. Aku belum menyerah. Kucoba kembali menanyakan alternatif lain pada sahabatku tadi. Hingga muncullah nama itu. Nama yang sebenarnya cukup familiar karena banyak digunakan untuk menamai tokoh di buku - buku pelajaran jaman SD dulu.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ada 1 lagi say... ini guruku waktu SD dulu... namanya Pak Budi... beliau ini memang penari juga.....&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah, begitu nama itu disebutkan, aku langsung teringat seseorang. Lelaki berkulit kuning langsat, dengan wajah penuh senyum, dan lelakunya yang sangat lembut. Namanya pun sama, Budi. Beliau adalah guru tari dan teater semasa SD hingga awal SMP ku dulu. Apakah Pak Budi yang dimaksud sahabatku tadi adalah orang yang sama? Aku masih menebak - nebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga &amp;nbsp;kemarin, berbekal alamat yang diberikan sahabatku itu, bersama seorang kawan selepas jam kerja,&amp;nbsp;aku mendatangi langsung rumah Pak Budi. Dengan beberapa kali tanya sana dan sini, akhirnya kami temukan juga rumah mungil di lahan paling ujung &amp;nbsp;salah satu perumahan di kotaku.&lt;br /&gt;Lelaki yang menyambut kami sore itu, sepertinya sedang sibuk berbenah. Saat melihat kedatangan dan mendengar salam dari kami, serta merta ia tinggalkan beberapa kayu dan perkakas dari tangannya.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wah...sebentar ya.... monggo masuk dulu......&lt;/i&gt;" sapanya ramah sambil meninggalkan kami untuk membersihkan kedua tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sebetulnya masih menebak - nebak dan belum yakin sepenuhnya, bahwa Pak Budi yang dimaksud sahabatku itu, adalah orang yang sama dengan seseorang yang aku ceritakan tadi. Tapi setelah sapaan lelaki yang menyambut kami sore itu, aku jadi semakin yakin dan langsung mengamini pradugaku beberapa hari ini. Ya... paras dan senyum yang selalu ramah itu, tak pernah berubah dan masih seperti dulu. Beliau memang Pak Budi, guru tari dan teater semasa aku masih duduk di bangku sekolah dasar dulu. Beliau memang tidak mengajar hingga aku lulus SD. Saat aku masih kelas 4 atau 5, beliau dipindah ke sekolah lain, dan itu memang sekolah sahabatku tadi.&lt;br /&gt;Sambil melepas sepatu dan memasuki rumah beliau, hatiku terus membatin. Apakah beliau masih ingat padaku, salah satu muridnya ini.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Sebentar, saya kok sepertinya antara ingat dan lupa.... tapi saya ndak asing kok sama wajahnya....&lt;/i&gt;" beliau memulai percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Hehehe.. saya murid Bapak sewaktu di SD Kepatihan 02 dulu....&lt;/i&gt;" pertanyaan beliau kujawab sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Nah...benar kan.... terus, gimana.. gimana.... Gest?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan beliau yang barusan ini, sungguh membuatku terkejut sekaligus bahagia. Lebih dari sepuluh tahun telah berlalu, ternyata beliau masih ingat bahkan mengenal namaku. Sore itu pun tak hanya maksud utama kedatangan kami ke sana yang kuutarakan kepada beliau, kami juga jadi saling banyak bercerita tentang kenangan dengan kawan - kawan di masa lalu, serta perjalanan hidup kami hingga saat itu.&lt;br /&gt;Pak Budi yang terakhir kutemui masih dengan 1 bayi dalam gendongannya, ternyata kini sudah memiliki 3 putra. Dan alhamdulillah, beliau beserta istri sama - sama telah diangkat menjadi guru di salah satu sekolah dasar negeri di kotaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bukan karena ada amanah yang diberikan padaku, pasti sore itu aku tak akan ada di sana. Dan tentu saja, kalau bukan karena Faiq, sahabatku, aku mungkin entah kapan baru bisa bertemu lagi dengan salah satu guru favoritku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Syukran katsiir ya ukhti.... silaturahim yang sempat termakan waktu ini, jadi bisa terjalin kembali, juga karenamu..... :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2450459383656380735?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2450459383656380735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2450459383656380735' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2450459383656380735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2450459383656380735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/pak-budi.html' title='Pak Budi'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6397029537450094077</id><published>2011-06-01T13:52:00.000+07:00</published><updated>2011-06-01T13:52:04.729+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Perjalanan 2</title><content type='html'>"&lt;i&gt;.....untuk Sancaka habis sama sekali mbak, baik yang eksekutif maupun bisnis.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Kereta lain yang ke arah sana mbak?&lt;/i&gt;", aku masih ngotot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Maaf, sudah habis terjual seluruhnya......&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, bukan harus yang berkelas bisnis apalagi eksekutif yang kucari. Apapun jadi. Yang penting, ada kursi yang bisa membawaku ke barat pagi ini. Tapi ternyata, ya sudahlah... Kutinggalkan antrian mengular yang kurang lebih 30 menit sudah aku terlibat di dalamnya. Segera kucari mbak Maya yang katanya sudah duduk manis di kursi tunggu penumpang. Walau beda gerbong, kami memang berangkat dengan kereta yang sama semalam. Tujuannya pun sama. Hanya, dia lebih ke barat sedikit. Aku berniat turun di Kertosono, dan dia hendak mudik ke kampung halamannya, kota Solo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, aku berniat turun di Wonokromo dan lanjut ke Bungurasih. Karena menurut info yang aku terima, tempat yang kutuju itu lebih mudah aksesnya dengan bus. Tapi di tengah jalan tiba - tiba aku berubah fikiran. Mumpung ada teman yang naik kereta ke arah yang sama, kenapa tak kubarengi saja. Itung - itung, ada teman ngobrol di jalan. Dan akhirnya aku memutuskan untuk turun di Gubeng. walau kondisi tiket kereta yang aku inginkan itu, juga belum tentu aku peroleh.&lt;br /&gt;Benar saja, tak hanya kehabisan tiket, aku pun harus melakukan hal nekat demi mendapatkan kendaraan yang bisa mengantarkanku ke tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Taxi mbak...?&lt;/i&gt;" seorang lelaki yang telah berumur senja menghampiriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wah.. naek taxi. Eksklusif sekali.... Tapi tak apalah, tak ada salahnya aku tanyakan...&lt;/i&gt;" batinku.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ke Bungurasih, pinten pak&lt;/i&gt; ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;75 rebu saja mbak...&lt;/i&gt;.", sang bapak menjawab santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Alamak... mahal sekali....&lt;/i&gt;", batinku berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Apa mungkin pake argo saja mbak, lebih murah sedikit, tapi ya ndak terlalu jauh selisihnya. Belum nanti kalo tiba - tiba di jalan macet... sama saja...&lt;/i&gt;", sang bapak sepertinya memahami perubahan mimik wajahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk mencari alternatif lain untuk menuju ke Bungurasih. Dan ide yang akhirnya kupilih ini benar - benar nekat dan sama sekali tak terbayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;Dari pengeras suara, diumumkan bahwa kereta Penataran yang menuju Malang Kota Lama akan berangkat beberapa menit lagi.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Piye mbak, tak naek ini ae wes ya... terus tak loncat di Wonokromo...&lt;/i&gt;", aku berujar sembarangan.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ha? Serius? Ckckckckc.... jan walang tenan awakmu iki....&lt;/i&gt;" aku hanya bisa meringis menerima tanggapan mbak Maya itu.&lt;br /&gt;Detik demi detik berlalu,&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Trus piye sidane? Nek kamu yakin, ya naek aja...&lt;/i&gt;" ucapan yang sama sekali tak kukira meluncur dari lisan mbak Maya.&lt;br /&gt;Tanpa berfikir panjang lagi, "&lt;i&gt;Ya wes, mbak... samean ati2 ya... Aku tak naek ini aja....&lt;/i&gt;" setelah melakukan prosesi cium pipi kiri kanan dan mengucap salam, setengah berlari aku menuju jalur 2. Peluit tanda keberangkatan kereta sudah mulai dibunyikan. Beberapa petugas yang berdiri di sepanjang jalur keberangkatan, tampak menatap tak sabar ke arahku. Mungkin mereka membatin, "Cepetan mbak... kelamaan larimu, tak berangkatin ini kereta...."&lt;br /&gt;Dan akhirnya, hupp! Pintu kereta berhasil kuraih. Tak sampai beberapa detik berselang, kereta mulai merayap perlahan, bersamaan dengan nafasku yang tak beraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu memang musim liburan. Kereta yang bertarif ekonomi ini, tentu saja akan selalu penuh sesak, karena pasti lebih dipilih oleh mayoritas penumpang terutama mereka yang berkantong pas - pasan. Aku memilih berdiri di bagian sambungan kereta dan mendekati pintu, supaya lebih mudah melompat di Wonokromo nanti. Toh tak akan lama, hanya beberapa menit saja.&lt;br /&gt;Saat kereta mulai melambat, gerombolan penumpang tampak berjubel di pinggiran jalur stasiun Wonokromo. Aku sudah resah, takut - takut mereka nanti tiba - tiba memaksakan diri untuk menjejali pintu yang sedari tadi sudah aku persiapkan dengan rapi ini. Membayangkan aku harus terjepit - jepit, atau lebih buruknya belum sempat turun dan kereta terlanjur melanjutkan perjalanannya. Bismillah... ketika lantai stasiun mulai bisa jelas kulihat, sambil sedikit mengangkat bagian bawah rokku, kuputuskan untuk setengah melompat. Sekali lagi, hupp..!! Alhamdulillah, pendaratanku sukses. Dan yang lebih aku syukuri, aku sudah lebih dulu berada di bawah sebelum para penumpang yang berjubel tadi saling dorong satu sama lain untuk bisa memasuki kereta.&lt;br /&gt;Aku pun melenggang santai seolah tak terjadi apa - apa ke arah pintu keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelegaanku ini ternyata masih harus disambut oleh bapak petugas stasiun yang menanyaiku di pintu keluar.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Maaf mbak, bisa tunjukkan tiketnya...?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wah, pak... saya ini tadi kebablasan naek kereta sampe Gubeng. Terus kembali ikut kereta Penataran ini, jadi ndak beli tiket....&lt;/i&gt;.", sambil takut - takut aku mencoba menjelaskan. Sebetulnya tak masalah seandainya aku dimintai ongkos tiket di sini, tapi yang lebih aku fikirkan saat itu adalah betapa malunya jika aku sudah terlanjur dianggap penumpang gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Oh, gitu... mbaknya dari mana?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Saya tadi pagi ikut Mutiara Timur, Pak..dari Jember. Ini masih ada tiketnya.&lt;/i&gt;", sambil bersiap mengeluarkan tiket dari dalam tas ransel yang kujinjing.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Oh, kalo gitu, ya sudah mbak, ndak papa.... silahkan....&lt;/i&gt;" bapak petugas membukakan pintu keluar untukku.Sekali lagi, aku mengucap Alhamdulillah dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kendaraan umum yang membawaku ke terminal Bungurasih, kusempatkan mengabari seseorang tentang hasil dari kenekatanku ini tadi.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Mbak, aku berhasil mendarat di Wonokromo dengan sukses. Walau harus menghadapi bapak petugas tiket dan sedikit bernegosiasi dengannya.... :-p Ini aku dah perjalanan ke Bungur. Samean ati2 ya...&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;-sending.........--Message sent-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selang beberapa menit,&lt;br /&gt;-1 message received-&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Woo..ancene, percoyo nek walang awakmu iki... :-D he'em...ati2 juga yo... sukses misinya...! ;-) &lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;Sambil tersenyum aku memasukkan kembali sony putih milikku ke dalam tas ransel kesayangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Bungurasih, seperti biasa, tak pernah surut dari manusia - manusia. Setelah membeli karcis peron, aku memasuki areal tunggu penumpang yang nyaris tak kutemui satu sudutpun yang kosong.&lt;br /&gt;Ini pertama kalinya aku mengunjungi kota itu. Walau sebenarnya sering jika hanya melewatinya untuk menuju kota yang letaknya lebih ke barat. Bus - bus antar kota dan propinsi telah berjajar dengan rapi di hadapanku. Para kondektur dan calo - calo penumpang pun sedari tadi sudah berteriak -&amp;nbsp; teriak menanyakan tujuan ke arahku. Sambil tergesa - gesa, kuputuskan untuk memasuki sebuah bus yang tampak sudah lumayan penuh. Dalam hati aku membatin, setidaknya bus ini akan segera berangkat. Yang kuingat tadi, bapak kondektur yang kutanyai bilang, bus ini memang jurusan Kertosono. Tapi dari penumpang yang baru saja naik dan duduk bersebelahan denganku, aku baru tahu bahwa bus yang aku tumpangi ini, jurusan Kediri namun lewat Kertosono. Lalu, teringat ucapan dari seseorang, "&lt;i&gt;Nanti kalo mau turun Kertosono, naek yang jurusan Madiun, Solo, atau Jogja aja ya... Jangan yang jurusan Blitar atau Kediri....&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ragu antara akan tetap melanjutkan perjalanan dengan bus yang sudah terlanjur aku tumpangi ini, atau turun dan naik bus seperti yang dianjurkan. Tapi pasti kondektur dan sopir bus ini akan kecewa, jika harus kehilangan 1 penumpang yang bahkan sudah hampir 10 menit lebih duduk di dalam busnya. Tak apalah, aku naek bus ini saja. Sekalipun nanti harus sedikit lebih jauh dari tempat aku maksud, toh juga masih dalam 1 kota. Yang terpenting, bus ini lewat Kertosono, itu sudah cukup membuatku lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bus yang kutumpangi akhirnya mulai melaju meninggalkan Surabaya dengan muatan yang nyaris overload. Namun entah, pak sopir seakan tak mau melewatkan setiap penumpang yang berdiri di pinggir jalan, seakan tak mau tahu betapa awak - awak di dalam busnya ini sudah saling menghimpit satu sama lain. Aku, dengan sisa tenaga yang aku punya sejak berangkat dini hari tadi, mencoba untuk tetap terjaga. Mengusir rasa kantuk yang sering tiba - tiba menyerang dengan berbincang - bincang bersama seorang gadis kecil yang duduk di pangkuanku........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(bersambung)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6397029537450094077?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6397029537450094077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6397029537450094077' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6397029537450094077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6397029537450094077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/perjalanan-2.html' title='Perjalanan 2'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-241772036323434879</id><published>2011-06-01T08:14:00.000+07:00</published><updated>2011-06-01T08:14:17.586+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='juni'/><title type='text'>Ini Juni</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MH7jpuFNEBo/TeWSUokRTdI/AAAAAAAAAM4/ukYwnUiJkPI/s1600/IndianSummer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-MH7jpuFNEBo/TeWSUokRTdI/AAAAAAAAAM4/ukYwnUiJkPI/s320/IndianSummer.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selamat datang bulan Juni..... ^_^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-241772036323434879?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/241772036323434879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=241772036323434879' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/241772036323434879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/241772036323434879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/06/ini-juni.html' title='Ini Juni'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MH7jpuFNEBo/TeWSUokRTdI/AAAAAAAAAM4/ukYwnUiJkPI/s72-c/IndianSummer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1055869628475806522</id><published>2011-05-27T16:35:00.000+07:00</published><updated>2011-05-27T16:35:26.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><title type='text'>Rindu</title><content type='html'>Rindu itu.....&lt;br /&gt;bisa begini indahnya, ya....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;jaga hati ini Ya Rabbana, karna-Mu, dari-Mu, dan akan kembali pada-Mu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1055869628475806522?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1055869628475806522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1055869628475806522' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1055869628475806522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1055869628475806522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/05/rindu.html' title='Rindu'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7733084381761003874</id><published>2011-05-20T10:13:00.000+07:00</published><updated>2011-05-20T10:13:47.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Hawa</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bukan dari tulang ubun dia dicipta, berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tak jua dari tulang kaki, nista membuatnya diinjak dan diperbudak&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dari tulang rusuk bagian kiri, dekat ke hati untuk disayangi, dekat ke tangan untuk dilindungi.....&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7733084381761003874?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7733084381761003874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7733084381761003874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7733084381761003874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7733084381761003874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/05/hawa.html' title='Hawa'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4852164503831334140</id><published>2011-05-05T08:29:00.004+07:00</published><updated>2011-05-05T12:51:32.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='photo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memory'/><title type='text'>Perjuangan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-osigG6gYPW0/TcH86QnIUKI/AAAAAAAAAM0/XcEglfOPriA/s1600/DSC01001.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="2" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-osigG6gYPW0/TcH86QnIUKI/AAAAAAAAAM0/XcEglfOPriA/s400/DSC01001.JPG" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Karna perjuangan itu, tak pernah kenal kata 'ujung'......&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Argopuro,04052011 (06:00)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4852164503831334140?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4852164503831334140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4852164503831334140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4852164503831334140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4852164503831334140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/05/perjuangan.html' title='Perjuangan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-osigG6gYPW0/TcH86QnIUKI/AAAAAAAAAM0/XcEglfOPriA/s72-c/DSC01001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4508364240089781641</id><published>2011-05-02T10:28:00.000+07:00</published><updated>2011-05-02T10:28:15.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Jika</title><content type='html'>Jika saja, mentari itu tak hadir begitu cepat...&lt;br /&gt;ingin rasanya kutak terjaga dari mimpi perjumpaan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja, malam mau tinggal sedikit lebih lama,&lt;br /&gt;kuingin selalu lukiskan senyumku sebagai kehadiranmu pada keindahan langit semesta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja, alunan melodi tak mengenal henti...&lt;br /&gt;ingin slalu kudendangkan nada - nada tentang perjalanan kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  saja, aku masih diberi waktu tuk terus berkata dalam aksara... aku  ingin terus dan tak pernah bosan tuk mengucap, "Jika... jika..dan  jika...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna saat ini, hanya di batas itu aku berkuasa.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4508364240089781641?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4508364240089781641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4508364240089781641' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4508364240089781641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4508364240089781641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/05/jika.html' title='Jika'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2191475041349459671</id><published>2011-04-29T18:18:00.000+07:00</published><updated>2011-04-29T18:18:28.494+07:00</updated><title type='text'>Istikharah</title><content type='html'>Jangan sombong,&lt;br /&gt;bukankah belum tentu esok hari kau bisa tersenyum seperti itu?&lt;br /&gt;Jangan angkuh,&lt;br /&gt;bukankah kau tak lebih dari seorang makhluk yang berwenang hingga di batas berencana saja?&lt;br /&gt;Jangan lalai,&lt;br /&gt;bukankah keindahan yang tampak di matamu, tak lebih dari keindahan dunia?&lt;br /&gt;Jangan terlalu jumawa, ya....?&lt;br /&gt;bukankah kita lebih sering melupakan hakikinya makna ketawakalan dan kepasrahan...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di tengah riuhnya cita dan harapan, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sudahkah kau istikharahkan setiap pilihan - pilihan dalam hidupmu.... ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2191475041349459671?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2191475041349459671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2191475041349459671' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2191475041349459671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2191475041349459671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/istikharah.html' title='Istikharah'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-8448543978256033077</id><published>2011-04-29T15:54:00.000+07:00</published><updated>2011-04-29T15:54:55.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='omDe'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memory'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Perjalanan 1</title><content type='html'>Keputusanku untuk berlabuh di stasiun Gubeng, tak sepenuhnya salah dan sia - sia. Walau harus menerima kenyataan bahwa tiket yang kucari sudah benar - benar &lt;i&gt;ludes&lt;/i&gt; tak bersisa, ada sebuah berita penting yang tentu akan kulewatkan jika saja tadi benar kuputuskan untuk berhenti di Wonokromo.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Pak Tomy, begitu lelaki paruh baya yang bersama denganku mengantri di loket itu , memperkenalkan dirinya. Tujuannya, Jember. Kota kelahiranku. Sebuah undangan reuni dari almamater kampus yang membuatnya menyempatkan diri singgah dan mengunjungi kota suwar - suwir itu.&lt;br /&gt;"Saya alumni UNEJ Fakultas Hukum, angkatan '80, dek..." akunya padaku.&lt;br /&gt;Obrolan kami terus berlanjut, sembari menunggu kapan terputusnya antrian yang mengular itu. Hingga sampailah klimaks dari obrolan dadakanku dengan orang asing yang baru saja kukenal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak saya dulu juga kuliah di Fakultas Hukum UNEJ, tapi saya kurang tahu pasti angkatan tahun berapa..." seakan ada yang menggelitik hatiku untuk sampaikan pertanyaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh ya? Siapa namanya? Sekarang di mana?" Pak Tomy menanggapi penuh antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukisahkan sedikit tentang lelaki yang begitu kucintai itu padanya. Hingga akhirnya, aku pun teringat sebuah nama.&lt;br /&gt;"Oh iya, kalo Pak Dewanto? Bapak tahu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooh... Dewanto yang wartawan plus fotografer itu? Orangnya kocak dan lucu sekali?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk mantab sambil tersenyum. "Saya kenal baik dengan beliau. Kami juga pernah hunting foto dan ngecamp di hutan bersama..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah..adek suka fotografi dan berpetualang juga ya? Tapi sayang ya... sudah almarhum juga Dewanto itu..." ada yang berubah di raut wajah Pak Tomy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di detik yang sama, seperti ada palu godam besar yang menghantam ulu hatiku. Pak Dewanto meninggal? Apa benar yang dia maksud adalah Om De yang aku kenal baik itu? Bagaimana jika itu Dewanto yang lain? Tapi semua ciri - ciri dan karakter yang disampaikannnya tadi, memang sama persis dengan sahabat yang sudah seperti ayahku sendiri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa Bapak ndak salah dengar? Pak Dewanto meninggal?" berusaha aku meyakinkan lagi diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya dek... setahu saya dari kabar yang beredar di mailist dan yang disampaikan teman - teman, seperti itu. Almarhum meninggal karena jantung, mungkin malah sudah stroke." suasana obrolan kami, langsung berubah seketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh, saya sama sekali tidak tahu tentang kabar ini, Pak.. Padahal saya satu kota dengan beliau. Memang akhir - akhir ini saya sudah jarang kumpul dengan teman - teman fotografi dan teman - teman yang suka &lt;i&gt;ngeluyur&lt;/i&gt; menjelajahi alam. Ya Allah.... Innalillahi wa innailaihi roji'uun....." ada sebersit penyesalan dari kalimat yang meluncur begitu saja dari lisanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Dewanto. Aku dan teman - teman lebih sering memanggilnya Om De. Lelaki berkumis tebal dan&amp;nbsp; berwajah penuh senyum itu, kukenal pertama kali di sebuah seminar fotografi yang diadakan oleh lembaga pers kampus yang pernah aku ikuti dulu. Orangnya ramah, sangat terbuka, suka bercanda, dan yang pasti, sudah makan banyak sekali asam garam dunia fotografi. &lt;br /&gt;Pertemuan keduaku dengan Om De, sekaligus yang membuat kami semakin akrab dan dekat, adalah saat beliau meminta tolong padaku untuk membetulkan komputer di rumah yang &lt;i&gt;ngambek&lt;/i&gt;. Ini juga gara - gara teman - teman lain yang sok - sok an mengajukan namaku sebagai pahlawan reparasi. Padahal aku sendiri juga sekedar tahu dan belum tentu juga selalu bisa menyembuhkan penyakit - penyakit yang menyerang komputer.&lt;br /&gt;Aku saat itu sudah ketar - ketir saja bawaannya. Membayangkan bagaimana seandainya aku tidak bisa membantu. Tapi sudah kepalang tanggung, bismillah... aku niatkan saja untuk membantu semampuku. Penyakitnya klasik. Komputer kesayangan Om De itu terjangkit virus yang membuat sistem operasinya tidak berjalan normal. "Wah... bisa dibikin botokan ini ya nduk, virusnya...." masih kuingat jelas celetuk Om De kala itu.&lt;br /&gt;Di malam pembasmian virus itu pula, akhirnya kami berbincang tentang banyak hal. Om De banyak bercerita tentang pengalamannya dalam hal memotret. Dan tentu saja, sudah &lt;i&gt;hunting&lt;/i&gt; ke mana saja beliau selama ini. Om De juga memamerkan berbagai macam kamera dan lensa yang beliau miliki. Mulai dari yang masih analog hingga yang super canggih. Semua itu hanya membuatku semakin &lt;i&gt;ngiler&lt;/i&gt; tak berdaya. Bagaimana tidak, sedang satu pun kala itu, aku tak punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om De juga bercerita tentang masa - masa kuliahnya. Kecintaan beliau pada alam juga yang membuat beliau pernah menjadi awak aktif dari lembaga pecinta alam di fakultas Hukum UNEJ dulu. Kami semakin nyambung. Lebih - lebih saat tak sengaja kuutarakan pernyataan dan pertanyaan yang sama, seperti yang kusampaikan pada Pak Tomy di atas tadi. Aku bertanya tentang ayahku. Dan siapa yang mengira, ternyata Om De berkisah pernah begitu dekat dengan lelaki yang kucintai itu.&lt;br /&gt;Aku langsung membayangkan. Ayahku yang juga humoris dan suka berpetualang, digabung dengan Om De yang berkarakter serupa, pasti mereka cocok sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan terakhir dan yang paling berkesan dengan Om De adalah, saat kami hunting dan bermalam di tepi pantai Nanggelan. Sebuah pantai eksotis di kota Jember yang sebelumnya sama sekali tak pernah kulihat dan dengar namanya. Kami bersepuluh kala itu. Rata - rata adalah para fotografer media - media lokal, para mahasiswa pecinta alam, dan aku sendiri yang entah mewakili siapa.&lt;br /&gt;Rombongan Om De berangkat lebih awal. Dan aku sendiri, bersama keempat teman lain, baru berangkat siang harinya. Kami berlima, sama sekali tidak menyangka jika ternyata pantai eksotis yang dijanjikan Om De, harus kami tempuh dengan medan yang tidak mudah. Sudah berasa seperti &lt;i&gt;ninja Hatori&lt;/i&gt; saja kala itu. Mendaki gunung, menuruni lembah, menguak padang ilalang, sempat tersesat di kali mati dan rawa - rawa, dan nyaris bermalam di hutan bakau. Entah mitos bahwa dilarang mendaki gunung dalam jumlah ganjil itu benar atau tidak, tapi kami berlima memang sempat tersesat hingga 5 jam lamanya.&lt;br /&gt;Bagai mendapat oase di tengah gurun pasir, kebahagiaan tak terlukiskan saat suara ombak sayup - sayup mulai kami dengar. Ketika kami mulai menginjak bibir pantai, dari kejauhan tampak sinar senter dikelip - kelipkan. Kami berharap itu rombongan Om De yang tentunya sudah tiba dari siang tadi. Dan setelah semakin dekat, serta merta Om De memeluk kami satu persatu. Ada butir bening mengalir di pipinya. Tampak sekali raut khawatir dan haru di wajah beliau. "Oalah rek..rek.. aku ndak mbayangin kalau kalian sampai benar - benar hilang...."&lt;br /&gt;Kawasan Nanggelan memang termasuk kawasan yang dilindungi. Tidak banyak orang yang bisa dengan mudah keluar masuk area ini. Aku sendiri bisa berkunjung hingga bermalam di sana, tentu saja karena ada seorang Om De yang mengajakku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sosok Om De. Seorang sahabat dan ayah, yang karakter dan kegigihannya akan selalu kuingat. Sekalipun akhirnya aku sampai di antrian terdepan, mendapati kekecewaan yang kedua karena ternyata tak ada satu tiket pun yang tersisa, dan harus kembali ke stasiun Wonokromo demi lebih mendekati terminal, ada 1 hal penting yang tetap kusyukuri. Seandainya aku tidak bertemu Pak Tomy, tentu saja kabar duka ini entah berapa waktu lamanya, baru akan kudengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-XVupS8LeVNk/Tbp78AstF3I/AAAAAAAAAMk/TvbE2LNezAg/s1600/om-De.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-XVupS8LeVNk/Tbp78AstF3I/AAAAAAAAAMk/TvbE2LNezAg/s320/om-De.jpg" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Om De... semoga Allah mengampuni dosa - dosa dan menerima seluluh amal ibadah selama di dunia. Semoga Om De mendapat tempat mulia dan bersama dengan golongan orang - orang yang beriman, di sisi Rabb.... AllahummaAmin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(bersambung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----June 2008, Some memorable portraits from Heaven of Nanggelan ----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-g6SwZLsYEHo/Tbp8CMvu54I/AAAAAAAAAMs/SfwVM0CW_hw/s1600/nanggelan4.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/-g6SwZLsYEHo/Tbp8CMvu54I/AAAAAAAAAMs/SfwVM0CW_hw/s320/nanggelan4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GdEms6Zby34/Tbp7_wcwEhI/AAAAAAAAAMo/SsSEJ7BT7xE/s1600/nanggelan2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://4.bp.blogspot.com/-GdEms6Zby34/Tbp7_wcwEhI/AAAAAAAAAMo/SsSEJ7BT7xE/s320/nanggelan2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-elwchIxHDko/Tbp8F5ZhuPI/AAAAAAAAAMw/jcd0Vk6kVtM/s1600/rehat-bareng.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-elwchIxHDko/Tbp8F5ZhuPI/AAAAAAAAAMw/jcd0Vk6kVtM/s320/rehat-bareng.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-8448543978256033077?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/8448543978256033077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=8448543978256033077' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8448543978256033077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8448543978256033077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/perjalanan-1.html' title='Perjalanan 1'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-XVupS8LeVNk/Tbp78AstF3I/AAAAAAAAAMk/TvbE2LNezAg/s72-c/om-De.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1987381138761782140</id><published>2011-04-20T08:13:00.000+07:00</published><updated>2011-04-20T08:13:24.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Lelaki di balik Meja Kopi</title><content type='html'>Pagi ini, kembali kulihat sosokmu kawan. Walau selalu, hanya lewat sekelebat bayang yang kutangkap dari atas kendaraan bermotor ini. Di tempat yang sama, di jam yang juga nyaris selalu sama, sosokmu terlihat begitu&amp;nbsp; tekun dan sabar di balik gelas - gelas dan beberapa toples yang berjajar rapi itu. Yang kalau boleh kutebak, isinya adalah bahan baku utama dari minuman kopi, teh atau susu.&lt;br /&gt;Di antara lalu lalang kendaraan dan angkot yang sesekali berhenti menurunkan atau menunggu penumpang, kau begitu setia dengan aktivitasmu setiap pagi itu. Tak ada raut keluh kesah yang kutangkap, pun wajah bengal dan jahil yang kerap kudapati saat bercengkerama dan berkumpul denganmu bersama kawan - kawan lainnya di kampus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik jendela angkot yang sempat sebulan lalu setiap pagi kutumpangi, aku pertama kali menangkap sosokmu. Lelaki yang memang sepertinya begitu kukenal, dengan rambut panjang nyaris sebahu tapi dalam balut busana, raut, dan kondisi yang begitu berbeda. Di kampus, di setiap perkuliahan yang kita lewati bersama, aku tahu betul sosokmu yang cuek, apa adanya, sedikit berantakan, nyaris selalu terlambat masuk kelas, gemar tertawa dan berkelakar dengan volume suara yang maksimal, dan tentu saja yang paling kuingat, adalah yang paling sering menggoda dan menjahiliku.&lt;br /&gt;Pagi tadi pun, dari atas kendaraan bermotor beroda dua ini, kau kembali kutemui begitu asyiknya melayani pelanggan - pelangganmu sambil sesekali mengobrol hangat dengan mereka. Sengaja, setiap kali melewati halte itu, aku memperlambat laju motorku, demi memastikan dan meyakinkan diriku sendiri, bahwa itu benar dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menyangka, lelaki di balik meja kopi dengan segenap kesederhanaan itu adalah dirimu, kawan. Teman sekampus yang kukenal begitu konyol dan lebih sering kudapati tertawa dan berbicara lepas tanpa beban.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1987381138761782140?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1987381138761782140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1987381138761782140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1987381138761782140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1987381138761782140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/lelaki-di-balik-meja-kopi.html' title='Lelaki di balik Meja Kopi'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7063887839619336517</id><published>2011-04-18T11:51:00.001+07:00</published><updated>2011-04-18T12:17:39.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah'/><title type='text'>Cambuk Diri</title><content type='html'>Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentadabburi Al-Qur'an&lt;br /&gt;aku sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuatku makin dekat dengan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain sibuk menambah hafalan ayat-ayat cinta Allah&lt;br /&gt;aku malah asik mengahafal lagu-lagu yang melalaikan ku dari-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya&lt;br /&gt;aku malah merasa risih dengan jilbab yang terlalu panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya&lt;br /&gt;aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jarak dengan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain malu untuk menampakkan wajah dan fotonya&lt;br /&gt;aku malah sibuk meng-upload foto-foto agar bisa dilihat semua orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya&lt;br /&gt;aku sibuk memperhatikan ketampanan wajah yang bukan mahram ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain menjaga hubungan dan jarak dengan lawan jenisnya&lt;br /&gt;aku malah terbiasa duduk berdekatan dengan pria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain berkata dan berbincang tentang hal yang bermanfaat&lt;br /&gt;aku senang membicarakan aib dan kejelekan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain menjaga kata-katanya dengan baik&lt;br /&gt;aku terlalu sering menyakiti hati orang lain dengan lisan ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain belajar untuk terus mempercantik hati dan akhlaknya&lt;br /&gt;aku lebih asik memperhatikan fisik diri ku saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain senang berpuasa sunnah&lt;br /&gt;aku lebih memilih selalu mengenyangkan perut ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain bangun di sepertiga malam untuk bermunajat pada-Nya&lt;br /&gt;aku lebih memilih berselimut dan tidur sepuasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain sibuk untuk berdakwah di jalan-Nya&lt;br /&gt;aku lebih memilih santai dan menonton tv di rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain sibuk ingin mendapat ridho dan cinta-Nya&lt;br /&gt;aku malah sibuk ingin mendapat sanjungan dan cinta makhluk-Nya saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;ketika muslimah lain gelisah di saat imannya menurun&lt;br /&gt;aku malah semakin lalai dengan dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang bukan muslimah yang baik..&lt;br /&gt;namun,  aku berharap bisa menjadi seperti muslimah lain yang istiqomah berjuang  untuk mendapatkan cinta-Nya&lt;br /&gt;Ya Rabb ampuni muslimah yang tidak baik ini.&lt;br /&gt;semoga  Engkau senantiasa membimbing muslimah yang tidak baik ini agar menjadi  lebih baik di hadapan-Mu... amin yaa Mujiibassaailiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sumber: Muslimah Sholehah&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7063887839619336517?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7063887839619336517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7063887839619336517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7063887839619336517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7063887839619336517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/cambuk-diri.html' title='Cambuk Diri'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5779746401586827773</id><published>2011-04-17T21:36:00.002+07:00</published><updated>2011-04-17T21:57:18.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idola'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Soe Hok Gie dalam Puisi</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #cccccc; line-height: 15px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="color: #4b5d67; height: 14px; line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 200px;"&gt;&lt;tbody style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #4b5d67; line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;strong style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: blue; line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;i&gt;MANDALAWANGI – PANGRANGO&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://yukez.files.wordpress.com/2010/01/soe-hoek-gie.jpg" style="color: #7f1d1d; line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" class="alignright size-medium wp-image-1831" height="160" src="http://yukez.files.wordpress.com/2010/01/soe-hoek-gie.jpg?w=204&amp;amp;h=160" style="border-bottom-color: rgb(127, 29, 29); border-left-color: rgb(127, 29, 29); border-right-color: rgb(127, 29, 29); border-top-color: rgb(127, 29, 29); display: inline; float: right; line-height: 1.4em; margin-bottom: 2px; margin-left: 7px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="soe hok gie" width="204" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;aku datang kembali&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;dan aku terima kau dalam keberadaanmu&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;seperti kau terima daku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;hutanmu adalah misteri segala&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Dan bicara padaku tentang kehampaan semua&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya,&amp;nbsp;tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar,&amp;nbsp;terimalah dan hadapilah"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;aku terima ini semua&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;aku cinta padamu Pangrango&lt;br style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;karena aku cinta pada keberanian hidup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;-Jakarta 19-7-1966-&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4b5d67; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: inherit; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sebuah Tanya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;Akhirnya semua akan tiba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;pada suatu hari yang biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;apakah kau masih berbicara selembut dahulu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;memintaku minum susu dan tidur yang lelap?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;sambil membenarkan letak leher kemejaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;(kabut tipis pun turun pelan-pelan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;di lembah kasih, lembah mandalawangi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kau dan aku tegak berdiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;melihat hutan-hutan yang menjadi suram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;meresapi belaian angin yang menjadi dingin)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;apakah kau masih membelaiku semesra dahulu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;ketika kudekap kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;dekaplah lebih mesra, lebih dekat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kau dan aku bicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;tanpa kata, tanpa suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;apakah kau masih akan berkata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kudengar derap jantungmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kita begitu berbeda dalam semua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kecuali dalam cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;(hari pun menjadi malam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;kulihat semuanya menjadi muram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;dalam bahasa yang kita tidak mengerti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;seperti kabut pagi itu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;manisku, aku akan jalan terus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;bersama hidup yang begitu biru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #4b5d67; font-size: 11px; line-height: 15px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: whitesmoke; font-size: 12px; line-height: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;-Selasa, 1 April 1969-&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5779746401586827773?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5779746401586827773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5779746401586827773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5779746401586827773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5779746401586827773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/mandalawangi-pangrango.html' title='Soe Hok Gie dalam Puisi'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1844744385674255428</id><published>2011-04-17T21:24:00.003+07:00</published><updated>2011-04-17T21:56:22.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idola'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Puisi Terakhir - Soe Hok Gie</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ada orang yang menghabiskan waktunya ke Mekkah&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Mirasa&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tapi aku ingin menghabiskan waktu ku di sisi mu... sayangku...&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mandala Wangi&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danau&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biapra&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tapi aku ingin mati di sisi mu...&amp;nbsp;Manis ku...&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya,&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Mari sini sayang ku...&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kalian yang pernah mesra,&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Yang simpati dan pernah baik pada ku,&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung...&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kita tak pernah menanamkan apa-apa&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; line-height: 19px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="font-style: normal; line-height: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5YQ1Vajg6fE/Tar3n7RUUTI/AAAAAAAAAMg/cK8ct9D828s/s1600/gie2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-5YQ1Vajg6fE/Tar3n7RUUTI/AAAAAAAAAMg/cK8ct9D828s/s1600/gie2.jpg" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="font-size: 13px; padding-top: 4px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Selasa, 11 November 1969&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; line-height: 19px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; line-height: 19px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc; font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Nasib terbaik adalah tak pernah dilahirkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Yang kedua, dilahirkan tapi mati muda&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dan yang tersial adalah berumur tua&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Berbahagialah mereka yang mati muda&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Mahluk kecil...&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kembalilah dari tiada ke tiada...&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Berbahagialah dalam ketiadaan mu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1844744385674255428?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1844744385674255428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1844744385674255428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1844744385674255428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1844744385674255428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/puisi-terakhir-soe-hok-gie.html' title='Puisi Terakhir - Soe Hok Gie'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5YQ1Vajg6fE/Tar3n7RUUTI/AAAAAAAAAMg/cK8ct9D828s/s72-c/gie2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-8412515021519991247</id><published>2011-04-17T21:02:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T21:02:52.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Apa, Siapa dan Bagaimana</title><content type='html'>Aku pernah bilang padamu, bahwa aku sering merasa iri pada apa yang kau punya, dan tidak kumiliki. Namun ternyata, kau pun berujar padaku. Bahwa justru, kau&amp;nbsp;merasa iri atas ketidakpunyaanku itu.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dengan sabar dan lembut, kau urai carut marut yang memenuhi otak dan hatiku. Sambil berujar, "&lt;i&gt;jangan berlarut - larut memikirkan masalahnya.... tapi pikirkan jalan keluarnya...&lt;/i&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan sekali lagi kau membuatku menyadari, "&lt;i&gt;ini bukan tentang siapa dan apa yang dimiliki... tapi bagaimana kita bisa tetap bersyukur dan memberi makna pada apa yang telah kita miliki.....&lt;/i&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px;"&gt;&lt;em&gt;(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. 3:191)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-8412515021519991247?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/8412515021519991247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=8412515021519991247' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8412515021519991247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/8412515021519991247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/04/apa-siapa-dan-bagaimana.html' title='Apa, Siapa dan Bagaimana'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3107062203030828556</id><published>2011-03-29T12:55:00.000+07:00</published><updated>2011-03-29T12:55:00.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Kecantikan Wanita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vB7oADWa4QI/TZFzuuq9TaI/AAAAAAAAAMc/6VJn6_54fvg/s1600/muslimah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-vB7oADWa4QI/TZFzuuq9TaI/AAAAAAAAAMc/6VJn6_54fvg/s320/muslimah.jpg" width="243" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;"Karena letak kecantikan &amp;amp; perhiasan wanita sesungguhnya, adalah pada rasa malu nya.... " &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman dan taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona.Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik, parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa melupakannya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;3. &lt;b&gt;Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut, pada pasangannya, pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;b&gt; Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan menjadi istri dan ibu yang baik.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat dan umat manusia.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh yang menemaninya. Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;b&gt;Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk memberi.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya biasa-biasa saja.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku...&amp;nbsp; Kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi.&amp;nbsp; Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada.&amp;nbsp; Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara.&amp;nbsp; Setelah tua, ketika senja menyapa, ia tak menarik lagi.&amp;nbsp; Manakah yang akan Anda pilih?&amp;nbsp; Kecantikan sementara atau kecantikan abadi?&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;(oleh Zafiruddin Ziyaad )&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber :&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;http://kata2-hikmah-ofa.blogspot.com/2011/03/sesungguhnya-wanita-itu-cantik.html&amp;nbsp; http://kata2hikmah0fa.wordpress.com/2011/03/29/sesungguhnya-wanita-itu-cantik/&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-3107062203030828556?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/3107062203030828556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=3107062203030828556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3107062203030828556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3107062203030828556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/kecantikan-wanita.html' title='Kecantikan Wanita'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-vB7oADWa4QI/TZFzuuq9TaI/AAAAAAAAAMc/6VJn6_54fvg/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5561668959696049705</id><published>2011-03-20T10:22:00.000+07:00</published><updated>2011-03-20T10:22:03.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cooking'/><title type='text'>Sesi Masak Memasak</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-OI17l9JxFcI/TYVwvxrFjXI/AAAAAAAAAMQ/sMS9pPS2DgQ/s1600/DSC00908.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh6.googleusercontent.com/-OI17l9JxFcI/TYVwvxrFjXI/AAAAAAAAAMQ/sMS9pPS2DgQ/s320/DSC00908.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Capcay goreng orak - arik&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-dnM0lckUGTI/TYVw4DvBCZI/AAAAAAAAAMU/3QVPXq9k0Lg/s1600/DSC00911.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh3.googleusercontent.com/-dnM0lckUGTI/TYVw4DvBCZI/AAAAAAAAAMU/3QVPXq9k0Lg/s320/DSC00911.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Jamur crispy&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal bahan yang sudah dibeli dari hasil panen bapak - bapak pensiunan Jum'at lalu, jadilah 2 sedjoli di atas. Cukup pas, dijadikan menu sarapan pagi :-) Berikut ini testimoni penikmatnya.... (sok2an, padahal yang nikmatin cuma 1 orang, karna emang cuma berdua aja di rumah. Sengaja tidak ingin memakan banyak korban,hihihi.....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata adek : &lt;i&gt;"Rasa capcaynya sudah pas, cuma kurang pedes.... "&lt;/i&gt; (ah... dasarnya adek doyan banget sama yang namanya sambel :-D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo jamur crispynya gimana?&lt;br /&gt;Siang - siang, pas baru aja bangun tidur,&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Mbak, jamurnya ludes, tak abisin ya.... Mbak kalo mo makan bikino mie atau nyeplok telur aja ya...."&lt;/i&gt; (-__-")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, dua sedjoli tadi, di sore hari sudah ludes tak berbekas :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Buat yang sok2an bilang kalo keasinan, padahal juga ndak nyicipin. Itu pertanda apa yaaa........... :-P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5561668959696049705?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5561668959696049705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5561668959696049705' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5561668959696049705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5561668959696049705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/sesi-masak-memasak.html' title='Sesi Masak Memasak'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-OI17l9JxFcI/TYVwvxrFjXI/AAAAAAAAAMQ/sMS9pPS2DgQ/s72-c/DSC00908.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4693359337792946812</id><published>2011-03-18T16:49:00.000+07:00</published><updated>2011-03-18T16:49:53.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>La Tahzan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-W6nFODkjWiE/TYMqIS8tNrI/AAAAAAAAAMM/grK4Gyxe3ng/s1600/menangis.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="137" src="https://lh6.googleusercontent.com/-W6nFODkjWiE/TYMqIS8tNrI/AAAAAAAAAMM/grK4Gyxe3ng/s200/menangis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Jangan bersedih sayang, bukankah sebaik - baik pengharapan adalah kepada Rabb-mu..... ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4693359337792946812?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4693359337792946812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4693359337792946812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4693359337792946812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4693359337792946812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/la-tahzan.html' title='La Tahzan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-W6nFODkjWiE/TYMqIS8tNrI/AAAAAAAAAMM/grK4Gyxe3ng/s72-c/menangis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3100912320829211407</id><published>2011-03-17T11:35:00.001+07:00</published><updated>2011-03-17T13:06:51.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Datang lalu Pergi</title><content type='html'>Satu hal yang sekaligus sangat kusuka dan kubenci darimu adalah memandangi punggungmu.&lt;br /&gt;Menekurinya begitu lama dari tempatku duduk atau berdiri, dan menyadari bahwa kau ada di sini, di sekitarku. Ya, kau dekat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Aku juga tak pernah bosan memandangi punggungmu, yang membelakangiku begitu kokoh. Katamu, itu bisa melindungiku dari terpaan angin saat kita berkendara dengan motor beroda dua ini beratus - ratus kilometer jauhnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Tak bisa kutahan pula hasratku untuk memandangi lagi punggungmu, saat kau ada beberapa jarak di depanku. Ketika kita baru saja selesai sholat, kau duduk terpekur begitu lama, dengan kepala tertunduk. Aku tahu pasti, bahwa kala itu kau sedang berdzikir dan mengucap segenap harap, pinta, dan doa kepada Sang Penguasa Semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada kalanya detik - detik yang tidak mengenakkan itu hadir. Aku masih setia memandangi punggungmu dari tempatku duduk atau berdiri ini. Tapi itu untuk melihatmu pergi menjauh. Meninggalkanku. Walau aku tahu dan mencoba untuk tetap berharap, kau pasti akan datang kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bandara itu, di stasiun itu, di terminal itu, di satu tempat yang selalu sama, di mana aku bisa begitu bahagia memandang punggungmu dari kejauhan ketika kau datang, dan gemuruh sesak dalam dada, ketika punggung itu membelakangiku untuk pergi menjauh, sambil berharap - harap dan menerka - nerka, kapan lagi kau akan pulang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;~ sekelumit prosa di pertengahan maret ~&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-3100912320829211407?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/3100912320829211407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=3100912320829211407' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3100912320829211407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3100912320829211407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/datang-lalu-pergi.html' title='Datang lalu Pergi'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2518370724951203123</id><published>2011-03-10T14:36:00.000+07:00</published><updated>2011-03-10T14:36:30.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>STOP</title><content type='html'>&lt;i&gt;"PM, pak..!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari nanti, jika kawan ingin berkunjung ke rumahku di kota Jember ini, dan ternyata aku tak bisa menjemput di terminal atau stasiun yang ada, dengan angkot kawan harus memilih yang ber-letter 'E' jika kawan datang dari arah terminal Tawang Alun. Dan pilihlah yang ber-letter 'K' jika kawan datang dari arah terminal Arjasa. Dan jangan lupa, ucapkan dengan lantang kata - kata di atas tadi pada bapak sopir angkot, jika kawan tak ingin terbawa hingga terminal Pakusari (arah Banyuwangi). Atau kalau mau lebih aman lagi, hubungi saja salah satu armada taxi yang ada di kotaku ini :-)&lt;br /&gt;PM sendiri adalah kependekan dari Polisi Militer, ya... sebuah kantor dengan lapangan hijau cukup luas di tengahnya, yang terletak di seberang jalan besar menuju rumahku, jalan Sriwijaya.&lt;br /&gt;Aku yang akhir - akhir ini memang tergabung dalam grup 'angkoters', mau tak mau harus selalu meneriakkan kata - kata itu setiap angkot sudah mulai mendekati daerah rumahku. Sempat terbersit ide nakal, bagaimana jika tiba - tiba aku berteriak "&lt;i&gt;MP, pak... MP...&lt;/i&gt;", lalu sopir angkot bingung dan melaju terus tanpa peduli. Ideku itu akhirnya kuurungkan, membayangkan jika akibat keisenganku itu aku harus terdampar hingga terminal Pakusari :-D Aku hanya penasaran, bagaimana para sopir angkot ini seakan sudah punya kamus nama lokasi dan tidak pernah menanyakan lagi apa yang diteriakkan para penumpangnya.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ya mbak ? PM itu mana ya? Waduh maaf mbak, saya baru 2 bulan jadi sopir angkot....&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;Intinya, tidak pernah aku temui, ada sopir angkot yang bingung menanyakan alamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba - tiba ada keinginan hati untuk membuat daftar, nama - nama yang biasa diteriakkan penumpang angkot pada pak sopir, untuk menghentikan kendaraannya. Nama - nama tadi, biasanya adalah nama toko, bengkel, warung makan, jembatan, atau apapun yang pernah atau masih ada di sana. Kenapa aku bilang pernah, karena beberapa nama setelah aku selidiki lebih lanjut, adalah nama sebuah tempat yang sesungguhnya telah ada dari jaman dahulu kala, namun kini sudah tak tampak lagi wujudnya. Hanya karena mungkin asosiasi sopir angkot dan penumpang yang telah terlanjur mengabadikan nama itu dalam benak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan mulai dari nama - nama tempat yang biasa kulalui setiap hari, berangkat dan pulang dari kantor, dan dijadikan kata pamungkas yang diteriakkan para penumpang untuk menghentikan angkot. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perhutani&lt;br /&gt;Didengar dari namanya saja pasti sudah jelas, memang julukan ini adalah untuk sebuah kantor Perhutani yang ada di kotaku. Kantor yang berada diposisi 'tusuk sate' sebuah pertigaan ke arah kampus. Biasanya yang banyak berhenti di sini adalah anak sekolahan dan mahasiswa yang tidak sabar menunggu angkot jurusan kampus, dan memilih &lt;i&gt;oper&lt;/i&gt; untuk menghemat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. RRI&lt;br /&gt;Memang nama sebuah gedung radio, yang terletak persis di pojokan sebuah perempatan. Perempatan ke kanan adalah perumahan Gunung Batu, dan perempatan ke kiri adalah perumahan Bukit Permai namanya. Yang biasanya meneriakkan nama ini adalah penumpang yang memang rumahnya di daerah sekitar sana dan siswa&amp;nbsp; - siswa SMA 1 yang berjarak kurang lebih 300 meter dari gedung RRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kembar&lt;br /&gt;Bukan karena penumpang melihat ada sepasang anak kembar melintas, tapi memang ini biasa diteriakkan setelah angkot mendekati sebuah jembatan cukup besar yang oleh masyarakat kota Jember dikenal dengan sebutan "Gladak Kembar" (Jembatan Kembar). Yang biasa turun di sini adalah para siswa SMP 11 atau para penumpang yang hendak melanjutkan perjalanannya ke arah Kebonsari (pertigaan ke selatan). Banyak juga para bapak - bapak atau ibu - ibu yang hendak belanja ke pasar Kepatihan, salah satu pasar yang cukup besar di kotaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wahyu&lt;br /&gt;Sekilas memang biasa digunakan sebagai nama orang. Tapi Wahyu yang ini, adalah nama sebuah salon yang sudah cukup lama berdiri. Pernah beberapa kali aku sengaja mengeluarkan kepalaku dari jendela angkot, untuk melihat seperti apa yang namanya salon Wahyu itu. Tapi berulang kali usahaku itu tak juga membuahkan hasil. Belakangan ini saja baru aku tahu, salon itu sepertinya memang sudah tak ada lagi. Jadi tinggal namanya saja yang masih abadi. Yang biasa berteriak "Wahyu, pak...", hampir semuanya adalah anak - anak sekolahan. Siswa SMP 12 dan SMP 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Semar&lt;br /&gt;Nah, julukan ini yang hingga detik ini belum aku temukan apa maknanya. Di sekitar tempat pemberhentian itu pun tak kutemui toko atau pedagang yang menjual pernak - perning pewayangan. Lantas, Semar itu terinspirasi dari apa ya? Jika ada yang tahu, tolong kirim surat atau minimal sms aku ya... :-D&lt;br /&gt;Yang aku tahu pasti, penumpang yang banyak berhenti di sini adalah para mbak - mbak yang bekerja di kompleks ruko di sekitar Matahari Plaza. Atau juga biasanya penumpang yang akan jalan - jalan atau shopping di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tanjung&lt;br /&gt;Kalau yang satu ini, adalah nama sebuah pasar yang paling besar di kota Jember. Dan yang biasa meneriakkan nama ini, mayoritas adalah mereka yang memang berkeperluan untuk berbelanja di sana. Salah satu orang yang paling sering kulihat tak pernah absen setiap paginya, adalah Pak Bagong, bapak penjual bakso di ujung jalan Sriwijaya. Senyumnya yang ramah, membuatku tak pernah kesulitan untuk melihat dan langsung mengenalinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Al-Huda&lt;br /&gt;Al-Huda adalah nama sebuah masjid yang cukup besar di kawasan jalan Gajah Mada. Walaupun letaknya di seberang jalan, tapi masyarakat memang menjadikan namanya sebagai kata pamungkas untuk mengingatkan pak sopir. Yang biasanya turun di kawasan ini datang dari beragam profesi. Mulai dari anak sekolahan (yang akan menuju daerah Gebang, dan harus oper angkot lagi), karyawan kantor perkebunan, atau penumpang - penumpang lain dengan berbagai macam kepentingan entah apa itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pelita&lt;br /&gt;Ini bukan program pembangunan yang sering disebut - sebut dalam pelajaran IPS semasa aku masih SD dan SMP dulu. Pelita adalah nama sebuah pasar yang terletak di Jl. Kertanegara. Posisinya persis berseberangan dengan gedung Telkom. Jarang sekali kutemui anak - anak sekolahan yang turun di sini (karna memang tidak ada sekolah daerah situ :-D ), biasanya lebih banyak mereka yang memang akan berbelanja atau para karyawan yang bekerja di gedung Telkom yang tinggi menjulang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Mutiara&lt;br /&gt;Nah, Mutiara ini adalah nama salah satu radio dan TV lokal yang ada di kotaku. Walaupun sekarang gedung itu sudah tidak berfungsi lagi, namun namanya biasa aku sebut untuk mengingatkan pak sopir agar menghentikan angkot yang kutumpangi. Hey..hey...aku ? Hehehe... Ya, aku. Aku sendirilah yang biasa turun di tempat ini. Tentunya setelah itu sambil mengumpulkan segenap keberanian, karena posisi 'gedung yang berwarna warni' itu, masih harus kucapai dengan menyeberangi jalanan besar yang sangat ramai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh.. ternyata begitu banyak yang bisa kita nikmati dan abadikan di tengah kebosanan kita pada rutinitas sehari - hari. Di jam - jam itu, orang - orang itu, hingga jalanan yang itu - itu lagi, tentu akan sangat membosankan. Dan parahnya dalam kebosanan itu justru banyak hal yang mungkin kita lewatkan. Semoga kita termasuk dalam golongan mereka yang selalu bisa memanfaatkan dan menikmati waktu, lebih - lebih tetap bisa eksis di tengah - tengah kebosanan yang mendera. Ya, semoga.... ^__^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2518370724951203123?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2518370724951203123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2518370724951203123' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2518370724951203123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2518370724951203123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/stop.html' title='STOP'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4625475907337342555</id><published>2011-03-09T12:38:00.000+07:00</published><updated>2011-03-09T12:38:33.516+07:00</updated><title type='text'>Pilihan</title><content type='html'>&lt;i&gt;"Kapan kawin ?"&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Nunggu dan nggolek opo sih?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sameyan itu kakean milih - milih..."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Kalo nuruti nafsu dan keinginan, ya sampe kapan pun ndak akan pernah keturutan...." &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Jangan diputusi dan diikuti aja itu maunya hati. Yang sempurna, ya ndak akan pernah terpenuhi. Kembalikan semua sama Allah, biar Allah yang milihin....." &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Inget, prosentase lelaki dan perempuan di dunia saat ini, 1 : 4 lho... ati2 ndak kebagian...."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Ya Robbana.. menjadi 'single' hingga detik ini pun, bukan pilihan hamba... Engkau yang lebih tahu bagaimana ikhtiar hamba selama ini. Semoga apa yang mereka katakan itu tak benar adanya. Semoga hamba bukan termasuk dari golongan mereka yang benar - benar melupakan dan meninggalkan-Mu dalam setiap pilihan - pilihan hidup, dalam setiap ikhtiar dan keputusan yang diambil, dalam setiap doa dan sujud - sujud panjang.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Hamba hanya tak ingin apa yang nantinya hamba pilih dan lalui, hanya berdasarkan ego dan emosi hamba. Hanya karena kondisi dan lingkungan yang terus menerus menekan hamba. Salahkah bila hamba menjaga kesetiaan dan ketulusan niat untuk meyakini bahwa apa yang hamba pilih dan jalani nanti, adalah murni untuk beribadah kepada-Mu. Salahkah bila hamba berfikir, untuk benar - benar mempersiapkan diri lahir dan batin demi sebuah keluarga kecil yang akan hamba bangun nanti. Jikalau memang ternyata semua ini salah, ampuni hamba Ya Rabb... Dan berilah petunjuk jalan cahya-Mu.. karna bukankah sebaik - baik keputusan dan pilihan, datangnya adalah dari Engkau....&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Dan jika pun, Kau meridhoi apa yang hamba pertahankan selama ini, mudahkanlah segala sesuatunya ya Illahi... Berikanlah hamba hati yang lebih lapang untuk bersabar, bahu dan jiwa yang lebih kuat untuk bertahan, semangat hati yang tak pernah redup agar hamba pun tak pernah bosan berharap, memohon, dan berdoa kepada-Mu.....&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Hehehe... gini ini ya mungkin resikonya jadi bujangan, gadis, single fighter, atau apa lah orang biasa menyebutnya. Lebih sering 'digojloki' dan dipojokkan terlebih dalam segala sesuatu hal yang menyangkut pilihan pasangan hidup, tentang pernikahan. Tak pernah aku menyalahkan semua tindakan mereka (biasanya yang sudah berkeluarga) yang bertujuan untuk terus memotivasi kaum 'single' ini. Mulai dari cerita - cerita indah hingga tekanan dan tak jarang doktrin - doktrin ekstrim pun diluncurkan, hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, atau lebih tepatnya kami, pun sebenarnya tak pernah lupa akan hal itu. Bagaimana harus menjelaskan bahwa kami pun sebenarnya ingin dan punya alasan mengapa hingga detik itu kami masih memilih untuk sendiri. Namun tak kupungkiri, menjadikan orang lain sebagi objek 'gojlokan' memang hal yang begitu mengasyikkan (Aku pun sering melakukan ini, hehe...) Hingga kadang kita melupakan satu hal, bahwa tiap orang punya alasan dan pilihan akan jalan hidup yang mereka jalani. Dan apapun itu, harus dan wajib hukumnya untuk kita hargai.&lt;br /&gt;Kalaupun apa yang kurasakan ini ternyata adalah karma dari seringnya aku berbuat serupa-namun dalam konteks permasalahan yang berbeda- pada orang lain, baiklah tak mengapa, semoga aku bisa bertahan menjalaninya. Hanya yang ingin aku tekankan di sini, dan mungkin juga bisa diterima oleh hati siapapun yang membacanya, bahwa tak selalu apa yang kita fikirkan dan desakkan terhadap orang lain itu benar adanya. Karena tiap orang pun, punya beragam perbedaan yang juga menuntut haknya untuk diakui dan dihargai. Perbedaan tadi pun tak selalu harus diumbar, diungkapkan, atau ditegaskan di depan semua mata. Bukankah tiap insan berhak atas sebuah rahasia dalam hidupnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotivasi itu bisa lewat berbagai macam cara. Tak melulu harus dengan membuat objeknya merasa terjepit dan tak mampu berbuat apa - apa lagi. Hingga akhirnya sang objek hanya bisa berfikir, "betapa malangnya nasib hamba ini....." Memotivasi itu jelas jauh berbeda dengan kata 'memaksa'. Jangan sampai kita terjebak di dalamnya. Di saat sebuah usaha untuk memberikan pencerahan dan semangat dirasa telah maksimal dan melampaui yang seharusnya, berhentilah. Siapapun orangnya, butuh jeda dan waktu barang sejenak untuk memahami dan berfikir lebih dalam akan apa yang baru saja ia lihat maupun dengar. Dan tentang pilihan, ya..sekali lagi &lt;b&gt;pilihan&lt;/b&gt;, biarlah tiap orang bebas dengan apa yang akan mereka pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;i&gt;yang sudah memotivasi dan mengingatkan banyak sekali pagi ini, maturnuwun sanget... berusaha untuk menjaga hati agar tetap berfikir positif bahwa itu semua memang benar - benar bertujuan baik. Namun jika boleh jujur dan sedikit menyela, ndak semua yang diungkapkan itu benar seperti itu nyatanya. Dan walau hanya dalam diam, saya pun jadi merasa tidak nyaman karnanya....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sekali lagi, bisa mengambil hikmah dari satu episode ini........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;~hati yang terlanjur ndak nyaman di pagi hari~&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4625475907337342555?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4625475907337342555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4625475907337342555' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4625475907337342555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4625475907337342555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/03/pilihan.html' title='Pilihan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4130566109410638564</id><published>2011-02-23T19:48:00.001+07:00</published><updated>2011-02-25T16:48:34.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>20 Februari 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kota Malang. Ya, kota bunga berhawa sejuk yang pernah kusinggahi kurang lebih 3 tahun lamanya. Kota di mana aku belajar banyak sekali tentang kehidupan. Kota yang menjadi saksi saat aku berproses dari masa - masa remaja menuju dewasa. Kota di mana aku menemukan dan&amp;nbsp; belajar begitu banyak hal tentang ilmu, teman, persahabatan, dan cinta. Sekalipun tak dilahirkan di kota ini, tak kupungkiri betapa aku mencintainya. Mencintai setiap jengkal memori yang pernah aku torehkan di sana :-)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari Minggu lalu, saat ayam jantan masih lelap dalam buaian mimpi dan belum berfikir akan bernyanyi apa pada kokoknya di pagi hari nanti, kami bersembilan (Aku, Kiki, Linda, Fandi, Fathur, Bogi, Mas Dopo, Mas Arif, dan April sebagai driver yang tangguh) menuju ke barat meninggalkan kota Jember. Bukan untuk mencari kitab suci, kami membawa sebuah misi mulia untuk menghadiri momen penting dan bahagia salah seorang sahabat kami di sana. Ya, di kota sejuta kenangan yang selalu aku rindukan itu, Kota Malang, Denik sahabat kami akan menikah. Semangat sekali kami di pagi buta itu. Sepanjang perjalanan penuh berisi tawa dan kelakar - kelakar menggelikan, terutama dari Kiki salah seorang dari kami yang paling ceria dan seakan tak pernah kehabisan baterai. Mulai terbayang akan ke mana saja kami di Malang nanti, karena selain tujuan mulia tadi, tentu saja nafsu touring dan jalan - jalan yang selalu bergelora, tak boleh dilupakan :-P&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;'Niki' pun sengaja kubawa serta, demi mengabadikan wajah - wajah keceriaan kami di sana nanti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tepat pukul 06 : 30 WIBAM (waktu Indonesia bagian Malang), kami tiba. Semerbak hawa sejuk sudah kami rasakan semenjak memasuki Lawang. Ah.. kota ini, setiap kujatuhkan pandang pada sudut - sudut tertentu, selalu saja membuatku tersenyum - senyum sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tujuan awal kami pagi itu, tentu saja menuruti hasrat perut yang sudah menggelitik, kami semua kelaparan. :-D Dan betapa bahagianya hatiku, saat mengetahui keputusan akhir yang disepakati adalah mencari tempat makan sekaligus tempat bersih - bersih diri di Sawojajar. Hey...hey.. coba dengar kata - kata yang terakhir itu. Bukankah, itu nama sebuah perumahan tempat almamaterku tercinta berada? Perumahan serupa labirin, karena mereka yang baru pertama kali memasukinya dijamin akan sulit untuk menemukan jalan keluar. &lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Velodrome&lt;/i&gt; yang menjadi lokasi pilihan kami, sebuah stadion &lt;i&gt;cycling track&lt;/i&gt; yang entah saat ini masih digunakan atau tidak.&amp;nbsp; Selain karena memang banyak sekali pilihan menu makanan di sana (karena selalu ada semacam pasar tumpah di setiap hari Minggu), tentu saja aku bisa sambil memanfaatkan momen itu untuk bernostalgi. :-) Tak banyak yang berubah dengan suasana Minggu pagi di velodrome. Masih begitu ramai dengan mereka yang hendak sekedar berjalan - jalan pagi baik bersama teman, pasangan, maupun keluarga. Mereka yang berjogging, mereka yang bersemangat dalam barisan untuk melakukan senam pagi, dan berbagai macam penjaja dagangan yang sering sekali menggoda mata, mulai dari makanan,pakaian, peralatan dapur, hingga handphone bahkan sepeda motor.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tentu saja, pagi itu jadi begitu berwarna - warni. Dan tahukah kawan, mengapa dulu aku begitu gemar berjalan - jalan pagi ke sini? Selain untuk berolahraga dan&amp;nbsp; kuliner pastinya, hal utama lain yang membuatku ketagihan adalah banyak sekali malaikat - malaikat kecil nan imut bertebaran di pagi itu. Senang dan gemas rasanya memandangi wajah dan tatapan polos mereka. Tak ada beban, tak ada kebohongan, yang tergambar hanya kesucian dan ketulusan. That's why i really love kids..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seusai sarapan, kami langsung menuju ke lokasi pembersihan diri. Beruntung ada Bogi, yang rumahnya bisa menjadi tempat kami bersinggah dan melepaskan lelah. Thank's boy... :-)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pukul 10.00 tepat, kami tiba di lokasi acara. Menyaksikan langsung prosesi akad nikah yang selalu, lagi dan lagi, membawa 'warna'&lt;/span&gt; itu menyapaku. Haru dan bahagia, tergambar jelas di wajah kedua sahabat kami hari itu. Indahnya mengamati kebahagiaan yang terpancar dari mata mereka yang hatinya telah diikat dalam ikatan yang suci dan halal. Sambil membayangkan, kapan giliran diri ini berada di posisi yang sama dengan mereka :-P&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dan seperti biasa, sesi poto - poto pun tak akan kami lewatkan.....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-svTlDIxe0zo/TWNaXvPTOzI/AAAAAAAAALs/8WE4GvJ8Xl0/s1600/den1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-svTlDIxe0zo/TWNaXvPTOzI/AAAAAAAAALs/8WE4GvJ8Xl0/s320/den1.jpg" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;penampakan Denik, sahabat kami yang cantik :-)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wjMPmra2gFo/TWNauj9D2SI/AAAAAAAAALw/M1IFwIjbmCM/s1600/den_ron.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-wjMPmra2gFo/TWNauj9D2SI/AAAAAAAAALw/M1IFwIjbmCM/s320/den_ron.jpg" width="253" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Barokallahulakum..... :-)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HhOpnatNmBs/TWNbTzqlMVI/AAAAAAAAAL0/f-ttcqMJk20/s1600/rame.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://3.bp.blogspot.com/-HhOpnatNmBs/TWNbTzqlMVI/AAAAAAAAAL0/f-ttcqMJk20/s320/rame.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Dan... ini lah kamiii.... :-D&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menjelang Duhur, kami pamit. Tentu saja, bukan untuk kembali ke Jember, tapi melanjutkan misi yakni jalan - jalan, hehe.... Keputusan pun telah dibuat, kami akan mengunjungi salah satu wisata alam di kota Batu yang cukup terkenal, Coban Rondo. Sebuah wana wisata air terjun yang terletak di desa Pandesari, kecamatan Pujon, Batu, dengan jarak tempuh sekira setengah jam dari pusat kota Malang&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mendengar namanya saja, tlah cukup membuatku kembali tersenyum - senyum sendiri lagi. Mengingat pernah beberapa pagi, siang dan malam, aku bersama sahabat - sahabatku semasa di SMK dulu, pernah berjuang di sini. Tidur beralaskan tanah dan beratapkan langit, menahan dingin yang menusuk hingga tulang. Aktivitas dan kegemaran khas muda - mudi seusiaku saat itu. Beberapa villa tua peninggalan Belanda, jajaran pohon pinus yang tertata begitu rapi dan artistik, pohon berbunga menyerupai terompet yang menguning, posko polisi hutan, warung - warung yang berjajar di bagian depan lahan yang biasa digunakan untuk camping, semua masih sama. Dan kenangan - kenangan itu, terus menari - nari di kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tiba di lokasi, telah ramai sekali pengunjung. Aku baru ingat, hari itu memang hari Minggu. Setelah memastikan kendaraan kami terparkir dengan benar (mengingat lahan parkir yang kemiringannya nyaris 45 derajat :-D) dalam barisan tak beraturan, kami memasuki areal wisata. Beberapa meter dari pintu masuk, sebuah papan informasi langsung menyita perhatian kami, lebih tepatnya delapan kawanku. Aku langsung tahu, itu adalah asal mula dari air terjun yang bernama Coban Rondo ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-q4z0ZsrG_H0/TWd6plcRusI/AAAAAAAAAMA/cJlC6Kz2MW4/s1600/rame2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-q4z0ZsrG_H0/TWd6plcRusI/AAAAAAAAAMA/cJlC6Kz2MW4/s320/rame2.jpg" width="288" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;rame - rame&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kisah dibalik Air Terjun Coban Rondo, bermula dari sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, sedangkan mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Setelah usia pernikahan mereka menginjak usia 36 hari atau disebut dengan Selapan (bahasa jawa). Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro, yang merupakan asal dari suami. Namun orang tua Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena usia pernikahan mereka baru berusia 36 hari atau disebut selapan. Namun kedua mempelai tersebut bersikeras pergi dengan resiko apapun yang terjadi di perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Ketika di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono, yang tidak jelas asal-usulnya. Nampaknya Joko Lelono terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan berusaha merebutnya. Akibatnya perkelahian antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusumo tidak terhindarkan. Kepada para pembantunya atau disebut juga puno kawan yang menyertai kedua mempelai tersebut, Raden Baron Kusumo berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang terdapat di Coban atau air terjun. Perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono berlangsung seru dan mereka berdua gugur. Akibatnya Dewi Anjarwati menjadi seorang janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Sejak saat itulah Coban atau air terjun tempat bersembunyi Dewi Anjarwati dikenal dengan COBAN RONDO. Konon batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri yang merenungi nasibnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MtA823cFbik/TWdwrCwxY6I/AAAAAAAAAL4/_EvJceKIMb0/s1600/rame3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="273" src="http://3.bp.blogspot.com/-MtA823cFbik/TWdwrCwxY6I/AAAAAAAAAL4/_EvJceKIMb0/s320/rame3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;pose di sisa2 tenaga&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Aku langsung tersenyum geli, setelah membaca ulang asal muasal Coban Rondo itu. Teringat selorohku saat perjalanan berangkat menuju ke Malang pagi hari tadi, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;menjawab seorang kawan yang bertanya, apa itu coban rondo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Dan dengan entengnya aku berkata "&lt;i&gt;Air terjun yang banyak jandanya...&lt;/i&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;"&lt;i&gt;Wah, kalo gitu mari kita cari janda di sana.....&lt;/i&gt;", ditimpali seorang kawan yang lain. :-D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PpqwM6JgX-Y/TWd6LnZQdFI/AAAAAAAAAL8/fl8JhNS_UCU/s1600/tebing.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-PpqwM6JgX-Y/TWd6LnZQdFI/AAAAAAAAAL8/fl8JhNS_UCU/s320/tebing.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;terbentang angkuh dan gagah&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Jadilah kami di siang menjelang sore itu, menikmati sejuk dan dinginnya percikan - percikan air terjun sambil terus mengagumi indah dan gagahnya bentangan tebing yang mengelilingi areal itu. Dan tentunya yang tak pernah boleh lupa, mengabadikan semua keindahan itu berbalut dengan warna - warni ekspresi kami. 'Niki'ku benar - benar bermanfaat dan bekerja keras seharian itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tepat menjelang ashar, kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan. Selain karena khawatir malam segera menjelang dan esok kami sudah harus kembali beraktivitas, kami juga sudah cukup merasa puas dan telah hinggapnya lelah di wajah - wajah kami.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Petualangan kami hari itu, diakhiri dengan mampir di salah satu kedai bakso yang cukup terkenal di Probolinggo, Bakso Edy. Bagaimana tidak terkenal, sedang bangku yang kududuki saja, bertuliskan "Di sini pernah duduk Adjie Masaid dan Reza Artamevia" lengkap dengan tanda tangan keduanya :-D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Terima kasih teman, tuk warna - warni yang kalian lukiskan di 20 Februari 2011 ini.&amp;nbsp; Untuk Denik dan Mas Roni, selamat berbahagia. Moga ridho Allah selalu menyertai kalian berdua, dan cepat buatkan kami ponakan yang lucu - lucu ya.. :-D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dan bagi seseorang, atau siapapun yang merasa pernah melewatkan waktu bersamaku dalam setiap tempat yang kukisahkan pada paragraf - paragraf di atas tadi, aku merindukan kalian..... :-)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4130566109410638564?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4130566109410638564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4130566109410638564' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4130566109410638564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4130566109410638564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/02/20-februari-2011.html' title='20 Februari 2011'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-svTlDIxe0zo/TWNaXvPTOzI/AAAAAAAAALs/8WE4GvJ8Xl0/s72-c/den1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-245421659028762324</id><published>2011-02-21T15:00:00.000+07:00</published><updated>2011-02-21T15:00:29.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Curhat Colongan Pagi Ini</title><content type='html'>"&lt;i&gt;Ya gini ini, mbak... kalo sudah jam 7-an, anak sekolah dah pada berangkat, ya mesti sepi..... Dah terlalu banyak yang punya motor soalnya....&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekilas percakapanku dengan bapak sopir angkot yang tak sempat kutanyai siapa namanya pagi tadi. Jelas, beberapa kalimat yang meluncur dari lisan lelaki paruh baya itu, tak bisa disembunyikan sirat kekecewaan, betapa semakin banyaknya pengguna dan pemilik sepeda motor, membuat mereka secara tidak langsung namun pasti, jadi kehilangan pelanggan/penumpang. Kebanyakan orang memang lebih memilih jalan untuk mengkredit sepeda motor, sambil menikmati cicilan per bulannya dan terus beraktivitas sehari - hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kupungkiri, adanya kendaraan pribadi, membuat seseorang jauh lebih fleksibel dalam hal mobilitas. Terlebih mereka yang termasuk dalam golongan MSSS (Manusia Sangat Super Sibuk). Yang dalam sehari, bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain, lebih dari 10 kali :-P Jika ingin melakukan kalkulasi perhitungan dalam bentuk nilai rupiah, tentu saja melakukan cicilan tiap bulan untuk membayar kredit kendaraan, tak kan jauh berbeda dengan biaya yang harus dikeluarkan jika harus berpindah ke sana ke mari dengan menggunakan angkot atau kendaraan umum. Bahkan mungkin lebih hemat. Dengan kendaraan pribadi pun, kita tak perlu khawatir dan resah dalam penantian jika angkot yang dinanti tak kunjung lewat, tak perlu bersusah payah berebut atau berdesak - desakkan ketika kondisi angkot penuh penumpang, dan pastinya kita bebas memutuskan atau memilih bagaimana rute perjalanan sesuai dengan kepentingan dan kesibukan kita. (Masak iya, kita mo ngatur2 angkot buat jalan dan berhenti semau kita! :-D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke curhat colongan pak sopir di atas tadi, selama di perjalanan menuju kantor, aku jadi mencoba melihat keberadaan angkot vs motor pribadi ini dari sudut yang berbeda. Betapa memang keberadaan salah satunya turut mempengaruhi nasib subjek pelaku salah satu lainnya. Aku jadi berfikir, selama menjadi pengguna kendaraan pribadi beroda dua beberapa tahun ini, aku memang bisa dibilang jarang, bahkan mungkin tak pernah merasakan lagi yang namanya naik angkot. Beda dengan jaman masih memakai putih biru dulu. Pagi - pagi sudah berpeluh karena harus berjalan sekira 1 km-an ke ujung jalan besar tempat angkot biasanya lewat. Belum lagi jika harus berlari dan berebut dengan anak - anak sekolahan lainnya. Aku pun masih ingat, saat harus nekat bergelantungan di pinggir pintu bus kota bersama para lelaki berbaju SMA (karena waktu itu aku masih SMP), demi mengejar waktu yang mendekati detik - detik ditutupnya gerbang sekolah. Seru dan lucu sekali jika mengingat masa - masa itu. Aku jadi punya banyak kenalan sopir angkot, bapak - bapak tukang becak, dan anak - anak sekolahan lain yang bernasib sama, menjadi &lt;i&gt;angkoter's&lt;/i&gt; setiap harinya :-)&lt;br /&gt;Kebiasaan yang tak kusengaja ini, juga terbukti menjadi salah satu olahraga tak langsung yang menyehatkan. Ya, bukankah jalan kaki juga termasuk cabang olahraga yang sangat bermanfaat? :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah bekerja dewasa ini, rasanya bisa dihitung kawan - kawan akrabku dari kalangan mereka. Pun, berapa kali aku bisa melontarkan salam atau minimal senyum&amp;nbsp; pada orang yang kutemui selama di perjalanan berangkat dan pulang. (Suatu kekonyolan saat aku harus tersenyum atau ngobrol sendiri dari atas sepeda motor yang kukendarai :-D)&lt;br /&gt;Ternyata, bergantung pada angkot pun, tak semata - mata berkaitan dengan kata panas, lelah, berdesak - desakkan , dan terlambat. Semua hal tadi, sebetulnya bisa diatasi jika kita mau sedikit saja berperang dengan rasa malas dan mau berdisiplin waktu. Kesibukan sehari - hari pun dijamin akan menyisakan sedikit saja waktu untuk berolahraga, atau bahkan tak ada sama sekali. Dengan naik angkot sesekali, potensi terbakarnya kalori dan lemak - lemak jahat dijamin akan semakin besar. Apalagi jika ditambah harus berjalan kaki. Dan yang terpenting, kita jadi secara tak langsung bersodaqoh pada bapak - bapak sopir dan tukang becak itu. Setidaknya membuat mata air pencarian nafkah mereka sehari - hari, tetap deras mengalir. Atau minimal, dengan salam dan senyum yang kita punya. Bukankah Rasulullah pun bersabda, bahwa tersenyum juga adalah salah satu bentuk amal yang terkecil ? &lt;span style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;i style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt; Apabila kamu tidak dapat memberikan kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik -&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dan tentunya, kenikmatan lain yang tak bisa didapat dengan hanya bergantung pada kendaraan pribadi adalah, indahnya silaturrahim. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur duduk di kursi penumpang saat mendengarkan curahan hati bapak sopir angkot pagi tadi. Walau sisi hati kecilku yang lain sempat terketuk, betapa aku pun pernah berada di posisi mereka yang keberadaannya membawa keresahan tersendiri bagi bapak sopir angkot. Turun dari angkot, selesai mengucapkan terima kasih padanya, aku tersenyum. Dan menyadari bahwa hari ini aku telah belajar lagi satu hal. Bahwa tak selamanya, kehilangan itu selalu menyisakan kesedihan. Dan terima kasih untuk seseorang yang sudah ikut menguatkan dengan kata - katanya, "&lt;i style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bukan belajar hidup susah, tapi belajar bersyukur dalam kondisi apapun&lt;/i&gt;....."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-245421659028762324?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/245421659028762324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=245421659028762324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/245421659028762324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/245421659028762324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/02/curhat-colongan-pagi-ini.html' title='Curhat Colongan Pagi Ini'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3998306777540954994</id><published>2011-02-14T12:40:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T07:55:39.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Long Distance Marriage</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tak pernah terbersit sebelumnya dalam benak, jika suatu hari nanti harus dihadapkan pada sebuah pilihan yang sulit. Cita - cita atau cinta ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tak bisakah kita menggapai keduanya bersama? Benarkah harus selalu ada yang dikorbankan?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Ada seorang sahabat yang berujar, tiap orang bolehlah punya cita - cita, namun tanpa cinta, dapat dipastikan hidup mereka akan hampa. Cita - cita bisa disusun kembali bersama cinta di sisi kita. Namun benarkah semudah itu? Bagaimana jika ternyata bersama cinta, ada sebuah penyesalan, kekecewaan, ketidaktulusan, karena cita - cita yang sesungguhnya belum pernah berhasil diraih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kemarin, tak sengaja menemukan sebuah artikel tentang LDM (Long Distance Marriage), ya, hubungan pernikahan jarak jauh. Dari cerita dan kisah - kisah di dalamnya, agak serem dan ngeri juga membayangkan. Saat semua tentunya akan begitu indah, manis dan halal dalam sebuah biduk pernikahan, namun nyatanya raga harus terpisahkan dari yang terkasih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Lalu kira - kira, bagaimana agama sendiri memandang hal tersebut ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Yang jelas ada sebuah &lt;i&gt;atsar &lt;/i&gt;atau contoh dari para sahabat  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Suatu kali Khalifah ‘Umar bin  Khattab mendengar seorang perempuan berkeluh kesah karena merindukan  suaminya yang belum juga kembali dari medan perang, dan ketakutannya akan  berbuat dosa karena mengharapkan sentuhan kasih sayang. Maka Khalifah  ‘Umar pun bertanya kepada putrinya sendiri, Hafsah, sang Ummul Mu’minun  (ibunda kaum beriman) yang juga istri Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa  sallam, berapa lama kiranya seorang istri dapat bersabar ditinggal oleh  suaminya. Empat hingga enam bulan, ujar Hafsah. Maka sejak itu, ‘Umar  bin Khattab’ menetapkan bahwa seorang prajurit Muslim tidak boleh pergi  ke medan perang lebih dari empat bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Di masa ini – bukan perang &lt;i&gt;fii sabililah &lt;/i&gt;yang memisahkan suami dari istrinya – maka perlu kita pertanyakan benar se-urgent apa &lt;i&gt;long distance marriage&lt;/i&gt;.  Tidak sedikit rumah tangga rusak kesuciannya karena si istri atau si  suami pergi dalam jangka waktu sangat lama. Di surat kabar, majalah dan  media elektronik bertaburan cerita tentang seorang lelaki yang  melampiaskan nafsu seksualnya kepada yang haram, karena si istri bekerja  sekian tahun lamanya di Saudi Arabia atau tempat-tempat lain. Kita  dapati juga berita-berita tentang perempuan-perempuan yang rusak  akhlaqnya – berzina dan kemudian hamil - dengan lelaki – lelaki asing di  tempat mereka bekerja.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pernikahan, tentu saja, bukan sekedar sarana memperoleh kepuasan  seksual namun melibatkan seluruh fungsi pernikahan yang ditetapkan oleh  Syari’ah dan dituntunkan oleh Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam. &lt;/i&gt;Misalnya  saja, suami adalah pemberi nafkah istri dan anak-anak nya, tapi dia  juga seorang Imam yang harus memastikan kelurusan aqidah dan ibadah  keluarganya. Dia seorang pelindung yang menjaga anak istrinya dari  marabahaya fisik, sekaligus mata air kasih sayang rumah tangga  sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/i&gt;yang selalu bersikap lembut dan penuh cinta kepada anak-anak dan istri-istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Rumah Tangga adalah jalinan hak dan kewajiban kepada Allah Ta’ala dan  jalinan hak dan kewajiban antara suami dan istri. Suami memikul  segerobak tanggung jawab kepada Allah dan kepada istrinya, selain tentu  saja memiliki hak-hak atas istrinya yang tak boleh dilanggar oleh siapa  pun, termasuk oleh si istri sendiri. Demikian pula, seorang perempuan  memikul beban syariah yang luar biasa karena statusnya sebagai istri. Mereka memikul beban tanggung jawab kepada sang suami, sekaligus  memiliki segerobak hak yang dia bisa tuntut dari suami nya dan hak ini  tak boleh dilanggar oleh siapa pun apa lagi oleh suaminya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Bahkan Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/i&gt;pernah  bersabda, “Sesungguhnya seorang istri belum dapat dikatakan telah  menunaikan kewajibannya terhadap Allah sehingga ia telah menunaikan  kewajibannya terhadap suaminya seutuhnya. Dan Jika suami nya  memerlukannya sedangkan pada waktu itu dia sedang berada di atas  kendaraan, maka tidak boleh ia menolaknya” (HR Thabrani)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Lalu bagaimanakah bergudang-gudang hak dan kewajiban ini bisa  tertunaikan dan terpelihara baik bila suami dan istri hidup berjauhan?  Memang ada masa nya ketika perpisahan tidak bisa dielakkan misalnya  ketika berperang atau berdagang dan seorang istri yang baik  didefinisikan dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 34 sebagai “Wanita yang  shalihah adalah wanita yang taat pada Allah dan memelihara diri di  balik suaminya (saat suami tidak ada) oleh karena Allah telah memelihara  (mereka)…&amp;nbsp; ”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Namun selayaknyalah &lt;i&gt;long-distance marriage &lt;/i&gt;tidak dijadikan  norma atau malahan dianggap biasa. Semestinya model rumah tangga seperti  ini justru harus dijadikan keadaan darurat yang memaksa baik suami dan  istri untuk terus berdoa kepada Allah Ta’ala dan berikhtiar untuk segera  berkumpul.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Masalah juga bisa timbul akibat tidak terpenuhinya hak dan kewajiban  masing-masing tadi. Suami dan Istri sama-sama memiliki kebutuhan lahir  dan batin yang bisa muncul setiap saat dan tentu akan sulit terpenuhi  bila berjauhan jarak. Ketika pasangan tidak ada disamping bila tidak  disertai kekuatan iman, bisa jadi tergoda.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Ya, sebagaimana disentuh diatas, kesulitan utama saat jauh dari  pasangan adalah menjaga diri. Hal inilah yang harus ditanamkan pada  masing-masing pasangan untuk menjaga aqidah dan seluruh jiwa dan raga  agar tetap memelihara kesucian dan kehormatan diri dan rumahtangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dibutuhkan komitmen luar biasa besar bagi suami dan istri untuk terus  memelihara diri agar berjalan dalam syari’ah saat terpisah jauh dari  pasangan mereka. Jangan lupa pula untuk memilih lingkungan dan pergaulan  yang baik. Bila istri ditinggal suami, maka pastikan tempat tinggal  istri memang aman sehingga istri juga bisa menjaga diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Selain itu, pasangan harus membuat program komunikasi yang baik.  Jangan berpisah begitu saja. Misalnya jadwal kunjungan yang rutin, baik  si suami yang pulang ke rumah setiap dua minggu sekali, atau si istri yang berkunjung ke kota atau negara tempat suami bekerja.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menjalani &lt;i&gt;long distance marriage &lt;/i&gt;memang ibarat memakan buah  simalakama. Pilihan untuk hidup bersama atau hidup terpisah sama-sama  mengandung resiko yang tak ringan. Maka, yang penting pasangan harus  bisa menetapkan sebuah pilihan ingin membentuk sebuah keluarga seperti  apa. Lalu, mintalah kepada Allah dalam do’a yang sungguh-sungguh agar  bisa membentuk keluarga seperti itu. InsyaAllah do’a yang penuh  keikhlasan akan dikabulkan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Bagi siapapun yang mungkin kini berada dalam kondisi ini, -sedang menjalani LDM, atau baru berkehendak memutuskan ber-LDM- esensi dari semuanya adalah, hidup tetaplah sebuah pilihan. Jikalau memang mungkin teraih seluruh yang kita inginkan, pasti ada salah satu atau bahkan salah dua yang prosentasenya akan menjadi lebih kecil dari yang lain. Yang menjadi target utama adalah, betapa hati dan raga itu sesungguhnya telah terjaga dalam sebuah ikatan yang suci dan halal. Bukankah menikah termasuk dalam ibadah yang sangat bagus untuk disegerakan :-) Tentang jarak yang masih memisahkan, kembali pada kekuatan azzam dan komitmen dari kedua belah pihak. InsyaAllah Rabb, akan menunjukkan jalan dengan kuasa-Nya. Karna bukankah Ia tak akan pernah memberikan masalah tanpa solusi kepada hamba, padahal keadilan dan keseimbangan adalah Maha Sifat-Nya...&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: right;"&gt;&lt;i style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;sumber + nara sumber : teman, sahabat, saudara, berbagai artikel&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-3998306777540954994?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/3998306777540954994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=3998306777540954994' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3998306777540954994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3998306777540954994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/02/long-distance-marriage.html' title='Long Distance Marriage'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1574469033408612510</id><published>2011-02-12T12:11:00.000+07:00</published><updated>2011-02-12T12:11:29.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><title type='text'>.............................</title><content type='html'>Mengertilah....&lt;br /&gt;dalam diamku, aku tak pernah berlari...&lt;br /&gt;Percayalah....&lt;br /&gt;dalam diamku, kuhanya ingin terus merenungi...&lt;br /&gt;sudahkah diri ini menjadi seperti,&lt;br /&gt;yang kuingini sendiri pada insan yang kunanti......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karna mungkin,&lt;br /&gt;hanya waktu yang tahu,&lt;br /&gt;kumasih menjaga hati.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1574469033408612510?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1574469033408612510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1574469033408612510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1574469033408612510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1574469033408612510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/02/blog-post.html' title='.............................'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9070111383448327998</id><published>2011-02-02T16:08:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T16:08:50.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Purple Day</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pernahkah mengalami sesi perkuliahan yang rasanya sudah seperti pesta kostum ? Di mana semua hadirinnya, memakai kostum dan pernak pernik yang identik sama. Itu terjadi beberapa hari yang lalu. Di salah satu jam praktikum di kampusku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tepat seusai maghrib, kumasuki halaman kampus yang sudah mulai penuh celoteh dan lalu lalang para mahasiswa kelas sore sepertiku. Jam pertama ini, adalah praktikum di labotorium A yang letaknya di sebelah selatan gedung utama. Kubelokkan motor kesayangan menuju lahan parkir.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tak begitu mengamati satu per satu, teman - teman sekelas ternyata sudah membentuk semacam gerombolan di dekat pintu keluar lahan parkir. "Pasti sedang membahas tugas", batinku menggumam. Sesaat setelah memastikan motorku terkunci dengan benar, kuhampiri gerombolan mereka. Sambil mengucap salam, dan &lt;i&gt;meringis&lt;/i&gt; khas seperti yang biasa kulakukan untuk menyapa kawan - kawanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Weleh...ungu rekk... janda..janda....", seloroh Hariz, teman sekelas yang paling banyak bicara menurutku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Opo ae to yoo....", kutimpali selorohnya sambil tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tak lama kemudian, datang Ayu, dan disusul oleh Yanti di belakangnya. "Iki dino opo seh? Kok semua cewek2 pada pake ungu?", Pak Soleh ikut bersuara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tanpa sadar, kami para perempuan di gerombolan itu, saling mengamati satu sama lain. Terdiam sejenak, lalu tertawa bersama. Kami baru sadar, kami berlima saat itu, Heny, Cici, Ayu, Nurul, dan aku, memakai baju dengan warna yang sama, ungu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Wah kudu dipoto sek iki engko... jarang2..." Cici menimpali dengan semangat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Iya.. iya... ini tanggal berapa se, kok bisa kita kompakan gini tanpa rencana....Wajib dicatet iki!" Ayu ikut - ikutan tak kalah menggebu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sambil masih tersenyum - senyum gerombolan kami mulai memecah dan membentuk barisan tak beraturan, berjalan menuju laboratorium. Karna beberapa menit setelah itu, sebuah sedan berwarna gelap melintas. Dan kami tahu, itu mobil yang biasa membawa Bu Yeni, dosen praktikum kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di dalam laboratorium, dengan lampu penerangan yang cukup, semakin terlihat &lt;i&gt;ungu - ungu&lt;/i&gt; bertebaran di mana - mana. Terlihat manis dan cantik sekali ( Sejak kapan aku jadi kagum sama warna ini.. hadeehh... &amp;gt;,&amp;lt; ) Kami sengaja duduk menyebar seperti biasa. Biar adil dan merata, begitu kata teman - teman. Mengingat kaum hawa di kelas kami yang hanya 7 gelintir. Tak berselang lama, Bu Yeni masuk kelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Assalamu'alaykum...." seperti biasa, Bu Yeni memasuki kelas sambil menyapa kami dengan tas ransel besar di punggungnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Wa'alaykumsalam..... lho yaaa......." serempak, salam yang seharusnya cukup Wa'alaykumsalam itu, jadi mendapat imbuhan kalimat - kalimat seru dari kami. Dan tahu karna apa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tanpa kami duga - duga, ternyata Bu Yeni juga memakai baju berwarna ungu............... :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9070111383448327998?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9070111383448327998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9070111383448327998' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9070111383448327998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9070111383448327998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/02/purple-day.html' title='Purple Day'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7743759566525944175</id><published>2011-01-27T16:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-27T16:40:11.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Menyapa Senja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Senja tersapu syahdu oleh gelitik pujangga malam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;sesyahdu suasana hatiku detik itu,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;tak pernah aku meminta dan bermimpi tuk kuasai rasa ini&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; namun apa dayaku, saat geliatnya tak bisa kuhindari terus menyelusupi nadi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;aku jatuh hati, semakin dan semakin dalam bersama waktu yang kunanti.......&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7743759566525944175?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7743759566525944175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7743759566525944175' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7743759566525944175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7743759566525944175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/menyapa-senja.html' title='Menyapa Senja'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1977168412475145618</id><published>2011-01-26T17:41:00.000+07:00</published><updated>2011-01-26T17:41:26.523+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intermezo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Intermezo</title><content type='html'>Suatu pagi di tengah hiruk pikuk dan lalu lalangnya manusia pekerja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak tua : "&lt;i&gt;Permisi,mbak.... Saya mau laporan....&lt;/i&gt;" (dengan sangat santun dan sopan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku : (sambil tolah - toleh karena merasa bukan di meja yang seharusnya) "&lt;i&gt;Nggih,Pak... ada yang bisa saya bantu ?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak tua : "&lt;i&gt;Anu mbak......" was..wes..wos...was....wes.....wos.... "Meninggal.....&lt;/i&gt;" (masih dengan sangat santun dan lirih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku : (Innalillahi.. dalam hati) "&lt;i&gt;Maaf, Pak... saya kurang jelas, bisa diulang lagi ?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak tua : "&lt;i&gt;Iya,mbak... anu.... di daerah saya itu.... anu... 4 rumah listriknya &lt;b&gt;meninggal&lt;/b&gt;....&lt;/i&gt;" (masih dengan polos dan lugu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku : $@%$@%@#^%$&amp;amp;#@$^%&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1977168412475145618?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1977168412475145618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1977168412475145618' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1977168412475145618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1977168412475145618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/intermezo.html' title='Intermezo'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2573611186937327537</id><published>2011-01-17T17:17:00.000+07:00</published><updated>2011-01-17T17:17:43.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Sandal Jepit</title><content type='html'>Siapapun orangnya, boleh saja memandang remeh sepasang sandal jepit. Tapi bagiku, sepasang yang dapat dengan mudah dan murah kita dapat itu, punya nilai yang cukup bermakna dalam hari - hariku. Bagaimana tidak, jika pertama kali masuk ruang kerjaku, mereka pula lah yang kucari dulu. Tak tenang dan nyaman rasanya, saat si sepatu lah yang menyelimuti kaki - kakiku ini. Gerah dan, ahh... susah rasanya jika harus kuungkapkan dengan kata - kata. Sekalipun, telah ada surat khusus yang diterbitkan oleh 'Bapak Kepala Sekolah' demi menertibkan pekerja - pekerja yang begitu cinta pada sandal jepit seperti aku ini, tetap saja kehadiran sepasang yang berwarna hitam menawan itu, kucintai dengan setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kuingat jelas. Harganya hanya sepuluh ribu rupiah saja. Entah mungkin masih tergantung mahal bagi harga standart sepasang sandal jepit. Tapi toh cukup sepadan dengan jauhnya jarak yang harus kutempuh untuk bisa mendapatkannya. Hehe.. sandal jepit yang sedari tadi kuceritakan ini, adalah satu dari sekian barang yang aku beli dengan sengaja saat berlibur ke Pulau Dewata beberapa bulan yang lalu. Warnanya yang hitam tlah cukup membuatku terpikat untuk tatapan yang pertama. Selain karena memang itu salah satu warna favoritku, sandal berwarna gelap juga tak merepotkan. Karna tentu saja, tak akan begitu terlihat saat tubuhnya telah kotor dan waktunya dicuci (alibi orang yang malas mencuci sandal :-p )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat waktu sholat tiba, sepasang sandal jepit adalah salah satu barang yang paling dicari - cari. Sandal jepitku nan cantik itu pun, pernah dipinjam oleh seorang teman untuk berangkat sholat Jumat. Entah apa yang dipikirkan siapapun yang melihat, saat ada seorang lelaki berpawakan tinggi besar melenggang santai di atas sepasang sandal jepit hitam yang menampakkan aura anggun dan cantik. Ah.. kebutuhan dan keterdesakan memang sering membuat orang tak peduli lagi tentang cara berfikir yang normal dan sehat :-D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di musim hujan seperti sekarang ini, kehadiran sandal jepit menjadi semakin berarti. Demi menghindarkan kaki - kaki dari jamur hingga bau tak sedap karena sepatu atau kaos kaki yang basah. Ya, sandal jepit yang selalu kita injak - injak dan bahkan tak pernah lebih tinggi dari mata kaki kita ini (kecuali jika dipakai untuk melempar kucing atau maling), ternyata juga peduli akan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja aku membawa - bawa si sandal jepit dalam celoteh di ujung hariku ini. Bukan hanya tuk mengenalkannya pada masa, tapi juga tuk ingatkan diriku sendiri dan kita semua, bahwa tak ada sesuatu sekecil apapun, yang boleh dan bisa kita pandang sebelah mata saja. Apapun itu, tak akan bernilai sia - sia jika kita pandai melihat sisi manfaatnya... :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2573611186937327537?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2573611186937327537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2573611186937327537' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2573611186937327537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2573611186937327537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/sandal-jepit.html' title='Sandal Jepit'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1529313228275098662</id><published>2011-01-14T16:03:00.000+07:00</published><updated>2011-01-14T16:03:12.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Kapan</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Nanti ya... nanti..... saat nyanyian semangatku s'lalu bisa bangkitkanmu dari lelah dan letihmu...&lt;br /&gt;Nanti ya....nanti..... saat senyumku s'lalu ada menyambut pagi dan mengantar tidurmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti ya....sungguh nanti.... saat tak ada lagi hijab antara ku dan dirimu......&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1529313228275098662?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1529313228275098662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1529313228275098662' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1529313228275098662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1529313228275098662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/kapan.html' title='Kapan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-880004262001804824</id><published>2011-01-13T16:27:00.001+07:00</published><updated>2011-01-13T16:32:41.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nada'/><title type='text'>Hidup Ini Indah</title><content type='html'>&lt;div id="title" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Hidup Ini Indah &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="artist" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://74.54.135.2/ref.php?artist=D%20E%20W%20A&amp;amp;src=wa" target="_blank"&gt;D E W A&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="artist" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="lyrics" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Matahari..menyinari seisi bumi …&lt;br /&gt;Seperti Engkau...&lt;br /&gt;Menyinari… roh didalam jasadku ini…&lt;br /&gt;Selamanya… seperti hujan  ….&lt;br /&gt;Kau basahi jiwa yang kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;Hidup ini indah….bila ku  selalu….&lt;br /&gt;Ada disisiMu setiap waktu….&lt;br /&gt;Hingga aku hembuskan nafas..&lt;br /&gt;Yang  terakhir…dan kita pun bertemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau… bagai udara yang kuhirup&lt;br /&gt;Disetiap  masa.. Engkaulah darah&lt;br /&gt;Yang mengalir dalam nadiku....**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkanlah  slalu… salahku&lt;br /&gt;Karna Kau memang pemaaf&lt;br /&gt;Dan aku hanya … manusia...  **&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.. Hanya Kau dan aku..dalam awal dan akhir..&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="lyrics" style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="lyrics" style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="lyrics" style="text-align: left;"&gt;Sudah tiga hari ini, playlist di winampku &lt;i&gt;ndak&lt;/i&gt; update. Entah karena memang sengaja, atau males cari - cari lagu lagi. Actually, sudah sejak dulu aku suka lagu - lagunya Dewa. Mulai jaman masih ada Ari Lasso sampe sekarang. Nah, lagu yang liriknya muncul di awal tadi, salah satu dari sekian yang mendapat perhatianku lebih. Mulanya, sempat tertipu memaknakan isi lagu ini. Ternyata intisarinya jauh lebih dalam dan sakral dari yang aku kira. &lt;/div&gt;&lt;div id="lyrics" style="text-align: left;"&gt;Dan tentu saja benar, jika kita mau dan bisa menyadarinya, hidup ini memang sangatlah indah, kawan...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-880004262001804824?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/880004262001804824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=880004262001804824' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/880004262001804824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/880004262001804824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/hidup-ini-indah.html' title='Hidup Ini Indah'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9032008536548438391</id><published>2011-01-12T18:02:00.000+07:00</published><updated>2011-01-12T18:02:48.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Just the Way I am</title><content type='html'>Tak ada yang lebih indah selain menjadi diri kita sendiri. Tampil apa adanya, tanpa ada rasa takut terlihat buruk, tanpa perlu menutup - nutupi segala cela, dan tak selalu harus ingin terlihat sempurna. &lt;br /&gt;Sulitnya menjadi pribadi yang bisa jujur dan menghargai dirinya sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang kawan yang pernah berujar padaku, "&lt;i&gt;Manusia itu seperti gunung ya,Ge...&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Maksudnya&lt;/i&gt;?"&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Iya, coba kamu perhatikan gunung dari kejauhan, tak selalu nampak seperti sosoknya saat kita telah begitu dekat, kan?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, aku baru tersadar. Benar. Manusia itu sulit, bahkan mungkin tak bisa sama sekali kita tebak atau terka pribadinya. Tampak luar bisa saja terlihat begitu rapuh, tapi ternyata garang kekuatannya melebihi seorang&lt;i&gt; samson&lt;/i&gt;. Yang sekilas mata terlihat begitu menyeramkan pun, ternyata nyalinya mudah dikalahkan hanya dengan beberapa &lt;i&gt;hembusan badai&lt;/i&gt; saja.&lt;br /&gt;Kita memang tak akan mungkin bisa benar - benar tampil apa adanya. Karena tetap, pasti ada bahkan harus, satu..dua..atau beberapa hal yang hanya boleh kita ketahui sendiri. Rasa malu pun merupakan sebagian dari iman, bukan? Tapi setidaknya, kita harus terus belajar untuk jujur dengan keadaan diri kita yang sebenarnya. Karna kejujuran tadi, adalah langkah awal bagi seseorang untuk menghargainya dirinya sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;~yang masih dan terus belajar&lt;/i&gt;~&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9032008536548438391?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9032008536548438391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9032008536548438391' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9032008536548438391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9032008536548438391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/just-way-i-am.html' title='Just the Way I am'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2293018713218566732</id><published>2011-01-11T17:03:00.000+07:00</published><updated>2011-01-11T17:03:46.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Main sama Ikanku</title><content type='html'>Mungkin ada yang tanya kenapa tiba - tiba halaman ini jadi dihuni juga sama 5 ekor ikan, hehehe.... (&lt;i&gt;pede banget yak!&lt;/i&gt; :-D) Kalo ndak ada yang tanya, ya... anggap aja ini sebuah perkenalan atau pengumuman :-)&lt;br /&gt;Sudah lama sekali sebenarnya, aku &lt;i&gt;pengen&lt;/i&gt; punya ikan pribadi (halah!) Maksudnya pribadi, ikan - ikan tadi bisa aku nikmati secara pribadi dan ekslusif. Bukan dinikmati dalam bentuk masakan bakar atau goreng, tapi sepertinya akan terasa begitu asyik, memandangi warna warni mereka yang bermain - main dalam aquarium kecil yang akan kutaruh di sudut kamar tidurku nanti. Aquarium bulat, tak terlalu besar, yang berhias batu - batu karang kecil dan beraneka hiasan laut, dilengkapi dengan lampu dan buih - buih. Aih... pasti cantik sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi niat itu hingga hari ini belum bisa terwujud, demi kekhawatiranku akan nasib ikan - ikan kecil nan cantik itu nantinya. Takut &lt;i&gt;ndak&lt;/i&gt; terawat, dan akhirnya berakhir&lt;i&gt; mengapung&lt;/i&gt; entah karena aku kelupaan memberi makan, atau lupa ganti air tempat mereka berenang - renang.&lt;br /&gt;Dulu sekali, keluargaku pernah punya aquarium besar. Dan penghuninya hanya seekor ikan berdahi "&lt;i&gt;nonong&lt;/i&gt;". Kalau bukan karena &lt;i&gt;ketelatenan&lt;/i&gt; bapak, aku tak yakin si dahi "nonong" ini bisa bertahan begitu lama. Tak jarang kami sering melewati waktu bersama, ngobrol tentang apapun, di ruang keluarga sambil sesekali memandangi si dahi "nonong" ini. Asik dan indah memang, mengamati dan menikmati gerak - gerik si ikan. Belum lagi, antusiasnya saat ada jari atau tangan siapapun yang mendekat. Pasti langsung dikira sang tuan akan memberi makan. Dan tahukah kawan, perpisahan kami dengan si dahi "nonong" ini cukup tragis. Bukan karena dia sakit atau bapak kelupaan memberi makan, tapi malang nasib si dahi "nonong" yang akhirnya berakhir di penggorengan. Entah kenapa, tiba - tiba bapak memutuskan untuk memberikan ikan ini pada tetangga depan rumah. Dan ternyata tanpa kami duga, yang terjadi justru adalah pembunuhan berencana itu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah, keinginanku untuk punya ikan pribadi itu, terwujud dulu di &lt;i&gt;rumahku&lt;/i&gt; ini. Walau akhirnya tidak benar - benar menjadi ikan pribadi seperti yang aku ingini. Karena siapapun nanti, bisa bermain bersama mereka ^_^ Sepertinya untuk memelihara ikan pribadi, aku harus menunggu sampai ada seseorang yang &lt;i&gt;telaten&lt;/i&gt; dan perhatiannya seperti bapak, biar ikan - ikan itu nanti, tidak mati sia - sia di tanganku....... :-D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2293018713218566732?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2293018713218566732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2293018713218566732' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2293018713218566732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2293018713218566732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/main-sama-ikanku.html' title='Main sama Ikanku'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7668361133857328420</id><published>2011-01-11T08:16:00.000+07:00</published><updated>2011-01-11T08:16:12.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Celoteh Pagi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku, bernyanyi dalam diam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mencoba tuk pecahkan sunyi hati yang lembam...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Biar mereka menari walau kesepian,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;si hati hanya ingin terus bercinta dengan mimpi dan harapan&lt;/span&gt;....&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, entah mengapa kita begitu menikmati kesendirian. Mencoba bermain peran tunggal penguasa dunia tanpa satu pun figuran. Kita bebas melakukan apa saja. Tertawa, menangis, berteriak, merintih, marah semuanya bisa lahir tanpa paksaan. Ketika dunia saat itu milik kita, ketika dunia kala itu dalam genggaman kita, dan ketika dunia di waktu itu hanya tersenyum untuk kita. Aih... amboi.. indahnya....&lt;br /&gt;Dan tahukah kawan, semua keindahan itu hanya ada dalam dunia yang mampu kita ciptakan sendiri. Dunia itu adalah, imajinasi........&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7668361133857328420?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7668361133857328420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7668361133857328420' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7668361133857328420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7668361133857328420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/celoteh-pagi.html' title='Celoteh Pagi'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4566568983988025520</id><published>2011-01-10T15:06:00.001+07:00</published><updated>2011-01-10T18:57:12.783+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Sekecap Sapa</title><content type='html'>Assalamu'alaykum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, kalender duduk di samping layar monitorku sudah berkata, "ini 2011". Tergelitik juga melihat arsip blog di 2010, berhenti di angka 16 saja. Pertanda apakah ini?&lt;br /&gt;Hehehe.. tak bisa kuingkari, produktivitas menulis di tahun lalu sepertinya memang banyak berkurang. Karena apa? Ah... Pasti alasan - alasan klise yang selalu dibawa - bawa untuk membela diri. Tak penting semua alasan - alasan itu, yang jelas, aku ingin si 'tembhemz' ini bisa melangkah lagi melewati angka 16 itu. Tentunya juga bisa terus saling membagi cerita, warna, dan hikmah tentang perjalanan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekecap sapa ini sepertinya memang cenderung judul yang agak dipaksakan. Karena sesungguhnya, aku tak hanya ingin menyapa sekecap saja. Biarlah sekecap itu hanya terasa di awal. Tapi aku ingin bercerita, sungguh aku ingin berkisah, tentang dunia baruku, dunia yang pernah aku tinggalkan, namun kini kucoba beranikan diri memasukinya kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya,benar. (memang siapa yang menebak :-P) Aku sudah berhasil mencoba merebut kembali status yang sempat aku tanggalkan sendiri dari bahuku beberapa tahun silam. Kini aku resmi kembali menyandang status sebagai seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota kelahiranku. Jika ditanya jurusan apa, bisa dibilang aku memutuskan untuk kembali ke jalan yang benar (entah benarnya benar - benar salah apa benar - benar ngawur :-D) Setelah sempat menjajal dunia baru di perguruan tinggiku sebelumnya, aku memutuskan untuk berkecimpung lagi dengan &lt;i&gt;tetek bengek&lt;/i&gt; yang berbau teknik itu :-)&lt;br /&gt;Aku ingin belajar. Hanya itu yang tertancap kuat demi menyulut keberanian di awal - awal langkahku. Sekalipun harus memulai semuanya dari awal lagi, tak mengapa. Toh, ternyata aku punya banyak kawan senasib yang semangat dan kekuatan tekadnya membuatku tak pernah surut. Nanti, akan aku ceritakan beberapa di antara mereka yang kukenal baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan, bahkan mungkin seluruh teman - temanku menuntut ilmu ini adalah para pekerja di pagi harinya. Mulai dari guru, karyawan jasa pengiriman barang, sales marketing dealer motor, pegawai kantor kelurahan, hingga karyawan sebuah&amp;nbsp; perusahaan rokok di kotaku. Mereka ini ada dalam sekian jumlah orang&amp;nbsp; yang memutuskan menjadi 'kupu - kupu malam', setelah hari menggilas waktu dan lelah mereka. Bukan hal yang mudah, sungguh bukan. Terlebih bagi mereka yang sudah berkeluarga dan dinanti putra putri kecilnya di rumah. Sebut saja Mas Ali dan Mas Arif. Salah dua dari beberapa kawan lain yang juga sudah berkeluarga di kelas kami. Mereka rela menempuh lebih dari 30 kilometer, melupakan lelah yang mereka rasakan sehari tadi, menahan hasrat untuk bermain - main bersama buah hati, demi mendatangi gedung bertingkat ini dan berniat untuk mendulang ilmu. Dan itu mereka jalani setiap hari, lima kali dalam seminggu. Nyaris tak pernah kudapati mereka absen / bolos kuliah. "Biar kehidupan lebih baik...." begitu rata - rata jawab mereka saat kutanya kenapa memutuskan untuk melanjutkan kuliah.&lt;br /&gt;Ada lagi, Mbak Heny namanya. Perempuan berwajah manis dan selalu ceria ini adalah seorang pengajar di sebuah sekolah negeri di kotaku. Mbak Heny inilah pahlawan absen, tugas - tugas, fotocopy, dan info - info lain tentang perkuliahan. Tanpa pamrih, dia selalu menginfokan kepada kami teman - teman sekelasnya via sms, mengenai apapun yang terjadi di kampus, termasuk siapa dosen yang tidak mandi hari itu (hehehe.. yang terakhir ini bercanda :-P) Belakangan, aku baru tahu. Perempuan enerjik ini, ternyata sudah bersuami. Semakin salut aku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum hawa lainnya, ada Yanti, Feri, Ayu, Cici, dan Christin. Kelimanya belum menikah, termasuk aku sendiri tentunya :-) Dan dari 7 perempuan di kelasku, sepertinya aku dan mbak Heny lah yang bisa dibilang paling berumur, hehehe... &lt;br /&gt;Kami sekelas ada 40 orang lebih. Tapi tak selalu semuanya hadir saat perkuliahan. Dan dari jumlah itu, masih baru beberapa nama saja yang mampu kuingat. Selebihnya, hanya sesungging senyum yang terlempar saat kami tak sengaja bertemu atau berpapasan di jalan. Dan sejauh ini, jika sudah boleh dan pantas aku berpendapat, aku merasa sangat nyaman dengan teman - temanku yang baru ini. Syukurku pada Allah, t'lah memberiku lagi banyak teman dan saudara. Teman - teman yang slalu bisa hadirkan warna berbeda setelah penat seharian menyerang bersama rutinitas yang terkadang sangat menjemukan. Bersama mereka lah, tawa dan keceriaan itu bisa tiba - tiba hadir walau hanya dari celoteh - celoteh kecil yang tak sengaja dilontarkan salah satu teman kami yang kocak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman - teman yang tak bisa kusebutkan namanya satu per satu (karna memang belum hafal :-P), mereka lah yang kini ikut mengisi kisah dalam hari - hariku. Bahkan mungkin nanti, akan tampil eksklusif ceritanya di halaman - halaman selanjutnya, tunggu saja :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4566568983988025520?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4566568983988025520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4566568983988025520' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4566568983988025520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4566568983988025520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2011/01/sekecap-sapa.html' title='Sekecap Sapa'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5270462229727584992</id><published>2010-12-16T15:42:00.003+07:00</published><updated>2011-01-10T16:29:36.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Kalau Suamiku, sih....</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cmikibill%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cmikibill%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cmikibill%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-size: 24pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Suamiku ke luar &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; lagi. Terpaksa deh nggak belanja ke pasar, nunggu tukang sayur aja yang biasa beredar di komplek. Waduh! Ibu-ibu, para tetanggaku udah pada ngumpul. Bakalan seru nih. Mereka tengah mengelilingi gerobak sayur yang berhenti tak jauh dari rumahku. &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Percakapan nggak penting pun meramaikan suasana pagi. Biasalah ibu-ibu...&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Mbak, suaminya ke luar kota lagi ya??&lt;/i&gt;" tanya seorang tetanggaku padaku saat&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; aku baru saja mengucapkan salam pada mereka. Rata-rata tetanggaku masih muda juga, nggak jauh usianya dariku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kalau saya sih, kalau suami saya lagi keluar kota, bawaannya tuh pingin tau aja dia lagi di mana, lagi ngapain...&lt;/i&gt;" &lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;sahut seorang tetanggaku tiba-tiba.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Suami mbak suka nelfon nggak?&lt;/i&gt;" tanya seorang tetanggaku yang lain padaku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Duh, ibu-ibu sukanya ngurusin orang lain aja deh, gumamku dalam hati. Aku sih hanya bisa tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kalau suami saya nih ya... " kata tetangga depan rumahku, "Mesti diingetin dulu sebelum berangkat . Ntar kalo udah nyampe telfon ya..?&lt;/i&gt;" Gitu... Kalo nggak diingetin bisa nggak ada kabar sampe pulang lagi ke rumah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Iya memang... mereka nyantai aja, tapi kita yang khawatir di rumah.&lt;/i&gt;" sambung yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Dalam hati, kalau suamiku sih... tiap ke luar kota tujuannya jelas, bagian dari pekerjaannya. Jadi gimana mau khawatir? Emang sih dia nggak pernah nelfon aku untuk ngasih tau dia sedang apa. Tapi cukup hanya dengan miscall aku, aku tahu kok dia ngapain aja.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Tiap pagi jam 3 dia miscall, tanda dia udah bangun, mau sholat malem. Jam 5 miscall lagi tanda dia udah sholat subuh, mau ngaji. Miscal Jam 7 tandanya dia udah makan, udah siap mau beraktivitas. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Miscall jam 12 tandanya dia mau sholat zhuhur trus makan siang. Miscall jam 3 sore tandanya dia mau sholat ashar. Miscall jam 6 tandanya dia mau sholat maghrib dan diam di masjid sampe isya. Jam 8 malam dia miscall lagi tanda dia udah makan malam. &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Kalau deringnya lama tandanya dia mau ngobrol sama aku atau anak-anak. &lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Kalau nggak, ya berarti dia capek banget, mau langsung tidur.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kalau suami saya itu ada lucunya juga... &lt;/i&gt;" kata tetanggaku yang sedang memilih2 sayur bayam,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kadang-kadang tengah malem dia nelfon ke rumah, cuma mo bilang selamat tidur aja. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Hi hi...&lt;/i&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Wah, Kalo suami saya sih, suka nggak sensi. Kalo saya nelfon bilang lagi kangen sama dia, dia cuma bilang 'besok juga aku pulang' Mbok ya bilang kangen juga gitu lho. Nggak sensi deh, nggak romantis!&lt;/i&gt;" gerutu seorang tetanggaku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kalau suami mbak? Romantis nggak?&lt;/i&gt;" tanyanya padaku.&lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;Walah?! Aku hanya tertawa kecil, lebih sibuk memilih ikan daripada ikut nimbrung percakapan mereka.&lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Eh jangan salah. Jeng ini suaminya romantis buanget.&lt;/i&gt;" bela tetangga sebelah rumahku lagi.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;Lha?! Aku jadi bingung. Kok malah dia yang lebih tahu.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Pernah nih...&lt;/i&gt;" lanjutnya, "&lt;i&gt;Pagi-pagi Jeng ini bikin kopi anget. Suaminya lagi duduk - duduk di depan rumah. Saya lagi nyapu halaman. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Abis diminum sedikit sama suaminya, dia minta Jeng ini nyicipin. Ternyata kopinya itu pahit, lupa dikasih gula. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Tapi gelasnya langsung ditarik sama suaminya. Tau nggak kata suaminya? Katanya gini... 'Udah nggak papa, abis dicicipin dinda tadi, langsung manis tuh..' Gituuu...&lt;/i&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Waaa?! Semua orang memandangku... rasanya wajah ini sudah memerah jambu. Tapi aku jadi inget kejadian sore itu. Hi hi hi. Lucu juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Waduh waduh... nggak nyangka lho mbak.&lt;/i&gt;" komentar tetanggaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Makanya jangan kayak nuduh suami orang nggak romantis gitu dong.&lt;/i&gt;" sahut &lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;tetanggaku yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Kalo suami saya mah jauh dari romantis. Kalo saya lagi pusing, pinginnya kan dimanja, dipijetin. Eee.. ini malah disuruh minum obat. Kalo nggak ada, beli sendiri ke warung..&lt;/i&gt;" gerutu seorang tetanggaku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;"Y&lt;i&gt;ah betul atuh. Kalo pusing mah minum obat, masa minum racun!&lt;/i&gt;" sahut si akang tukang sayur yang ternyata mengikuti perbincangan pagi itu. Tawa ibu-ibu pun menyambut ceplosannya. Aku jadi ikut ketawa juga. Tukang sayurnya ikut-ikutan aja deh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Pikir-pikir, Kalo suamiku sih... kalo nemenin belanja, selalu ngangkatin barang - barang belanjaan. Kalo aku masak pagi - pagi untuk sarapan, dia pasti nemenin aku duduk di ruang makan walaupun sebenernya dia masih ngantuk, nggak tega katanya kalo aku sendirian di dapur. Kalo aku lagi males nyetrika, dia bilang 'Udah besok aja', padahal baju itu mo dipake besok itu juga. Emang sih dia nggak bantuin nyetrika. Tapi aku kan jadi nggak beban.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Tapi apakah suamiku romantis, aku masih ragu... Pernah suatu kali saat suamiku berada dalam perjalanan ke luar kota. Aku lagi iseng nih ceritanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Aku sms dia, "&lt;i&gt;Abang, malam ini gelap ya? Oh iya, kan bulannya lagi ke luar kota.&lt;/i&gt;" &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Dan tak berapa lama dia membalas, "&lt;i&gt;Nggak ada bulan tuh disini, Nda. Gelap juga, sama...&lt;/i&gt;" He he he... ternyata dia nggak ngerti maksudku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Tapi ah, ngapain aku pikirin. &lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK" style="color: black;"&gt;Romantis gak romantis, tetep cinta kok. Tiba-tiba hp-ku berbunyi di kantong gamisku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Wah, ada sms ya, Jeng? Pasti dari suaminya...&lt;/i&gt;" goda tetangga sebelah rumahku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Iya... tadi pagi saya sms nanyain gimana pagi di sana. Ini pertama kalinya dia datang ke kota itu.&lt;/i&gt;" jawabku sambil membaca apa yang tertulis di layar hp-ku itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Apa jeng katanya?&lt;/i&gt;" usik tetanggaku yang penasaran melihat aku tersenyum geli.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;i&gt;Nggak penting kok.&lt;/i&gt;" jawabku sambil memasukkan semua belanjaanku ke dalam plastik dan membayarnya. "&lt;i&gt;Yuk, ibu-ibu... assalaamu'alaykum....&lt;/i&gt;" aku pun pamit pulang ke rumah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;Hmmm, masih dengan senyuman ini... tak bisa hilang kata-kata yang terbaca di layar hp itu dari benakku, jawaban saat kutanya keadaan pagi di kota tempat ia sedang berada.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black;"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dinda sayang... bagaimana hari bisa pagi di sini, sementara matahari terbit di mata dinda&lt;/i&gt;...&lt;/b&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="ES" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;-repost, sumber : eramuslim.com- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5270462229727584992?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5270462229727584992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5270462229727584992' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5270462229727584992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5270462229727584992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/12/kalau-suamiku-sih.html' title='Kalau Suamiku, sih....'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6134776431244439217</id><published>2010-11-03T16:15:00.002+07:00</published><updated>2010-11-03T17:22:59.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Indahnya Belajar Menjadi Dewasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu dan usia itu berbanding lurus. Perjalanan salah satunya, akan saling&lt;br /&gt;mempengaruhi satu sama lain. Semakin berlalunya waktu, di situ pula lah&lt;br /&gt;bilangan usia akan bertambah. Manusia pasti akan menjadi tua. Itu hukum alam&lt;br /&gt;yang mutlak.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan kedewasaan ? Satu variabel kehidupan yang ternyata tidak&lt;br /&gt;bisa disikapi serupa dengan waktu dan usia. Tak salah memang, ungkapan bahwa&lt;br /&gt;kedewasaan itu adalah sebuah pilihan. Karna usia dan waktu, adalah sesuatu&lt;br /&gt;yang pasti mengalir dan terjadi dalam kehidupan kita. Tapi untuk menjadi&lt;br /&gt;seseorang yang dewasa, tiap manusia itu sendirilah penentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedewasaan bagiku adalah pencapaian yang tidak pernah mengenal akhir. Dia&lt;br /&gt;adalah serangkaian dari proses demi proses, bagaimana seseorang menghadapi&lt;br /&gt;setiap masalah, cobaan, dan ujian dalam perjalanan hidupnya. Dewasa itu adalah&lt;br /&gt;saat seseorang harus memutuskan memilih antara dirinya atau sekitarnya. Dewasa&lt;br /&gt;adalah saat kau dihadapkan pada sebuah kondisi yang mengharuskanmu berkata&lt;br /&gt;tidak walau itu tak seperti suara hati kecilmu. Dewasa adalah saat kau harus&lt;br /&gt;memaksa dirimu tertawa, sekalipun hati itu memaksamu menangis. Lalu apakah&lt;br /&gt;untuk menjadi dewasa kita harus selalu mengingkari diri sendiri?&lt;br /&gt;Di awal mungkin akan tampak seperti sebuah pengingkaran, tapi itulah ajaibnya&lt;br /&gt;sebuah kedewasaan. Manisnya baru akan terasa saat waktu telah benar - benar&lt;br /&gt;mampu membuka mata dan hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, aku belajar sekali lagi tentang bagaimana sulitnya untuk menjadi&lt;br /&gt;dewasa. Menentukan pemenang dari peperangan antara ego dan akal sehat. Dan di&lt;br /&gt;saat seperti itu, kata kunci yang harus selalu diperjuangkan adalah, kebaikan&lt;br /&gt;bersama. Bukan sekedar kebaikan dan pemenuhan kehendak diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Teruntuk seseorang yang telah turut menginspirasiku, terima kasih t'lah membuatku mengerti sekali lagi. Bahwa tak selamanya yang menjadi kehendak kita itu, harus terwujud seluruhnya. Tanpa kita tahu, entah kapan... yang tidak terwujud tadi, akan hadir dalam rupa yang lebih baik dan tentunya di waktu yang lebih tepat dan indah... Percayalah.... :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;~yang masih dan terus belajar~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6134776431244439217?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6134776431244439217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6134776431244439217' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6134776431244439217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6134776431244439217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/11/indahnya-belajar-menjadi-dewasa.html' title='Indahnya Belajar Menjadi Dewasa'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2274360743994153175</id><published>2010-11-02T14:10:00.000+07:00</published><updated>2010-11-02T14:13:17.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>HUJAN</title><content type='html'>Entah sejak kapan aku mulai begitu menyukai hujan. Kehadirannya selalu memberi warna berbeda di hatiku. Sebuah siklus pengendali dan penyeimbang alam yang diciptakan oleh Tuhan dengan begitu sempurna. Coba kita bayangkan, bagaimana jika tak ada hujan. Berawal dari sumber dan mata air yang akan kekeringan dan tentu berdampak pada ekosistem di sekitarnya. Tapi belakangan, hujan yang aku cintai ini justru membawa bencana. Kehadirannya yang semakin tak menentu dan lebih sering 'jatuh' begitu berlebihan, membawa duka tersendiri bagi beberapa lokasi di negeri ini. Ya, banjir. Namun benarkah banjir itu terjadi murni karna kesalahan sang hujan yang  turun tak kunjung henti? Lalu bagaimana dengan ulah manusia yang membuang sampah sembarangan, menggunduli dan mengeksplorasi hutan - hutan lindung, hanya untuk memenuhi nafsu mereka?&lt;br /&gt;Mungkin ini adalah sebuah statement pembelaanku, agar sang hujan yang aku cintai tak menjadi yang semata - mata disalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlama - lama memandangi hujan dari balik jendela, adalah salah satu cara yang paling sering kulakukan. Setiap rintiknya yang jatuh menyapa bumi, seakan membawa sebuah kisah, pergi ke mana saja ia sehari ini. Rintik - rintik tadi pun begitu ikhlas dan pasrah melepas semua bebannya ke dalam pelukan sang bumi. Menyatu dan melebur seirama, penuh dengan harmoni. Di waktu suka, hujan mampu menambah semangat di hatiku. Menyirami benih - benih kebahagiaan, agar semakin tumbuh subur. Di waktu luka dan duka, hujan dengan kesejukannya, membawa semacam penenang yang meredam segala emosi dan keresahan yang singgah dalam hati.&lt;br /&gt;Dan baru kemarin, aku menemukan sebuah cara unik untuk berekspresi. Khususnya bagi mereka yang ingin melepas semua gundahnya tapi malu dan tak tahu harus bagaimana.&lt;br /&gt;Kuambil kontak motor tersayang. Lalu kukendarai ia, melaju di tengah derasnya hujan. Dan hanya ditengah derasnya hujan, kau bisa menangis sesuka hatimu, tanpa ada seorang pun yang tahu.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2274360743994153175?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2274360743994153175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2274360743994153175' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2274360743994153175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2274360743994153175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/11/hujan.html' title='HUJAN'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-105359511354989618</id><published>2010-08-22T23:35:00.002+07:00</published><updated>2010-08-22T23:39:21.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>11st_Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ishtar menyelubung di senyap subuhku,&lt;br /&gt;lalu tanpa permisi... melukis lengkung senyum mu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;~ (masih) dalam rindu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;~&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-105359511354989618?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/105359511354989618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=105359511354989618' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/105359511354989618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/105359511354989618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/08/11stramadhan.html' title='11st_Ramadhan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6224597338284200897</id><published>2010-08-20T09:46:00.003+07:00</published><updated>2010-08-20T10:16:08.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Sajak Kecil tentang Cinta</title><content type='html'>Mencintai angin,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;harus menjadi siul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mencintai air,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;harus menjadi ricik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mencintai gunung,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;harus menjadi terjal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mencintai api,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;harus menjadi jilat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mencintai cakrawala,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;harus menebas jarak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Mencintaimu.........&lt;br /&gt;harus menjelma aku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;~Sapardi Djoko Damono~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6224597338284200897?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6224597338284200897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6224597338284200897' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6224597338284200897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6224597338284200897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/08/sajak-kecil-tentang-cinta.html' title='Sajak Kecil tentang Cinta'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-712917891261296516</id><published>2010-08-18T09:10:00.005+07:00</published><updated>2010-08-18T13:25:51.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>_Menunggu_</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/TGtLEYjliLI/AAAAAAAAAJE/Du0c6w421LU/s1600/waiting.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 308px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/TGtLEYjliLI/AAAAAAAAAJE/Du0c6w421LU/s320/waiting.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506577508073834674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam bilangan hari yang jelas, rindu ini semakin meraja.&lt;br /&gt;Di sini, berteman mimpi yang pernah kita renda, Aku Menunggu.....&lt;br /&gt;#puisikita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-712917891261296516?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/712917891261296516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=712917891261296516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/712917891261296516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/712917891261296516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/08/menunggu.html' title='_Menunggu_'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/TGtLEYjliLI/AAAAAAAAAJE/Du0c6w421LU/s72-c/waiting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6777490167858366616</id><published>2010-08-16T17:01:00.003+07:00</published><updated>2010-08-16T17:12:25.673+07:00</updated><title type='text'>Sebelum Jam 13:00</title><content type='html'>Berbagai warna gurat ekspresi berlalu lalang di hadapku. Tiap langkahnya dipenuhi celoteh rupa - rupa yang seakan ingin bercerita, "Dengarkan... kisahku ini sarat akan makna..."&lt;br /&gt;Mereka membawa mimpi - mimpi itu, erat... sangat erat dalam genggaman. Sekalipun tanpa tahu, ke mana mimpi itu kelak hendak dilabuhkan.&lt;br /&gt;Nafas mereka baru. Terlebih nyali yang terpancar membara dari kedip - kedip sayu pembungkus bola indah berwarna coklat itu. Senyum mereka indah, yang pasti akan menawan sejuta inspirasi dan membawa semangat - semangat yang terus merekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fragmen ini mengantarku kembali pada kisah beberapa tahun silam. Sosok gadis cilik berkuncir, yang melangkah penuh percaya diri di depan seorang lelaki paruh baya. Bersama setumpuk celoteh yang tak lebih adalah pengusir rasa ragu dan takutnya.  &lt;br /&gt;Itulah sosokku, dengan segenap keberanianku (walau lebih sering dipaksakan) diiringi senyum dan semangat percaya langkah - langkah ayah di belakangku.&lt;br /&gt;Sebuah tekad yang memaksaku tuk berani berkata "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayah... Ibu.. sungguh ku tlah berani hidup jauh dari rumah...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di detik ini, di ruang dan waktu yang nyaris membisukanku, aku melihat semua itu jelas di depan mata. Seakan dipertontonkan kembali akan tokoh "aku" di masa lampau. Langkah - langkah itu, celoteh - celoteh itu, senyum bangga yang tersungging di balik kerut paras itu...&lt;br /&gt;Ah... episodemu baru saja dimulai, nak.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Detik - detik menanti pukul 13:00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6777490167858366616?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6777490167858366616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6777490167858366616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6777490167858366616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6777490167858366616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/08/sebelum-jam-1300.html' title='Sebelum Jam 13:00'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7734858832804203326</id><published>2010-06-30T15:56:00.000+07:00</published><updated>2010-06-30T15:58:38.528+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>MARI MENGHIDUPKAN SUNNAH RASULULLAH SAW</title><content type='html'>Apakah kebahagiaan itu? Kebahagiaan adalah ketika seluruh keinginan hati kita terwujud. Namun, siapakah yang mampu memenuhi seluruh keinginan hatinya? Jawabnya, tak seorangpun yang mampu memenuhi keinginan hatinya, karena hanya Allah sajalah yang bisa memenuhi kehendak hati setiap manusia. Oleh karena itu, siapa saja yang menghendaki keinginannya terpenuhi, taatilah keinginan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Allah inginkan dari kita adalah, agar kita menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah. Syarat untuk dapat mencintai Allah adalah dengan mengikuti sunnah (cara hidup rasulullah). Sejauh mana seseorang mampu menghidupkan sunnah, maka sejauh itulah ia akan memperoleh kebahagian. Barangsiapa yang ingin keburukannya diganti dengan kebaikan, maka hiduplah dengan menjalankan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman,”Katakanlah (wahai Muhammad)! Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan menghapus dosa-dosa kalian.” (Ali Imran : 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda: “Tidak beriman seseorang diantara kalian, sehingga hawa nafsunya tunduk mengikuti ajaran yang aku bawa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa menhidupkan sunnahku, sungguh ia cinta kepadaku, dan barangsiapa yang mencintaiku, akan bersamaku dalam jannah.” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa berpegang teguh kepada sunnahku, dikala rusaknya umatku, maka baginya pahala satu orang mati syahid.” (HR Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua umatku akan masuk jannah, kecuali yang enggan.” Para sahabat bertanya,”Wahai Rasulullah, siapakah yang enggan?” Beliau menjawab,”Siapa yang taat kepadaku, maka ia masuk jannah, dan siapa yang ingkar kepadaku, maka sesungguhnya dialah yang enggan!” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunnah rasulullah demikian banyaknya, karena hampir di seluruh aktivitas kita, di situ ada sunnah. Namun ada beberapa aktivitas harian yang sungguh kita tidak bisa menghindar darinya, yaitu makan, tidur dan ke kamar mandi. Alangkah indahnya, jika di seluruh aktivitas yang tidak bisa kita hindari tersebut, kita hidupkan sunnah. Maka yang demikian, akan menjadikan aktivitas-aktivitas itu bernilai ibadah dan akan diberi ganjaran oleh Allah SWT. Selain itu, hidup kita menjadi berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More over,…jika kita ajarkan kepada orang lain tentang sunnah-sunnah ini, kemudian mereka menghidupkannya karena informasi dari kita, maka pahala akan mengalir terus ke kita. Contoh kecil, jika seorang ibu, istiqomah mengajarkan anaknya untuk makan dengan tangan kanan, seraya menjelaskan bahwa itu adalah sunnah, maka jika seumur hidupnya anak tersebut makan dengan tangan kanan, pahala akan terus mengalir kepada sang ibu. Seru ya,..kalau dalam kehidupan dunia kita mengenal MLM maka, untuk urusan akhirat ,kita sebut ini Multi Level Pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAB-ADAB MAKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mencuci tangan di air yang mengalir. So, cuci tangan di “mangkok kobokan” itu nggak nyunnah, jadi kalo ada kran mending kita cuci tangan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika ada, disunnahkan mencicipi garam dengan ujung jari. Fungsinya menghidupkan syaraf-syaraf di mulut kita dan insya Allah dapat menghilangkan 70 penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sebaiknya kita menunggu makanan, bukan makanan yang menunggu kita. Jadi kalau sudah dihidangkan harus segera dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Disunnahkan memakan buah-buahan sebelum makan nasi. Fungsinya melancarkan pencernaan, jadi ada pemanasan dulu sebelum makan yang berat. Itu juga kalau ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jika makanan datang, maka berdo’alah “ Allahumma baariklanaa fiimaa rozaktanaa wakinaa adzaabannaar.” Artinya, “Ya Allah berkahilah pada kami rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Disunnahkan makan berjamaah dalam satu nampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apabila kita lupa membaca doa sebelum makan, maka ucapkanlah. “Bismillahi awwalahu wa akhiru.” Artinya, “Dengan nama Allah pada awalnya dan akhirnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan memakan makanan atau minuman yang masih panas. Karena air yang bertemu dengan tiupan nafas kita akan menghasilkan asam karbonat. Nah asam karbonat ini, jika masuk ke dalam tubuh akan mengganggu kesehatan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tidak disunnahkan makan di atas meja dan duduk di kursi. Sunnahnya duduk di bawah, lipat kaki kiri dan diduduki, sedang kaki kanan menapak di lantai dan paha menempel pada perut. Duduk tegak, tidak bersandar, fungsinya agar makanan dapat turun ke lambung dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Dilarang makan dan minum sambil berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Makan dan minun dengan tangan kanan. Disunnahkan menggunakan tiga jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Apabila minum, pegang gelas dengan tangan kanan dan jari kelingking berada di bawah gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Jika ada lalat pada makanan atau minuman, hendaknya lalat itu ditenggelamkan dengan ujung jari, baru dibuang. Karena lalat membawa penyakit, di sebelah sayapnya dan penawar di sebelah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Mulailah dari yang dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Jangan mencela makanan. Rasulullah melarang mencela makanan. Selama hidupnya beliau tidak sekalipun mencela makanan. Jika suka beliau makan, jika tidak suka tidak beliau makan, tapi tidak pernah mencela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Makan secukupnya. Berhentilah sebelum kenyang. Jika ingin memenuhi perut, maka bagilah menjadi 3, 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman dan 1/3 lagi untuk udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Ketika makan jangan membicarakan urusan dunia, karena itu perbuatan orang yahudi. Dan juga jangan diam, karena itu amalan orang nasrani. Sebaiknya, ketika makan kita sebut kebesaran Allah atau berdzikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Cuci tangan sesudah makan di air yang mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Do’a sesudah makan, “Alhamdulillahiladzi atha’manaa wa saqoonaa wa jaa’lanaa minal muslimiina.” Artinya, “Segala puji syukur bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum dan menjadikan kami dari golongan orang-orang muslim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAB-ADAB TIDUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Sebelum tidur, berwudhulah kemudian shalat dua rakaat.&lt;br /&gt;  2. Diperbolehkan melakukan shalat witir sebelum tidur.&lt;br /&gt;  3. Membaca Al-Qur’an paling sedikit 10 ayat, namun lebih utama lagi membaca surat As-Sajadah dan Al-Mulk, sebab sebuah hadist menyebutkan bahwa Rsulullah tidak akan tidur sebelum mambaca kedua surat tersebut. Hadist lain menyebutkan bahwa barangsiapa membaca surat Al-Mulk setiap malam, maka ia akan diselamatkan dari siksa kubur.&lt;br /&gt;  4. Mengibaskan alas tidur sebelum dihamparkan atau menebah tempat tidur sebelum digunakan, agar makhluk-makhluk yang tak terlihat, yang mungkin bisa menyakiti dapat menyingkir. Semut kecil misalnya. Manfaat lain, agar alas tidur besih tentunya dan nyaman ditiduri.&lt;br /&gt;  5. Niatkan untuk shalat Tahajjud. Jika kita tidak melaksanakan karena tertidur, maka kita akan tetap mendapat pahala shalat Tahajjud tersebut.&lt;br /&gt;  6. Membaca tasbih Fatimah, yaitu Subhaanallah 33 x, Alhamdulillah 33 x, Allahu Akbar 34 x.  Insya Allah akan menghilangkan segala kepenatan setelah beraktivitas di siang hari.&lt;br /&gt;  7. Membaca surat Al Fatihah, Al-Ikhla, Al-Falaq dan An-Nas, kemudian dihembuskan kepada kedua telapak tangan, dan diusapkan keseluruh tubuh. Untuk wajah, gunakan hanya tangan kanan. Hal ini dilakukan sebanyak 3 x.&lt;br /&gt;  8. Bermuhasabah,…yaitu menghisab diri.&lt;br /&gt;  9. Membaca doa sebelum tidur, yaitu “Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut” artinya : Dengan nama Allah aku bangun dan dengan nama Allah aku tidur.&lt;br /&gt; 10. Disunnahkan memakai celak sebelum tidur. Keutamaannya adalah membuat mata cantik, bercahaya dan jika diamalkan secara istiqomah, maka penglihatan mata tidak akan menjadi kelabu.&lt;br /&gt; 11. Sesama laki-laki tidak boleh tidur berdua dalam satu selimut, dan sesama wanita juga tidak boleh tidur berdua dalam satu selimut.&lt;br /&gt; 12. Rasulullah melarang tidur dengan kaki mengarah ke kiblat.&lt;br /&gt; 13. Barangsiapa membaca Al-Ikhlas toga kali, maka pahalanya sama dengan mengkhatamkan Al-Qur’an.&lt;br /&gt; 14. Setelah bangun membaca doa, yaitu “Alhamdulillahil ladzi ahyaanaa ba’da maa amaa tanaa wa ilaihin nusyuur” artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kamimsetelah mati, dan kepadaNyalah tempat kami kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAB-ADAB ISTINJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Sebelum memasuki kamar mandi disunnahkan membaca doa “ Allhumma inni ‘auudzu bika minal khubutsi wal khobaaits” artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.&lt;br /&gt;  2. Memasuki kamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri.&lt;br /&gt;  3. Dianjurkan memakai alas kaki ketika berada di kamar mandi.&lt;br /&gt;  4. Dianjurkan memakai tutup kepala selama berada di kamar mandi. Tapi jangan tutup kepala yang biasa kita gunakan untuk shalat.&lt;br /&gt;  5. Jangan berbicara ketika berada di dalam kamar mandi. Jadi nyanyi2 di kamar mandi itu enggak nyunnah.&lt;br /&gt;  6. Dilarang kencing sambil berdiri. Salah satu manfaatnya, agar najisnya tidak terciprat kemana-mana.&lt;br /&gt;  7. Disunnahkan berdehem tiga kali setelah buang air kecil, agar semua kotoran keluar.&lt;br /&gt;  8. Tidak boleh buang air kecil dan besar dengan menghadap atau membelakangi kiblat.&lt;br /&gt;  9. Tidak diperkenankan menjawab salam ketika berada di dalam kamar mandi.&lt;br /&gt; 10. Dilarang membawa atau membaca lafazh “Allah” atau “Muhammad” atau ayat-ayat AlQur’an ke dalam kamar mandi. Jadi liontin atau kaos-kaos dengan lafazh diatas tidak boleh dipakai ke kamar mandi.&lt;br /&gt; 11. Tidak boleh mandi berdua di dalam kamar mandi kecuali suami istri.&lt;br /&gt; 12. Jangan melihat kemaluan.&lt;br /&gt; 13. Jangan makan dan minum ketika di dalam kamar mandi.&lt;br /&gt; 14. Tidak boleh buang air kecil di tempat air tergenang.&lt;br /&gt; 15. Berhati-hatilah dengan percikan najis, Rasulullah bersabda bahwa kebanyakan siksa kubur disebabkan karena tidak berhati-hati dlam beistinja.&lt;br /&gt; 16. Tekan perut kita ketika buang air besar.&lt;br /&gt; 17. Bersihkan diri setelah buang besar atau kecil.&lt;br /&gt; 18. Keluar dengan mendahulukan kaki kanan.&lt;br /&gt; 19. Doa setelah keluar kamar mandi “Ghufroonaka. Alhamdulillahi ladzii adzhaba annil adzaa wa ‘aa fani” artinya : Aku memohon ampun kepada-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesakitan dariku, dan telah menyehatkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat dan semoga Allah memberi kita kekuatan untuk menjalankan amalan-amalan tersebut. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Ali (ummuali.wordpress.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7734858832804203326?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7734858832804203326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7734858832804203326' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7734858832804203326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7734858832804203326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/06/mari-menghidupkan-sunnah-rasulullah-saw.html' title='MARI MENGHIDUPKAN SUNNAH RASULULLAH SAW'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-954240997726689340</id><published>2010-06-22T15:22:00.006+07:00</published><updated>2010-06-22T18:28:26.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>Aku Pilih Berdusta</title><content type='html'>Anak : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibu... sudah makan&lt;/span&gt; ?"&lt;br /&gt;Ibu    : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudah, dek.. makanlah yang lahap dan kenyang.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;Anak : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bu, kenapa ayah belum juga pulang? Apa ibu sudah telpon ayah, Bu&lt;/span&gt;?"&lt;br /&gt;Ibu    : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Iya.. sudah, dek.. Ayah sedang menyelesaikan kewajibannya di luar kota. Ayah juga titip salam kangen dan sun sayang buatmu...&lt;/span&gt; "&lt;br /&gt;Anak : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi, Bu.. besok adek harus bayar uang sekolah. Apa Ibu ada uang, Bu&lt;/span&gt;?"&lt;br /&gt;Ibu    : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh ya? InsyaAllah ada, Dek... Sudah, makanlah...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;Anak : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bu... kenapa akhir2 ini, adek sering lihat Ibu melamun, Bu? Ibu juga jadi jarang sekali tersenyum. Kemarin Ibu habis nangis ya, Bu? Adek lihat mata ibu merah...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;Ibu    : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibu cuma sedang kangen sama ayah, Dek.. Ibu ga papa kok. Kemaren waktu bersih - bersih kamar, mata ibu kena debu. Jadi merah gitu...&lt;/span&gt; "&lt;br /&gt;Anak : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oooo......&lt;/span&gt;" (sambil meneruskan makan dengan lahap)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita ternyata sangat pandai berbohong saat langkah - langkahnya mulai tak terkendali oleh keadaan. Berbohong demi senyum orang - orang tercinta. Berbohong karna tak ingin terlihat lemah dan kalah. Berbohong, karna kejujuran yang menyakitkan, lebih ia pilih untuk ditelan sendirian....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudah, dek.. makanlah yang lahap dan kenyang ----&gt; &lt;/span&gt;Ketika yang tersisa di meja makan hanyalah sepiring nasi dan sepotong daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Iya.. sudah, dek.. Ayah sedang menyelesaikan kewajibannya di luar kota. Ayah juga titip salam kangen dan sun sayang buatmu...&lt;/span&gt; -----&gt; Detik - detik penantian itu sungguh menyiksa. Bahkan hanya dengan sepatah kata lewat sms atau telpon pun tak kunjung dihadirkan sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh ya? InsyaAllah ada, Dek... Sudah, makanlah... -----&gt; &lt;/span&gt;Ibu akan berusaha mencarinya untukmu, sekalipun harus berjuang mencari pinjaman semalaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibu cuma sedang kangen sama ayah, Dek.. Ibu ga papa kok. Kemaren waktu bersih - bersih kamar, mata ibu kena debu. Jadi merah gitu... ----&gt; &lt;/span&gt;Inilah air mata cinta. Yang akan selalu ibu teteskan dengan ikhlas. Suatu hari, jika kau telah mengenal dan berteman dengan 'cinta', kau akan memahaminya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-954240997726689340?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/954240997726689340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=954240997726689340' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/954240997726689340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/954240997726689340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/06/aku-pilih-berdusta.html' title='Aku Pilih Berdusta'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4505132102437273322</id><published>2010-06-21T12:23:00.003+07:00</published><updated>2010-06-21T12:54:23.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>I Love Monday</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika banyak orang mendengung2kan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I hate Monday&lt;/span&gt;" (termasuk yang juga sering saya lakukan), hari ini saya memilih meneriakkan "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I love Monday&lt;/span&gt;". Mengapa?&lt;br /&gt;Karna pagi tadi langit yang begitu cerah dan biru sudah menyambut dan memaksa bibir ini tuk tersenyum seindah pesona yang dibaginya. Ya, sesederhana itu saja alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit pagi ini sungguh memukau saya. Seakan tak pernah sebelumnya, kecantikan seperti ini terhampar nyata di depan mata. Tanpa sadar, dari atas kuda jantan bermesin 'Ega' tersayang, kepala ini berulang kali menengadah demi curi - curi pandang mengaguminya. Padahal ulah saya itu, sangat berpotensi membahayakan dan mencelakakan diri sendiri bahkan orang lain. Alhamdulillah, Allahu Rabbi masih memberi keselamatan kepada saya dan orang - orang di sekitar saya, hingga tiba di kantor pagi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum selesai kekaguman ini akan indahnya langit, satu lagi kekuasaan Sang Pencipta berhasil 'mengusikku'. Lewat siluetnya yang seakan malu - malu, ia tampilkan sosoknya yang misterius dalam hamparan keangkuhan nan gagah. Ah.. Argopuro... Semakin lengkap sajalah wisata hati pagi ini, yang membuat lisan tak henti - hentinya mengalun tasbih dan tahmid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir - pikir, kenapa ya sindrom &lt;span style="font-style: italic;"&gt;i hate monday&lt;/span&gt; itu begitu mewabah? Padahal, hari itu adalah awal dari hari kita di minggu yang akan berjalan. Kalau di permulaan saja, kita sudah memberi sugesti yang melemahkan, bagaimana mungkin langkah - langkah selanjutnya akan menjadi mudah dan bersemangat ?&lt;br /&gt;Dan itu saya buktikan hari ini. Senin yang "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;aras2-en&lt;/span&gt;", senin yang membosankan, senin yang isinya berharap segera datang waktu tuk pulang, pergi entah ke mana. Bermula dari senyum yang 'dipaksakan' karna cantiknya langit pagi ini, lalu disusul oleh gagahnya siluet sang Argopuro, cukup membuat saya sedikit lebih berani mengatakan "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;I love Monday&lt;/span&gt;". Dan saya pun menikmati hari ini seperti layaknya saya menikmati hari Jumat yang merupakan pertanda waktu berlibur telah tiba. Tak percaya? Buktikan saja.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ya Allah, moga saja saya bisa memeliharanya, tak hanya untuk hari ini. Tapi di Monday - monday yang berikutnya, Amin....) ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*menemani dan mengalun lembut, We Will Not Go Down - Michael Heart&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4505132102437273322?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4505132102437273322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4505132102437273322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4505132102437273322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4505132102437273322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/06/i-love-monday.html' title='I Love Monday'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6062574393755012603</id><published>2010-06-16T17:05:00.003+07:00</published><updated>2010-06-16T17:43:23.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>-muhasabah-</title><content type='html'>Menjadi tua, bukanlah keinginan setiap orang. Dan kita tidak bisa memilih untuk bertahan menjadi muda lebih lama, karna perjalanan usia jelaslah sesuatu yang pasti.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan kedewasaan? Adakah dia berjalan seiring dengan me-nuanya usia? Bisakah seseorang yang terlihat sudah tua, dibilang pula bahwa dia t'lah dewasa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringatku akan seorang sahabat, yang sempat menemaniku melewati kehidupan di kota orang beberapa waktu lamanya. Dia masih muda, sangatlah muda. Terpaut beberapa tahun usianya dariku. Hari - hari pun kami lewati bersama layaknya remaja putri lain yang (katanya) beranjak dewasa. Namun entah, sejauh yang kurasakan berada satu atap dengannya, selalu ada saja dari dirinya yang membuatku tergugah. Entah senyum keceriaannya, ketegarannya, kesabarannya dalam menghadapi setiap masalah yang datang, hingga kegigihannya saat berjuang tuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Yah.. memang tak ada manusia yang sempurna. Tapi setidaknya, dari diri sahabat kecilku itu, kutemukan secercah makna dari sebuah kedewasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh dua tahun. Bukanlah lagi usia yang pas tuk menyebut dirinya 'anak - anak' bukan? Tapi kalaupun hendak dibilang dewasa, benar sudah pantaskah? Jika masalah sepele saja, kadang menjadi bahan uring - uringan seharian. Saat sebuah kata maaf pun, masih begitu sulit terucap atau diberikan pada sejumput kesalahan. Jadi teringat lagi, pada keponakan yang masih berumur 5 tahun, yang terus - terusan menangis dan 'ngambek' berhari - hari, gara - gara sepatu yang diinginkannya tak kunjung terbeli.&lt;br /&gt;Hehehe.. kok jadi merasa masih kanak - kanak kalo gitu ya? :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inginnya dibilang dewasa, biar bisa melakukan ini itu sesuka hati. Supaya tidak dianggap remeh dan selalu menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pupuk bawang&lt;/span&gt; dalam segala 'permainan'. Biar dipercaya dan dianggap ada dalam setiap perhelatan.  Tapi apakah itu saja tujuan seseorang menjadi dewasa dalam hidupnya?&lt;br /&gt;Hummm... ternyat  benar... menjadi tua itu pasti.. tapi menjadi dewasa, adalah sebuah pilihan..... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6062574393755012603?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6062574393755012603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6062574393755012603' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6062574393755012603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6062574393755012603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/06/muhasabah.html' title='-muhasabah-'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1721402936690367454</id><published>2010-04-17T20:12:00.005+07:00</published><updated>2010-04-17T21:22:49.907+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cita dan cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Telaga Hati</title><content type='html'>Ya Rahman... jika Kau perkenankan dia sebagai yang terbaik bagiku,&lt;br /&gt;mudahkanlah langkah ini...&lt;br /&gt;beri kami kekuatan menghadapi setiap uji dan coba,&lt;br /&gt;hingga sang waktu dengan ijin-Mu,&lt;br /&gt;membawa dan menyatukan mimpi kami ke dalam ikatan suci....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika bukanlah dia yang terbaik tuk iringi perjuangan ini,&lt;br /&gt;berkenanlah tuk terangi hati kami dengan cahaya ke-ikhlasanMu..&lt;br /&gt;karna kami percaya, apa yang terlihat baik dan indah bagi kami,&lt;br /&gt;belum tentu begitu sejatinya...&lt;br /&gt;Kebaikan dan keindahan-Mu lah yang jauh lebih mutlak dan hakiki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupasrahkan jalan hidupku pada-Mu Ya Rabbi...&lt;br /&gt;setelah doa dan ikhtiar menjaga hati kulalui&lt;br /&gt;Tetap kokohkanlah perisai hati kami,&lt;br /&gt;tuk menjaga kesucian anugrah-Mu yang telah berkubang di hati ini...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8nEFpCC7ZI/AAAAAAAAAIc/sfz5PDFlBvs/s1600/forBlog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 103px; height: 126px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8nEFpCC7ZI/AAAAAAAAAIc/sfz5PDFlBvs/s320/forBlog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461111624356261266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semua karna kubersyukur, tlah mengenal cinta.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1721402936690367454?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1721402936690367454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1721402936690367454' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1721402936690367454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1721402936690367454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/04/telaga-hati.html' title='Telaga Hati'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8nEFpCC7ZI/AAAAAAAAAIc/sfz5PDFlBvs/s72-c/forBlog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1291570574345842126</id><published>2010-04-16T14:14:00.005+07:00</published><updated>2010-04-16T16:23:01.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>^__^</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8gsJ_0GQSI/AAAAAAAAAIM/U-Z10HDQIyM/s1600/smile.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 242px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8gsJ_0GQSI/AAAAAAAAAIM/U-Z10HDQIyM/s320/smile.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460663098447118626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pernah membayangkan, kita mengidap sebuah penyakit di mana dunia seakan hanya berhias hitam dan putih ? Tak ada warna, tak ada irama, semua berlalu begitu saja. Satu sama lain tak peduli, bahkan mungkin memendam iri dengki. Asal milikku beres, selama urusanku selesai dan tuntas, masa bodoh tentang toleransi.&lt;br /&gt;Penyakit yang sebetulnya sangat sederhana, namun siapa sangka jika dipelihara dapat memicu ketegangan yang siapapun pasti tak mengharapkannya. Siapakah dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus yang lumayan mewabah itu adalah... semakin sulitnya bibir ini menyungging sebuah senyuman. Mengapa saya mengatakan virus, karna memang sifatnya yang menular dan tak kan mampu dihindari oleh mereka - mereka yang antibodi (baca : antihati)nya kurang bagus. Sebenarnya darimana kita bisa selalu memproduksi sang senyum ini ? Apakah cukup dengan menarik bibir ke kanan dan kiri secara simetris? Kalo saya boleh menganalisa dengan keterbatasan dan kesederhanaan saya, sebuah senyum nan indah itu bisa terlahir cukup dengan berbahan bakar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hati yang ikhlas&lt;/span&gt; saja. Ya.. semuanya akan terasa lebih ringan saat dimulai dari hati yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;legowo&lt;/span&gt;. Tanpa tendensi apapun, tanpa mengharap ini itu, murni berjudul ketulusan. Jika ini sudah bisa kita miliki dan terapkan dalam tiap langkah, dijamin... yang namanya muka masam dan kecut akan lari terbirit - birit menjauhi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa senyum? Karna sekalipun begitu kecil dan sederhana, sebuah senyuman terbukti memiliki kekuatan yang luar biasa. Keindahannya mampu luluhkan segumpal amarah dan emosi. Coba bayangkan, betapa damai dan indahnya dunia, jika kita bisa menanamkan sebuah senyuman di setiap penyelesaian segala permasalahan. Tak selalu harus diakhiri dengan pertikaian dan kekerasan bukan? Dengan senyuman pula, terbukti segala keruwetan berfikir bisa teratasi. Tubuh yang lelah karena rutinitas yang mungkin membosankan, jelas perlu sedikit peregangan. Otak yang dipaksa terus menerus berfikir, juga pasti mengalami kelelahan. Sedikit rileks dengan tersenyum, biasanya simpul - simpul keruwetan akan terurai dan kita bisa berfikir lebih jernih. Mungkin ini juga alasan, mengapa senyum dikatakan sebagai salah satu obat dan olahraga yang menyehatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hal penting dari senyuman, yang hingga detik ini juga masih membuat saya terus tersenyum adalah, keberadaannya yang merupakan bukti nyata kehadiran mereka yang terkasih dan berarti bagi kehidupan kita. Senyuman ibunda contoh nyatanya, selalu menjadi inspirasi dan pembakar semangat yang tak pernah tak saya rindukan, ketika saya jauh darinya. Mungkin sama halnya dengan mbak - mbak, mas - mas, kita, dan pembaca semua. Bahwa seukir senyum di wajah indah orang - orang yang terkasih, selaksa pelangi yang hapus air mata langit dan menggores keanggunan di dindingnya.&lt;br /&gt;Maka dari itu, tersenyumlah........... ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1291570574345842126?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1291570574345842126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1291570574345842126' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1291570574345842126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1291570574345842126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/04/blog-post.html' title='^__^'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S8gsJ_0GQSI/AAAAAAAAAIM/U-Z10HDQIyM/s72-c/smile.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-1038796752238661648</id><published>2010-04-05T18:25:00.001+07:00</published><updated>2010-04-05T18:28:20.040+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>Cara Allah Mencinta</title><content type='html'>"&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku mencintaimu karna agama yang melekat padamu, jika kau hilangkan agama &lt;br /&gt;dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu.....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu kata2 imam Nawawi yg sangat menginspirasiku hingga hari ini. Bahwa &lt;br /&gt;keindahan fisik, materi dan apapun yg terlihat mata itu semu adanya. Akan &lt;br /&gt;usang dan sirna seiring berjalannya waktu.&lt;br /&gt;Siapa yg tak suka melihat yg indah2, siapa yg tak gemar berburu yg cantik2, &lt;br /&gt;siapa yg tak mau bergelimang kenikmatan dan kemewahan, tapi apa arti &lt;br /&gt;semuanya jika yang tertinggal hanya kekecewaan saat satu demi satu dari &lt;br /&gt;mereka pergi perlahan, karna ketidak abadiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notes dari seorang sahabat berikut, mungkin bisa mewakilinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;============================&gt;&gt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam Ade mengajukan pertanyaan kepada suaminya, Akang, “Apa yang &lt;br /&gt;membuat Akang memilih saya menjadi isteri Akang? Bukankah saya tidak &lt;br /&gt;lebih cantik dari teman-teman perempuan Akang yang lain?”&lt;br /&gt;Akang yang mendapat pertanyaan itu hanya menyunggingkan senyum tanpa &lt;br /&gt;menjawab sepatah kata pun. Mungkin pertanyaan itu terlalu retoris karena &lt;br /&gt;disampaikan hanya satu hari setelah pernikahan mereka. Akang pun tetap &lt;br /&gt;sibuk menyemir sepatunya untuk kerja esok hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tak puas hanya mendapatkan senyum manis sang suami, Ade pun &lt;br /&gt;mendekati Akang dan mengulangi pertanyaannya. ”Jawab atuh kang, Ade &lt;br /&gt;butuh jawabannya...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tangan Akang yang berlumuran semir warna hitam mendarat mulus &lt;br /&gt;di kiri dan kanan pipi Ade yang putih. Ade tak sempat berkelit dan &lt;br /&gt;hasilnya, wajah Ade pun menjadi cemong. Sesaat kemudian Ade pun ngambek &lt;br /&gt;menekuk wajahnya, bibirnya maju beberapa senti. Jawaban yang &lt;br /&gt;diharapkannya tak keluar sedikit pun dari suaminya, justru tangan Akang &lt;br /&gt;yang berlumuran semir hitam yang mewakili jawaban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat isterinya kecewa dan nyaris meneteskan air mata, Akang langsung &lt;br /&gt;menarik tubuh mungil isterinya itu, mendekapnya erat dan kemudian &lt;br /&gt;menghadapkan wajah isterinya tepat dihadapan wajahnya. Hidung mereka &lt;br /&gt;hampir bersentuhan, hanya beberapa mili saja jaraknya. Ia memberi &lt;br /&gt;isyarat hendak mengatakan sesuatu yang serius, bening air di sudut mata &lt;br /&gt;Ade tertahan tak jadi tumpah. Bak kembang yang baru mekar, wajah Ade &lt;br /&gt;berubah cerah menunggu tak sabar gerangan apa yang akan disampaikan &lt;br /&gt;suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Andai wajah Ade benar-benar hitam sehitam semir ini, Akang akan tetap &lt;br /&gt;mencintai Ade,” kalimatnya terlalu datar, belum membuat senyum Ade &lt;br /&gt;mengembang. Langit di wajahnya masih sedikit mendung, belum sepenuhnya &lt;br /&gt;cerah. Ade hanya menganggukkan kepalanya agak ke atas seolah sedang &lt;br /&gt;bertanya ”lalu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerti isyarat ”lalu?’ isterinya, Akang pun mengeluarkan barisan &lt;br /&gt;kata-kata yang nampaknya sudah lama tersimpan. ”Cinta Akang bukan cinta &lt;br /&gt;biasa”. Ah, lagi-lagi Ade kecewa, ia memalingkan wajahnya sedikit ke &lt;br /&gt;kiri pertanda protes. Mungkin dalam hatinya Ade berkata, ”punya suami &lt;br /&gt;nggak kreatif banget, jiplak Siti Nurhaliza”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Akang pun sebenarnya belum selesai. Kalimat ”cinta Akang bukan &lt;br /&gt;cinta biasa” itu hanya kalimat pembuka rangkaian kalimat yang sudah &lt;br /&gt;tersimpan rapih di kantongnya. Senyum yang lebih manis lagi disuguhkan &lt;br /&gt;ke wajah isterinya dan, ”Akang mencintai Ade bukan karena kecantikan &lt;br /&gt;Ade, bukan karena satu sisi pun di tubuh Ade. Ingat, mungkin tiga puluh &lt;br /&gt;tahun lagi Ade tidak secantik hari ini. Kalau Akang hanya melihat &lt;br /&gt;kecantikan Ade, cinta Akang akan berkurang seiring dengan berkurangnya &lt;br /&gt;kecantikan Ade”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Ade tambah cerah. Tapi Akang seperti tak memberi kesempatan &lt;br /&gt;isterinya untuk berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jika Ade bertanya, apa yang membuat Akang memilih Ade sebagai isteri &lt;br /&gt;Akang, jawabnya Allah. Allah yang memilihkan Ade untuk Akang. Jadi yang &lt;br /&gt;paling tahu kenapa Ade yang dipilih Akang menjadi isteri, tentu saja &lt;br /&gt;Allah. Sedangkan kecantikan, serta hal-hal fisik lainnya yang ada di &lt;br /&gt;diri Ade, ibarat pakaian yang menghiasi tubuh pemakainya, tak ubahnya &lt;br /&gt;seperti seekor burung merpati, apapun warna bulunya tak mengubah namanya &lt;br /&gt;tetap merpati. Hakikat merpati bukan pada warnanya, melainkan pada &lt;br /&gt;penurut dan kesetiaan yang menjadi sifatnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade pun tersipu. Kali ini ia yang benar-benar tak sanggup berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sayang, benci, marah, atau cinta itu semestinya diletakkan pada &lt;br /&gt;piringan Allah. Alasnya hanyalah Allah, sebab Allah-lah yang menciptakan &lt;br /&gt;semua rasa itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum Ade tipis manis menghiasi wajahnya. Binar matanya menunggu tak &lt;br /&gt;sabar barisan kata indah suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Coba kita tiru cara Allah marah, sayang atau bahkan cinta kepada &lt;br /&gt;hamba-Nya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade tak sabar mendengarkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ingat kisah Adam ketika diusir Allah dari surga? Allah bukan marah &lt;br /&gt;kepada Adam, tetapi marah lantaran sikap Adam yang melanggar aturan &lt;br /&gt;Allah. Bahkan boleh jadi, Allah tidak membenci dan melaknat syaitan &lt;br /&gt;karena zatnya, melainkan karena sikapnya yang sombong, membangkang dan &lt;br /&gt;tak mau tunduk kepada Allah. Coba pelajari sejarah Bilal bin Rabbah, &lt;br /&gt;wajahnya tak tampan, kulitnya hitam legam, tetapi Allah mencintainya &lt;br /&gt;karena keimanannya yang tak terbanding. Pelajari juga alasan Allah &lt;br /&gt;menjadikan Abu Lahab sebagai salah satu figur penghuni neraka, adalah &lt;br /&gt;karena sikapnya yang menentang Rasulullah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berguguran bening air dari sudut-sudut mata isterinya. Sementara Akang &lt;br /&gt;belum memberikan tanda-tanda akan menghentikan kalimatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan episode cinta yang meniru cara Allah mencinta ini, dipentaskan &lt;br /&gt;dengan cantik oleh Muhammad Rasulullah bersama para sahabatnya. Ummat &lt;br /&gt;Muhammad mencintai putra Abdullah itu bukan karena ia cucu Abdul &lt;br /&gt;Muthallib, salah seorang yang paling disegani masyarakat Quraisy. Juga &lt;br /&gt;bukan karena Muhammad keponakan Abu Thallib yang cukup terpandang. &lt;br /&gt;Adalah sifat mulia Muhammad yang membuat orang-orang mendekat dan &lt;br /&gt;menjadi sahabatnya serta mengikuti ajarannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akang pun memeluk isterinya seraya berbisik, ”cintai Akang karena Allah &lt;br /&gt;de, cintai Akang sepanjang Akang tetap dekat kepada Allah. Cintai Akang &lt;br /&gt;dengan cara menegur Akang setiap kali menyimpang dan berbuat salah. &lt;br /&gt;Begitu pula cara Akang mencintai Ade...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-1038796752238661648?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/1038796752238661648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=1038796752238661648' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1038796752238661648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/1038796752238661648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/04/cara-allah-mencinta.html' title='Cara Allah Mencinta'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3775796817201096889</id><published>2010-01-25T10:03:00.005+07:00</published><updated>2010-01-25T11:14:12.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Dia Ibuku</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cmikibill%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City" downloadurl="http://www.5iamas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;} @font-face 	{font-family:"Monotype Corsiva"; 	panose-1:3 1 1 1 1 2 1 1 1 1; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1342176593 1775729915 48 0 524447 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Braaakkkk!&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Gadis kecil itu membanting pintu kamarnya, lalu melompat ke atas tempat tidur. Menangis. Tanpa melepas seragam pramukanya, ia terus sesenggukan di balik bantal dan guling yang selalu menemani tidurnya. Terngiang terus di benaknya kejadian yang ia alami beberapa jam lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Ayo coba anak – anak, masing – masing dari kalian membuat satu buah tulisan yang menceritakan tentang ibu kalian. Setelah itu, ibu akan absen dan yang dipanggil namanya harus membacakan tulisannya di depan sini.....&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Ibu Sri guru bahasa Indonesia itu, sengaja memberikan tugas yang menurutnya sangat berhubungan dengan hari itu yang bertepatan dengan hari ibu. Sekaligus sebagai bahan penilaiannya untuk ujian akhir di semester ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Ibuku, adalah seseorang yang sangat kuat. Kata ibu, sewaktu masih pendidikan dulu, beliau mampu berlari mengelilingi lapangan bola lebih dari 10 kali. Menyaingi kawan – kawan prianya. Kini, dengan kedua tangan dan peluit di mulutnya ia mampu mengendalikan kota. Dialah ibuku, yang seorang polisi wanita.&lt;/i&gt;” Amri, bocah lelaki berbadan kurus dan berkacamata dengan bangga membacakan bait terakhir tulisannya. Tepuk tangan seisi kelas pun ikut mengakhiri ceritanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Beda lagi dengan Bela, gadis mungil berambut keriting ini seakan tak mau kalah membanggakan ibunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Mamaku sangat cantik. Kata papa, dulu mamaku adalah idola dan pernah menjadi model. Baju mamaku bagus – bagus. Kalo sudah besar nanti, aku ingin seperti mama. Aku akan minta diajari dandan. Aku juga akan minta semua baju – bajunya&lt;/i&gt;.” Di akhir cerita, Bela juga menyampaikan profesi mamanya yang seorang pengusaha butik di sebuah kota kecil di Bali.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Aku bangga memiliki bunda. Karena dia adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tangannya mampu lahirkan anak – anak yang pintar dan cerdas. Bundaku juga pasti adalah seseorang yang pintar. Karna waktu kutanya, ia pernah mendapat beasiswa sekolah di luar negeri. Tak hanya itu, memiliki bunda seorang guru juga semakin memudahkanku waktu mengerjakan pekerjaan rumah dari sekolah, hehehe.....&lt;/i&gt;” sekali lagi tawa dan tepuk tangan riuh seisi kelas, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menyambut cerita Dedy tentang bundanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Siang itu, wajah – wajah kecil dan polos mereka mampu bercerita, betapa rasa bangga dan cinta itu berlimpah. Untuk sesosok wanita yang frekuensi keberadaan dan kasih sayangnya paling mendominasi hidup mereka hingga detik itu. Wanita mulia yang dijanjikan surga untuk perjuangannya saat menghadirkan mereka di dunia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Namun berbeda bagi Fida. Mendung sedari tadi menyelimuti wajah dan hatinya. Namanya memang belum dipanggil untuk maju, tapi hingga detik itu pun ia masih kebingungan harus menuliskan apa di kertasnya yang masih kosong. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Dinda, ibunya adalah seorang wartawan. Elyas, adalah putra seorang bidan. Fahri, Gendis, Gita, dan Hamid semuanya memiliki ibu yang berprofesi hebat dan membanggakan. Sedangkan Fida, hatinya berkecamuk. Haruskah ia berdusta tentang siapa dan bagaimana ibunya? Baginya, wanita itu tidak memiliki profesi yang membuatnya kagum apalagi bangga. Ingin rasanya ia menangis lalu berlari meninggalkan kelas. Berlari dari tugas yang tak mampu ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Krrrrrriiiiiinnnnggggg......................&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Baik anak – anak, kita lanjutkan di pertemuan minggu depan. Untuk yang belum maju, tolong disiapkan dengan baik.&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Bel akhir pelajaran yang berdering, sedikit membuat hati Fida lega. Setidaknya ia memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan apa yang akan ia tuliskan sekalipun harus berdusta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Fida.... aku penasaran tentang cerita ibumu, aku tunggu minggu depan ya.. Aku yakin, ibunya Fida adalah ibu yang hebat!&lt;/i&gt;” perkataan Intan, semakin merobek hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;======================================***===================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Fida... sayang... ayuk ganti baju, sholat terus maem dulu. Baru pulang kok langsung tidur. Kamu sakit, nak&lt;/i&gt;?” lembut wanita separuh baya itu bangunkan Fida yang tertidur karna lelah menangis. Dipegangnya dahi putri tercintanya itu. Tidak panas. Dibelainya lembut pipi gadis cilik itu, sambil kembali ia coba bangunkan. Fida menggeliat sebentar. Sebenarnya dia sudah mendengar dari pertama kali ibunya memanggil dan membangunkannya. Namun ia enggan membuka mata. Selain karna gelisahnya siang tadi, juga karena takut ibunya tahu bahwa ia habis menangis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Mataku pasti bengkak, dan ibu pasti tanya macam – macam. Aku malas menjawabnya&lt;/i&gt;..” gumamnya dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Ayo, nak... sholat trus maem dulu....&lt;/i&gt;” ibu belum menyerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Iya bu, bentar lagi... ibu duluan aja. Aku tar nyusul...&lt;/i&gt;” Fida menjawab masih dengan ogah – ogahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Merasa putrinya sudah bangun walau belum beranjak dari tempat tidurnya, ibu meninggalkan kamar. Menuju dapur, menyiapkan kembali makanan untuk Fida.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Sementara di dalam kamar, setelah memastikan ibunya pergi, Fida baru benar – benar membuka matanya. Terasa sekali matanya yang berat karena terlalu lama menangis tadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Apa yang harus aku karang untuk tulisan itu minggu depan ? Apa mungkin akan kutulis saja, bahwa ibuku bukan siapa – siapa, bukan orang hebat, karna ia hanyalah seorang ibu rumah tangga.... Ah, aku tak mau malu di depan teman – teman hanya karna ibuku. Fida, sang bintang kelas ini, juga harus menunjukkan bahwa ibunya adalah orang hebat!&lt;/i&gt;” hatinya kembali bergumam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Di meja makan, ibunya masih setia menunggu. Fida datang dengan wajah yang sedikit kusut. Sudah berusaha ia basuh mukanya, terutama mata, agar tak tampak habis menangis. Namun tetap saja, gurat – gurat kekesalan dan kesedihan tak bisa ia sembunyikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Mata kamu itu kenapa, Fida&lt;/i&gt;?” tanya ibu sambil mengambilkan nasi di piringnya yang masih kosong. Pertanyaan itu tak segera dijawab oleh Fida. Tatapannya menyapu isi meja makan yang tak pernah berubah setiap harinya. Selalu lengkap dan sesuai seleranya. Setidaknya itu sedikit mengobati hatinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Gak papa, bu... tadi kelamaan tidur ‘mengkurep’ kayake..&lt;/i&gt;” ujar Fida sambil menyendokkan nasi ke mulutnya. Tak banyak obrolan di meja makan siang itu. Tak seperti biasanya, Fida lebih memilih banyak diam dan menjawab pertanyaan ibunya singkat – singkat saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Tadi di sekolah gimana? Masak gak ada yang istimewa? Tumben – tumbennya anak ibu yang cantik ini gak cerewet kayak biasanya ?&lt;/i&gt;” Ibu terus menyerang Fida karna kediamannya itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Fida masih bertahan dengan diamnya. Yang ada di benaknya hanya apa dan bagaimana yang harus ia tulis tentang ibunya. Minggu depan seperti akan hadir dihadapnya beberapa menit lagi. Melihat kondisi Fida yang tak wajar, ibu semakin yakin ada sesuatu yang terjadi pada gadisnya itu. Tapi ibu juga memilih diam. Ia tak ingin terlalu memaksa dan bermaksud memberikan kesempatan bagi Fida untuk tenang dengan dunianya sendiri dulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Fida memilih segera menuntaskan makan siangnya itu dan ingin segera mengurung diri lagi dalam kamar. “&lt;i&gt;Bu..... kenapa ibu gak kerja sih, bu? Kenapa ibu suka jadi ibu rumah tangga yang cuma diem di rumah?&lt;/i&gt;” Wajah polosnya kemudian berlalu meninggalkan meja makan dan ibunya yang terdiam dalam kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;=====================================***====================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Hari Minggu, adalah hari yang paling dinanti – nantikan oleh Fida. Karna di hari itulah, bapak selalu meluangkan waktunya untuk jalan – jalan bersama keluarga. Walau hanya sekedar berkeliling kota dengan sedan coklat tua tahun 60an, atau bahkan bertamasya ke pinggiran kota menikmati indah dan hijaunya alam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Pagi itu pun, mereka berenam telah menikmati lengangnya jalan protokol yang biasanya macet dan bising. Telaga Sarangan, tujuan mereka hari itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Fida adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Di usianya yang ke – 4 tahun, ibu hamil adik pertamanya. Tiga tahun kemudian, disusul si bungsu yang hadir ke dunia. Dan Fida ditakdirkan menjadi satu – satunya anak perempuan di keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Ayoo... mana ini anak bapak yang paling cantik kok tumben ga ada suaranya? Biasanya sepanjang jalan nyanyi – nyanyi terus?&lt;/i&gt;” bapak mencoba mencairkan suasana yang sedari tadi tenang. Lelaki berkumis dan berkacamata ini, sesekali melihat cermin yang mampu memantulkan bayangan ketiga putra – putrinya di kursi belakang. Si bungsu pulas tertidur. Putra keduanya, asyik menikmati lolypop yang dibeli sebelum berangkat tadi. Dan Fida sedari berangkat terus melihat keluar jendela, menikmati pematang yang memanjang sambil terus membisu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Telaga Sarangan siang itu, laksana penyejuk bagi hati dan jiwa yang letih oleh waktu yang terus memburu. Bapak, ibu, Fida, Rio, dan si kecil Ari larut dalam pelukan semesta yang terhampar&lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;nyata di hadapan mereka. Mereka tertawa, bercanda, dan terlihat bahagia seperti biasa. Fida pun mulai bisa melebur dengan suasana dan berlari riang ke sana kemari. Walau gelisah sejatinya masih mewarnai hati kecil itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Fida gak seperti biasanya, kenapa ya, dek&lt;/i&gt; ?” Bapak berujar sambil menyeruput kopi hangat dan mengamati putra- putrinya yang saling berkejaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Iya, mas.. aku juga menyadarinya dari kemaren. Dia cenderung lebih banyak diam. Tapi aku memang sengaja belum bertanya banyak, biar dia tenang dengan kesendiriannya dulu...&lt;/i&gt;” Ibu memilih menyembunyikan apa yang sebenarnya juga mengganggu benaknya belakangan ini. Terutama pertanyaan Fida yang terakhir sebelum meninggalkan meja makan beberapa hari lalu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Yawda, aku percaya sama kamu, dek.. Tapi kalo bisa, ndang diselesaikan. Kasihan kalo berlarut – larut. Bentar lagi dia kan mau ujian akhir&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Inggih, mas... nanti coba aku ajak dia bicara..&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Di bawah pohon asem yang rindang, sepasang suami istri itu menikmati kebersamaan berbalut kehangatan mentari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;======================================***===================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Siang yang terik, tak membuat langkah gadis cilik bertas biru muda itu melemah. Rasa khawatir dan penasaran, mengalahkan tetes peluh yang membasahi seragam merah putihnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Intan, sahabat sekaligus teman sebangkunya tidak masuk sekolah hari itu. Padahal pagi harinya, Fida masih sempat menerima sebuah telepon dari Intan yang mengingatkan untuk membawakan buku catatannya yang dipinjam Fida seminggu lalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Intan sakit apa ya... ?&lt;/i&gt;” hati Fida bergumam sambil mengingat – ingat letak rumah Intan. Ia percepat langkah kecilnya, mengingat ijin yang ia sampaikan pada ibu melalui telpon umum di depan sekolah tadi, ia tak akan pulang terlampau siang. Kurang satu blok lagi, lalu terhamparlah deretan rumah megah yang bentuk bangunannya nyaris serupa. Hanya warna dan tatanan taman di halaman depan yang membuat masing – masing rumah itu terlihat berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Rumah megah bercat hijau dan berpagar tinggi itulah rumah Intan. Tiga kali sudah Fida coba memencet bel di balik pagar, namun masih belum ada tanggapan. Ketika dia membalikkan badannya dan memutuskan untuk pulang, mbak Rat pembantu di rumah itu tiba – tiba keluar dan memanggilnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Maaf ya non... Mbak lagi nemenin non Intan. Dia gak mau makan, mana badannya panas juga&lt;/i&gt;.” mbak Rat sedikit tergopoh sambil membuka gembok pagar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Intan sakit apa to, Mbak ? Tadi pagi lho, masih telpon aku...&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Mbak ga tahu juga, non... Tiba – tiba mau berangkat sekolah tadi, badannya panas terus menggigil. Mbak takut, ibu bapak juga lagi ga ada di rumah..&lt;/i&gt;” terlihat jelas kekhawatiran di wajah perempuan muda itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Lho?! Tante sama om ke mana ? Tapi tahu kan, Mbak kalo Intan sakit ?&lt;/i&gt;” pertanyaan Fida yang terakhir ini, tak sempat terjawab oleh mbak Rat. Karna langkah mereka sudah sampai di tepi tempat tidur Intan yang kini sedang tergolek pucat di balik selimut lumba – lumbanya. Fida menempelkan punggung tangannya ke dahi Intan, seperti yang pernah diajarkan ibunya. Benar. Badannya panas sekali. Kenapa dibiarkan di rumah saja ? Apa dokter sudah datang kemari dan memeriksanya ? Hati Fida bertanya – tanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Bunda... Bunda....&lt;/i&gt;” sesekali mulut Intan mengingau dan memanggil bundanya. Fida tampak begitu sedih melihat kondisi sahabatnya itu. Tapi ia juga bingung, karna tak ada yang mampu ia lakukan. Beberapa kali ia memalingkan kepalanya ke arah mbak Rat, berharap dia segera melakukan sesuatu. Tapi beberapa kali pula, yang ia lihat adalah mbak Rat yang bermata sayu dan terus gelisah. Fida tahu, mereka berdua kini berada dalam kebingungan yang sama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Ibu sudah coba mbak telpon tadi pagi non.. Kata ibu, non Intan suruh istirahat aja dan ga perlu masuk sekolah hari ini. Mbak juga dipesenin ibu buat kasih non Intan obat penurun panas yang ada di laci obat. Tapi sampe sekarang, panas non Intan semakin menjadi....&lt;/i&gt;” mbak Rat akhirnya bercerita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Sudah coba telpon tante lagi mbak ? Kenapa ga dibawa ke dokter ?&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Habis Duhur tadi nomer ibu tiba – tiba ga bisa dihubungi, non... Mbak juga ga berani bawa non Intan gitu aja. Takut dikira lancang, non....&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Tapi kasihan Intan, Mbak....&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;“&lt;i&gt;Iya non, mbak tahu.. tapi mbak musti gimana lagi non... Mbak bingung....&lt;/i&gt;” pipi perempuan muda itu mulai basah oleh air mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Ya Allah.. apakah tante Ria tidak khawatir dengan kondisi putrinya ? Apakah saat ini dia benar - benar sibuk hingga tak sempat walau hanya menanyakan kabar putrinya yang sedang sakit ? Kasihan Intan... Beri ia kekuatan ya Allah.... Gadis kecil itu terus berdoa dalam hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;======================================***===================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:100%;"&gt;Lama, perempuan separuh baya itu menekuri serakan kertas di atas tempat tidurnya. Tumpukan kertas yang bukanlah lembaran – lembaran biasa. Karna lembaran – lembaran itulah yang mampu menceritakan perjalanan sekaligus perjuangan wanita ayu yang telah 10 tahun menyandang gelar ibu itu. Diamatinya lagi lembar demi lembar yang merekam namanya begitu jelas. Amaliyah.&lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Beriring air mata yang terus mengalir, waktu seakan berjalan mundur. Mengantarnya menapaki setiap jengkal kisah di masa lampau. Elu, sanjung, dan puji terasa masih begitu lekat di ingatannya. Ketika beberapa kali dia berhasil mengharumkan nama almamaternya melalui berbagai kompetisi ilmiah. Riuh tepuk tangan penonton, juga terasa masih begitu nyata. Saat semangat dan kegigihannya beberapa kali mampu memenangkan berbagai kejuaraan bulutangkis. Bidang sastra dan musik pun pernah dicicipinya. Amah remaja, memang sangat mencintai aktivitas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Hingga tatapannya tertahan, pada selembar kertas yang tadinya terlipat rapi dalam amplop. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt; pemberitahuan tentang keberhasilannya menembus seleksi program beasiswa magister sains di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Australia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Bersamaan dengan itu pula, muncullah bayangan Hasan suaminya diikuti Fida, Rio dan si kecil Ari yang bermanja – manja dalam gendongannya. Air mata itu semakin deras mengalir. Teringat kembali ia pada pertanyaan putri sulungnya beberapa hari lalu. Sebuah pertanyaan yang membuatnya kini berada di tengah kebimbangan yang teramat sangat. Adakah ia telah salah membuat keputusan di masa lalu ? Ia telah melukai dan mengecewakan hati bidadari kecilnya. Itu yang terus menghantui benak dan batinnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Masih terekam jelas di ingatannya, segala cita dan ambisi yang begitu ingin diraihnya. Amah kecil, selalu berkata lantang setiap ada yang menanyakan tentang apa cita – citanya. ”Aku ingin menjadi ilmuwan !” Dia pun dengan yakin mengatakan, bahwa tak sedikitpun takut kepalanya akan menjadi botak karena harus menyandang gelar profesor. Sungguh Amah kecil yang riang, lincah, dan penuh ambisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Fragmen demi fragmen kisah hidup, ia lalui nyaris dengan sempurna. Keluarga yang begitu mencintainya, prestasi yang gemilang, hingga tibalah saat di mana dia harus memutuskan tuk menyempurnakan separuh diennya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Hasan, lelaki yang ia kagumi karena akhlaq, kecerdasan, dan kelembutan hatinya. Lelaki yang pertama kali dilihatnya saat memasuki kampus kuning itu. Salah satu pengajar yang menjadi idola para mahasiswa, karena kepandaian dan kerendahan hatinya. Awalnya, Amah hanya menjadi begitu tertarik dan antusias pada mata kuliah Psikologi yang dibawakannya. Tapi waktu, justru membawa dan menyuburkan benih – benih kekaguman dalam hatinya menjadi cinta yang sesungguhnya. Hasan lah lelaki yang akhirnya ia pilih tuk mendampingi hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Keputusan untuk menikah, adalah perjuangan batin yang dirasakan begitu berat oleh Amah. Berbagai cerita dan pengalaman sahabat, membuatnya yakin bahwa menjadi seorang istri sekaligus ibu, bukanlah sesuatu yang mudah. Peran mulia di mana melalui tangan merekalah, keberlangsungan rumah tangga dan akhlaq turun temurun digantungkan. Tak salah jika ada pepatah yang mengatakan, bahwa kejayaan suatu bangsa tak lepas dari andil seorang wanita, seorang istri, seorang ibu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Sungguh tak mudah saat dia harus merelakan semua ambisi dan cita – citanya, semua asa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serta mimpi yang selama ini telah ia renda nyaris begitu sempurna, dan memutuskan untuk benar – benar mengabdikan dirinya pada keluarga. Murni menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga. ”&lt;i&gt;Aku hanya tak ingin, berbagi nikmat dan pujian dari suami untuk orang lain. Saat dia tak menemui hidangan tersedia di rumah, karna aku masih sibuk menyelesaikan pekerjaanku di kantor. Hingga akhirnya dia harus makan dan membeli masakan di luar rumah. Istri macam apa diriku, jika membiarkan dan tak mampu menyambut suamiku yang lelah setelah bekerja seharian, walau hanya dengan dandanan sederhana dan sesungging senyum manis.Aku pun tak rela, jika cinta dan kasih yang menaungi putra – putriku harus mengalir dari hati selain milikku.... &lt;/i&gt;” Itu yang selalu ia katakan, setiap ada yang kembali menanyakan dan membuatnya ragu pada keputusannya. Ya, Amah telah rela, ia benar – benar ikhlas mengorbankan seluruh mimpi dan ambisinya, demi keluarga, suami, dan anak – anaknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”Bukan ibu tak ingin membuatmu bangga, nak.... Sungguh ibu ingin memberikannya secara sempurna. Bukan sekedar materi, puja dan puji, maupun kuasa yang tinggi. Tapi Ibu ingin kau bangga, karna mendapat cinta kasih yang utuh dan tulus dari sesosok wanita sederhana yang kau panggil ibu.... ” Amah larut dalam buai masa lalu dan perih batinnya karena merasa telah mengecewakan buah hati tercinta. Hingga dering telepon dari ruang keluarga membuyarkan semuanya....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;========================================***=================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Fida terus menatapi tetes demi tetes yang keluar dari botol infus dan mengalir pada nadi Intan sahabatnya. Mulutnya tak henti mengucap doa, agar teman sebangkunya itu bisa segera sembuh dan kembali bercanda dengannya. Positif thypus dan demam berdarah, begitu kata dokter yang memeriksa Intan tadi. Terlambat sedikit lagi saja, mungkin Intan tak akan tertolong. Kadar trombositnya sudah mencapai 20.000, sangat jauh dari batas normal. Dokter pun langsung berinisiatif untuk melakukan transfusi darah melihat kondisi tersebut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”&lt;i&gt;Sabar ya,nak... ayuk terus berdoa buat Intan. Semoga Allah memberinya kekuatan...”&lt;/i&gt; wanita bergamis abu – abu itu membelai lembut kepala Fida.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”&lt;i&gt;Iya, Bu... Fida cuma kasihan lihat Intan. Waktu sakit, biasanya sedikit – sedikit aku manggil Ibu. Minta disuapin, minta ditemenin, tapi Intan sekarang......&lt;/i&gt; ” Fida mulai menangis di dekapan ibunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”&lt;i&gt;Bundanya Intan ndak ke sini, karena memang beliau belum tahu. Mungkin baterai handphonenya habis, jadi ndak bisa dihubungi. Tapi percayalah pada ibu, begitu beliau tahu, pasti akan langsung datang ke sini. Lagian ada Fida dan ibu kan di sini, Intan ga sendirian...&lt;/i&gt;” lembut wanita itu membesarkan hati putrinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Fida merasakan kebahagiaan yang begitu melimpah setiap ia berlindung, merasakan hangat peluk dan dekap ibunya. Hati kecilnya mengucap syukur yang tak terkira, karna kapanpun ia mau kebahagiaan itu selalu mampu ibunya hadirkan. Rasanya jarang bahkan hampir tak pernah, Ibu tak ada saat Fida benar – benar membutuhkannya. Ibu selalu ada, tak pernah absen maupun bolos dari setiap tawa bahkan air mata Fida. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Itu pula yang akhirnya membuat Fida berinisiatif menelpon ibunya siang tadi. Resah dan rasa khawatirnya pada Intan, membuatnya tak peduli sekalipun nanti harus dibilang lancang telah berinisiatif seperti itu. Satu hal yang sangat diyakininya. Intan sedang sakit parah dan harus segera dibawa ke rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Hari itu, Fida belajar dua hal berharga. Tak selalu apa yang terlihat indah dan manis, begitu pula rasa sejatinya. Fida sering sekali merasa iri pada Intan. Gadis tunggal itu seakan punya segalanya. Rumah yang indah bak istana, orang tua yang sukses, berbagai macam mainan yang menghibur, dan keindahan – keindahan lain yang sering membuat Fida gigit jari. Tetapi di balik semuanya, Intan justru sangat kekurangan kasih sayang dan perhatian bahkan dari kedua orang tuanya sendiri. Fida benar – benar diajarkan bagaimana caranya untuk selalu mensyukuri apa yang dimiliki. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Hal berharga kedua yang didapat Fida adalah ia disadarkan tentang permata mulia nan indah yang ia miliki dan beberapa waktu lalu sempat ia remehkan keberadaannya. Ibunya. Wanita sederhana yang hanya seorang ibu rumah tangga itu, diyakini Fida justru jauh lebih hebat dan keren dibanding ibu siapapun. Fida menyesal telah salah menilai ibunya. Tangisnya semakin deras, peluknya pun semakin erat. Hatinya tak bisa memungkiri, betapa ia menyayangi bidadari kehidupannya itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Ibu dan Fida tinggal di rumah sakit hingga malam harinya. Mereka tak tega meninggalkan Intan sendirian sore tadi. Bunda Intan sendiri baru tiba di rumah sakit jam 9 malam. Tangis dan raut penyesalan tergambar jelas di wajahnya. Setelah memastikan semuanya jauh lebih tenang, ibu segera mengajak Fida pulang. Mengingat esok bukan hari libur, dan Fida harus bersekolah seperti biasanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;=======================================***==================================&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Malam itu, Fida tak bisa langsung merebahkan lelahnya di peraduan. Ia baru ingat, tugas menulis tentang ibu seminggu lalu, harus dikumpulkannya besok. Dipaksanya mata dan tubuh yang lelah untuk tetap terjaga hingga ia tetap dapat duduk tegak di kursi belajarnya. Beberapa bola – bola kertas berserakan di atas meja dan lantai kamar. Remasan kertas yang menjadi saksi betapa Fida telah begitu salah menilai ’profesi’ ibunya. Fida melihat tak ada yang istimewa dari profesi ibu rumah tangga, tak ada yang mampu ia banggakan. Hingga akhirnya, ia harus mengarang berbagai profesi hebat tentang ibunya. Tapi, setiap ia akan mengakhiri tulisannya, hati nurani itu berteriak seakan tak bisa terima dengan semua kebohongan yang ia buat. Dan entah telah berapa puluh tulisan yang ia buat, namun selalu berakhir dalam remasannya dan tergeletak sebagai bola – bola kertas itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Itu kemarin. Saat waktu belum pertemukan ia dengan sebuah kisah hikmah yang mampu mengajarkannya tentang arti bersyukur. Selembar kertas putih berukuran folio dan sebuah pena di tangan kanan, telah siap mengantar hati Fida yang tak ragu lagi tuk berkisah tentang betapa hebat ibunya. Tak ada lagi keengganan ataupun rasa malu di hati gadis kecil itu. Semua tumpah, jari jemarinya pun terus menari......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;=~~~=*=~~~=*=~~~=*=~~~~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;Tatkala hijaunya dedaunan tak kuasa lagi jemput gersang ilalang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;senyummu hadir sebagai hujan....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;Ketika derasnya kehidupan, goyangkan jiwa dari keistiqomahan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;kelembutanmu selaksa angin yang dengan sabar bawa mendung pergi perlahan...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;Di tanganmu ibu... yang tiada menjadi begitu luar biasa.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;Dan jika saja bukan hanya Allah Rabbku, satu – satunya Tuhan yang berhak di puja, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Batang;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kuingin menyembah dan bersujud di kakimu....&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;=~~~=*=~~~=*=~~~=*=~~~~&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”&lt;i&gt;Fida... bangun, nak... Sudah subuh....&lt;/i&gt;” terdengar ketuk dan panggilan lembut dari luar kamar. Pintu perlahan terbuka, dan muncullah sosok ibu yang masih berbalut mukena. Dihampirinya buah hati yang ternyata begitu nyenyak terlelap di atas meja belajar. Selembar kertas berukuran folio yang telah terisi oleh tulisan, tergeletak rapi di sisinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”&lt;i&gt;Kau pasti bekerja keras semalam, nak... Hingga tak sempat memindahkan tubuhmu yang lelah ke tempat tidur....&lt;/i&gt;” dipandangnya gadis kecil yang begitu manis terlelap itu dengan penuh iba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Sebenarnya ibu ingin segera membangunkan Fida, karena adzan Subuh sudah lewat beberapa menit lalu. Namun niat itu terurungkan oleh rasa ingin tahunya pada goresan pena di atas kertas yang tergeletak di sisi putrinya. Dipungutnya kertas itu perlahan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Pernahkah kalian dengar tentang kisah Abunawas yang cerdik ? Yang selalu bisa memecahkan setiap masalah dengan kelihaian akalnya. &lt;b&gt;Ibuku, jauh lebih hebat daripada itu&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Pernahkah juga kalian tahu tentang kisah Rama dan Shinta dalam wayang jawa ? Tokoh Shinta yang digambarkan sangat lembut dan cantik serta dicintai siapapun yang mengenalnya. Percaya atau tidak, namun aku sangat yakin, &lt;b&gt;ibuku jauh lebih anggun, lebih lembut dan lebih cantik daripadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Tentu kalian juga pernah kan, mendengar kisah Samson manusia kuat dan perkasa itu? Ah, tapi &lt;b&gt;ibuku jauh lebih kuat dan tangguh daripada sekedar Samson&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Kalian tentu bertanya – tanya, lantas seperti apa dan siapakah ibuku ? Manusia mulia yang membantuku hadir di dunia dalam separuh hidup matinya itu, adalah Amaliyah. Ya, Amaliyah, itu saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Sebuah nama yang jika mendengarnya saja, hati ini begitu tentram. Sebuah nama yang tak pernah mengeluh saat lantai yang telah susah payah dibersihkannya, kukotori lagi dengan kenakalanku. Sebuah nama yang tak pernah absen menyambutku sepulang sekolah dengan senyumnya, sekalipun muka cemberut dan masam karena lelah yang lebih sering kutunjukkan untuk membalasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;Sebuah nama yang begitu sering membohongiku dengan senyumnya, walau sebenarnya aku tahu dia baru saja reda dari tangisnya. Sebuah nama yang selalu mengajarkanku banyak hal dan meyakinkanku tuk tidak pernah menjadi wanita yang biasa – biasa saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibuku bukan dokter. Ia pun bukan seorang guru, profesor, wartawan, pengusaha, ataupun segala profesi hebat lainnya. Namun, dialah ibuku... wanita terindah yang mengabdikan dirinya utuh bagi keluarga. Aku bangga memilikinya, dan jangan pernah tanyakan seberapa besar rasa sayangku padanya.....&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;Air bening itu deras mengalir hingga membasahi sebagian mukena putihnya. Hati – hati, ditaruhnya lagi perlahan kertas yang baru saja ia baca, di sisi putri kecilnya yang masih lelap tertidur. Lembut, ia kecup kening gadisnya itu. Tak kuasa pula ia tahan hasratnya tuk memeluk buah hati yang ia sadari semakin tumbuh beranjak remaja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;”Bersandarlah.... bersandarlah, Nak... bahu dan hati ini akan terus ada untukmu, hingga kapanpun.....”, hatinya berbisik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Alhamdulillah, yang telah bersarang dan berloncatan dalam imaji dari November 2009,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;akhirnya kutuntaskan pula di Jember, 25 Januari 2010 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kupersembahkan untuk siapa saja yang pernah atau sedang menjadi putri, ibu, dan calon ibu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-3775796817201096889?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/3775796817201096889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=3775796817201096889' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3775796817201096889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/3775796817201096889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/01/dia-ibuku.html' title='Dia Ibuku'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5637591142673679881</id><published>2010-01-17T20:41:00.004+07:00</published><updated>2010-01-17T20:54:09.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='photo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memory'/><title type='text'>Laskar Mawar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S1MTpED0ecI/AAAAAAAAAIE/tAyAamb2AKU/s1600-h/Foto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 262px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S1MTpED0ecI/AAAAAAAAAIE/tAyAamb2AKU/s400/Foto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427703572096907714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Betapa Maha Pengasihnya Rabbku, yang telah mengijinkan raga dan jiwa ini tertaut pada pribadi - pribadi seindah kalian. Mei, Arina, Ries, Heni, Arini, Nurul..... warna - warni elegi yang kalian siramkan, tlah turut melengkapi kisah dalam perjalanan hidupku. Aku pun belajar banyak hal dari tawa dan air mata yang kalian bagi. Terima kasih saudariku....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;S'moga hati kita selalu tertaut dalam ikatan azzam merengkuh ridho Illahi Robbi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;dari yang slalu merindukan hangat dan indah kebersamaan itu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;Uhibbuki fillah.........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5637591142673679881?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5637591142673679881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5637591142673679881' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5637591142673679881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5637591142673679881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2010/01/laskar-mawar.html' title='Laskar Mawar'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hjzNiAIlDLQ/S1MTpED0ecI/AAAAAAAAAIE/tAyAamb2AKU/s72-c/Foto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5322602549728046958</id><published>2009-12-30T08:58:00.002+07:00</published><updated>2009-12-30T09:08:25.516+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Selamat Jalan Kawan</title><content type='html'>Detik jarum jam menyadarkanku akan malam yang terus merayap larut. Sunyi dan dingin, gagal mengusikku dari ketermenungan dan lamunan panjang. Ada gundah, yang membuat mata ini terus ingin terjaga. Sebuah duka yang turut membekas begitu dalam demi kisah seorang kawan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore tadi, kabar itu sampai di telinga ini. Hidup memanglah sebuah misteri Illahi. Setiap jiwa, tak kan pernah tahu kapan ‘pemiliknya’ berniat untuk memperpanjang kontrak hidup, atau memutuskan untuk mengakhirinya saat itu juga. Tiba – tiba. Mungkin itu yang membuat rasa sakit dan sulit menerima ini jadi begitu berlebih. Memang tak seharusnya dan sepantasnya, sesosok manusia yang merupakan lakon dari Sang Sutradara Hidup berkata “Kenapa” atau “Mengapa” atas semua yang telah menjadi kehendak-Nya. Namun kisah ini, kembali ajarkanku tentang betapa lemahnya hati makhluk Allah yang bernama manusia. Yang masih begitu sering mengkufuri nikmat, angkuh terhadap puja dan puji dunia, merasa lebih dari yang lain, dan kesombongan – kesombongan lain karena merasa dirinya merupakan makhluk yang paling mulia. Hingga nyatanya, merekapun tetap menangis dan berkubang dalam sedih saat harus kehilangan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini kembali membuka mata hatiku, bahwa tak ada yang berhak memproklamirkan apapun dan siapapun yang ia sayangi adalah miliknya. Harta, kuasa, keluarga, bukankah semuanya pun hanya singgah sementara? Harta bisa saja lenyap dalam seketika karna keserakahan. Kuasa pun bisa kapan saja luntur karna kedzoliman. Dan keluarga terkasih pun, bisa pergi begitu saja karna takdir-Nya.&lt;br /&gt;Sungguh, tak ada yang abadi. Dialah pemilik mutlak segala apa yang ada di semesta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alladziina idzaa ashobathum musibatun qoolu innalillahi wa innailaihi roojiuun....&lt;br /&gt;Semua telah terekam jelas di Lauhul Mahfudz. Hari, jam, menit, detiknya. Dan tak ada kuasa sesuatu apapun yang mampu melawannya. Terus meratap dan menyesali yang tlah berlalu, tak akan mengembalikan “ia” yang pergi. Jalan terbaik adalah sabar dan mengikhlaskan, karna Sang Khaliq selalu memiliki rencana terindah dan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Selamat jalan kawan... semoga Allah mengampuni segala dosa dan menerima semua amalmu semasa di dunia... Ikhlaskan semua yang kau cinta, titipkan pada-Nya. Karna Dia lah sebaik – baik penjaga&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tuk seorang sahabat, ikhlas dan bersabarlah tuk terus melangkah. Bumi akan terus berputar, dan hari pun tak kan berhenti di sini. Jangan berlarut dalam sedih. Percayalah bahwa Allah telah menyiapkan yang terbaik dan akan selalu melimpahkan cinta-Nya bagi hamba yang bersabar. Jangan pernah takut dan ragu, karna kau tak sendiri saudariku..... Kami pun sangat menyayangimu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;« &lt;span style="font-size:180%;"&gt;الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلاَؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِى دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِىَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَمَا يَبْرَحُ الْبَلاَءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِى عَلَى الأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ »&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, ganjaran bagi mereka adalah tanpa hisab (tak terhingga).&lt;/span&gt;” (QS. Az Zumar: 10).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5322602549728046958?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5322602549728046958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5322602549728046958' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5322602549728046958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5322602549728046958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/12/selamat-jalan-kawan.html' title='Selamat Jalan Kawan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2038382904540636336</id><published>2009-12-07T13:59:00.004+07:00</published><updated>2009-12-10T11:32:31.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Tanahku</title><content type='html'>Langit hari ini, semendung hatiku. Deru mesin kendaraan bermotor yang biasanya begitu kunikmati, kini terasa sangat mengganggu. Belum lagi, udara yang terasa begitu sesak oleh sampah - sampah knalpot mereka. Hitam... bau... batuk - batuk.........!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku butuh kosong... butuh tenang.... butuh sunyi.... ke mana aku harus mencarinya? Kota kelahiran semasa aku masih bermain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;betengan&lt;/span&gt; yang dulu begitu bersahabat, kini benar - benar berubah. Gedung - gedung megah di mana - mana, lampu jalanan juga semakin semarak di malam hari, tak beda dengan keadaan ibu kota seperti yang kulihat di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum mengenal betul seperti apa ibu kota. Sekali pun, aku juga belum pernah menginjakkan kaki di sana.&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jangan Nduk, jangan di Jakarta...&lt;/span&gt;", terekam betul wanti2 bapak saat sebuah perusahaan di sana memanggilku untuk sebuah interview kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa rekan yang hingga kini bertahan dan mengadu nasib di sana, sedikit banyak memberiku gambaran, apa dan siapa Jakarta. Bukan hanya Monas, Ancol, Taman Mini.... dan tempat - tempat hiburan lainnya yang begitu sering aku impikan sewaktu masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Banyak kemunafikan di sana..., tak ada kawan dan lawan.. kalo bisa semua sama...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pagi - pagi mu disambut dengan bau2an sedap dari got - got depan kontrakan yang meluber..&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tak usah tanya... berapa lama kau habiskan waktumu di jalan, di tengah kemacetan ibu kota....&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak serangkai kisah yang mereka bagikan untukku. Dan sepertinya ber-inti satu... "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gak perlu jauh2 ke Jakarta....&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang mengingkari, begitu mudahnya mencari pundi - pundi emas di sana. Lahan begitu terbuka, bagi mereka yang mau berusaha walau hanya bermodal sedikit ilmu.&lt;br /&gt;Beberapa sesepuh pun bilang, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jadi pengamen dan pengemis di sana, dah bisa hidup berkecukupan kok!&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. Jakarta... Jakarta.... kau benar - benar begitu sering membuatku bertanya - tanya.&lt;br /&gt;Apa yang sebenarnya kau miliki, hingga begitu banyak pemuda - pemuda yang rela meninggalkan desanya untuk mengadu nasib bersamamu. Apa yang kau janjikan pada mereka, hingga mereka rela menempuh ratusan, ribuan, bahkan jutaan kilometer untuk meraihmu. Sekalipun harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;direwangi&lt;/span&gt; menahan kerinduan, karna terpisah jarak dengan keluarga &amp;amp; orang - orang yang mereka sayangi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau nyaris memonopoli semuanya ibu kota. Apa karna itu... lantas kau disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ibu kota&lt;/span&gt;? Semua terpusat padamu.... Coba, apa yang tak kau punya? Semua bisa kau berikan..layani..dan tawarkan...  Tak tertinggal, kebahagiaan dan penderitaan yang juga berjalan seiring dan seimbang di kehidupanmu. Baiklah... kau punya semuanya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan, sepertinya memanglah bagian dari kehidupan. Tanah kelahiran yang membentang di hadapanku kini pun, sepertinya mulai menggeliat dan terus bergerak. Usia yang mendewasa, membuatku tak bisa menemukan kampung halamanku yang dulu nyaris seperti kota mati. Tanahku kini riang, tanahku berwarna - warni... tanahku penuh polusi.... tanahku bising......&lt;br /&gt;Ah..aku berharap jangan sampai tanahku mengalami sakit "macet" seperti yang diderita ibu kota. Walau kutahu jelas, beberapa kawan sepermainanku, telah pamer dan adu motor - motor baru milik mereka. Bodohnya, aku pun seakan tak mau ketinggalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hanya bisa berimajinasi... tentang apa yang kira - kira akan terjadi pada tanahku ini, 3 hingga 5 tahun lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- repost, demi tanahku yg terus menggeliat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; -&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2038382904540636336?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2038382904540636336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2038382904540636336' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2038382904540636336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2038382904540636336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/12/tanahku.html' title='Tanahku'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6941964640655386137</id><published>2009-12-07T12:50:00.001+07:00</published><updated>2009-12-07T13:16:54.215+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>T_T</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Maaf, jika akhirnya aku menangis........ lagi......&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6941964640655386137?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6941964640655386137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6941964640655386137' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6941964640655386137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6941964640655386137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/12/tt.html' title='T_T'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-5556181680292426140</id><published>2009-11-25T10:10:00.003+07:00</published><updated>2009-12-07T10:40:10.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Refleksi Sempurna</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Kesempurnaan hanyalah milik Allah, dan segala kekurangan adalah murni dari saya sebagai seorang manusia biasa..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sering kalimat indah itu kudengar di akhir penyampaian sebuah sambutan, ceramah, maupun prakata sebuah buku. Refleksi nyata dan bentuk penekanan akan lemah dan tak berdayanya diri kita,  makhluk bernyawa yang bernama manusia. Meskipun jelas, dibanding makhluk Allah yang lain manusialah makhluk yang paling mulia dan tinggi derajatnya, karna anugrah akal dan hati nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang sempurna di dunia ini. Semua unsur memiliki kekurangan dan kelebihan yang nantinya akan saling dilengkapi dengan unsur - unsur yang lain. Tak ada yang mampu berdiri sombong sendirian dengan kesempurnaannya. Apalah kita ini dibanding hamparan kuasa dan kesempurnaan hakiki - Nya.&lt;br /&gt;Lalu masih pantaskah kita saling membanggakan apa yang kita punya ? Mencari dan menonjolkan berbagai cela milik orang lain, supaya diri mendapat banyak harga dan puja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyata....tak ada yang mampu menandingi kuasa semesta oleh Sang Esa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-5556181680292426140?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/5556181680292426140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=5556181680292426140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5556181680292426140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/5556181680292426140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/11/refleksi-sempurna.html' title='Refleksi Sempurna'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-9100296720495224209</id><published>2009-11-24T09:58:00.004+07:00</published><updated>2009-11-24T15:45:09.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>Bukan Maya</title><content type='html'>Ini tentang hati.&lt;br /&gt;yang kemarin menyapamu dengan gemerlap duniawi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan terlalu banyak kisah tuk ditekuri,&lt;br /&gt;bukan karna terlalu indah.... bukan pula karna tak layak puji....&lt;br /&gt;semata hanya karna waktu yang melindasnya menjadi memori.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat warna - warni topeng usik lamunan sang peri senja,&lt;br /&gt;mata indahnya mengedip manja, layaknya lakon di panggung opera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maukah bertaruh denganku?&lt;br /&gt;Pelataran sukma, pastilah inginkan nyata..bukan maya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desau angin surga, membawa bisik - gemerisik palung hati jiwa - jiwa yang bertakwa,&lt;br /&gt;ucapnya.....&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sungguh, cintai aku hanya karna agama dan akhlaq yang melekat padaku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karna hanya itu yang tak lekang termakan oleh waktu.....&lt;/span&gt;"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-9100296720495224209?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/9100296720495224209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=9100296720495224209' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9100296720495224209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/9100296720495224209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/11/bukan-maya.html' title='Bukan Maya'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-2480620063449420938</id><published>2009-10-26T07:07:00.001+07:00</published><updated>2009-10-26T07:18:07.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blablabla'/><title type='text'>Putra</title><content type='html'>“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bapak dan ibuku sudah meninggal, mbak…. tabrakan di Klakah…&lt;/span&gt;” Jawaban yang begitu polos ini meluncur dari bibir bocah itu. Bocah lelaki yang suaranya beberapa menit lalu kudengar menggema memenuhi bus jurusan Surabaya – Banyuwangi yang kutumpangi ini.&lt;br /&gt;Muhammad Syahputra. Itu jawabnya saat kutanya siapa namanya. Dia mungkin satu dari ribuan, bahkan mungkin jutaan seniman – seniman jalanan kecil di negeri ini. Bermodal ‘alat musik’ sederhana, berupa kayu kecil yang di ujungnya tergantung beberapa seng yang dipotong bulat sehingga mampu menghasilkan bunyi – bunyian saat digoyang – goyangkan atau ditepukkan ke telapak tangan, ia bekerja dengan menumpang bus – bus antar kota dari pagi hingga malam hari. Perjuangannya tidak mudah, hidupnya keras, terlihat dari raut wajah kecil dan sorot matanya yang sayu namun tetap tajam. Di usianya yang baru 12 tahun, dia harus bekerja menanggung hidup kakek, nenek, dan seorang adik perempuannya yang masih kecil. Ia yatim piatu, yang hidup bersama sepasang orang tua yang tak mampu bekerja lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bus terus melaju, semakin kencang menyeruak gelap dan dinginnya malam itu. Semakin ke timur, makin banyak pula penumpang yang turun. Bus kian lengang. Tanggul, tempat tujuan Putra masih sekira 45 menit lagi. Sesekali kulihat dan amati wajah bocah kecil di sampingku. Kepalanya mulai terantuk – antuk, dia pasti sangat lelah.&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidur aja Put, nanti deket – deket Tanggul mbak bangunin…&lt;/span&gt;” Perkataanku disambutnya dengan senyuman dan anggukan kepala.&lt;br /&gt;Aku semakin asyik memandang ke luar jendela. Menelusuri sungai Bondoyudho yang memanjang di sebelah kanan jalan. Sungai yang memiliki aliran cukup unik di setiap pertemuan atau persimpangannya. Ya, seperti air sungai itu. Hidup ini akan terus mengalir bukan ? Di sepanjang alirannya, kita akan dipertemukan dengan banyak sekali kisah. Aliran yang deras ataukah tenang, semuanya tetap akan membawa kita hingga tiba di muara kehidupan dan bertemu lautan hikmah. Putra, adalah setitik dari kisah yang aku temui di sepanjang aliran kehidupanku. Bocah kecil itu, harus merelakan untuk menahan dahaga kasih sayang orang tua terutama ibu di usianya yang masih sangat dini. Belum lagi, roda kehidupan yang terus mengejar dan memaksanya untuk terus berlari lebih dan lebih kencang lagi. Hidup ini benarlah sebuah perjuangan, itu yang diajarkan Putra padaku lewat tatap matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kinccrriiinngg…!!!!” Bunyi yang cukup keras, sempat membuat seisi bus yang memang sudah semakin sepi penumpang itu, menatap ke arah kami. Apa yang salah ? Dalam hati aku bergumam. Aku mencoba melihat ke bawah kursi tepat di bawah kaki Putra. Ternyata, senjata sekaligus sahabat yang menemani Putra bekerja setiap hari itu yang terjatuh. Alat musik sederhana dari kayu dan seng. Segera kupungut dan kutengok Putra. Benar saja, dia memang telah terlelap hingga tak sadar barang yang tadi digenggamnya begitu erat, kini terjatuh.&lt;br /&gt;Bus tetap melaju. Tikungan – tikungan yang cukup tajam, tak membuat sang sopir sedikit mengurangi kecepatannya. Tapi kuakui, kau memang sopir yang lihai dan cekatan, pak. Bawa kami dengan selamat hingga tujuan ya…&lt;br /&gt;Bus yang sesekali bermanuver, membuat Putra yang pulas terlelap tiba – tiba terjatuh ke lenganku. Sedikit kubenahi posisi dudukku, agar membuatnya lebih nyaman bersandar dan tak terbangun. Istirahatlah, Put… kutahu kau pasti sangat lelah….&lt;br /&gt;Mendekati daerah Tanggul, aku membangunkannya. Tampak dia begitu kaget dan tergambar rasa tidak enak di wajahnya. Saat menyadari dia telah tertidur bergitu nyenyak dan bersandar di lenganku. Aku tersenyum sambil menepuk pundaknya dan menyerahkan ‘senjata’nya yang terjatuh dan kupungut tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Makasih ya, mbak… Kalo maen ke Tanggul mampir aja ke rumah. Rumahku di belakang pasar. Nanti kalo Mbak keliatan aku ngamen di lampu merah Mangli Jember, panggil aja ya… aku juga kadang ke sana…&lt;/span&gt;” dia telah berdiri dan bersiap untuk turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;InsyaAllah… Ati2 ya, Put… Salam buat mbah dan Siti adekmu. Tetep terus belajar lho, ya…&lt;/span&gt;” perkataanku yang terakhir sebelum ia turun sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;Mendung tak bergelayut di langit malam itu. Namun tiba – tiba air menetes dari langit hati yang beratapkan haru………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;        &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jember, 9 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-2480620063449420938?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/2480620063449420938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=2480620063449420938' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2480620063449420938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/2480620063449420938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/10/putra.html' title='Putra'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4795121611459937783</id><published>2009-10-22T07:24:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T07:27:04.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Untukmu Adinda Kecil....</title><content type='html'>Dik… kemari sayang…&lt;br /&gt;berlarilah ke dalam pelukku,&lt;br /&gt;kuberjanji tuk hadirkan hangat itu untukmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dik… jangan takut manis…&lt;br /&gt;Tak kan ada yang biarkanmu sendiri,&lt;br /&gt;tuk hadapi hari agar terus berseri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dik… janganlah bersedih…&lt;br /&gt;Walau tak kan pernah serupa,&lt;br /&gt;rasa sayang ini kan mengalir untukmu seperti bunda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dik… menangislah dalam dekapku…&lt;br /&gt;menangislah selagi kau mampu,&lt;br /&gt;walau sejatinya air mata itu, belumlah kuasa artikan dunia dan hatimu yang mungkin beku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dik… berjanjilah untuk tak marah…&lt;br /&gt;Tak ada yang pergi meninggalkanmu,&lt;br /&gt;Kau hanya butuh waktu, tuk bisa pahami semua itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantik… sungguh mata itu terlalu cantik,&lt;br /&gt;Biarlah warna - warni pelangi yang semakin meng-indahkannya&lt;br /&gt;Suci… sungguh hati itu terlampau suci,&lt;br /&gt;Cukuplah lantunan doa dan nyanyian surgawi yang menghiasinya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari nanti, ya.. suatu hari nanti…&lt;br /&gt;Kala kau tlah bisa melangkah dengan hatimu,&lt;br /&gt;Kan kukisahkan tentang seorang wanita kuat dan hebat,&lt;br /&gt;yang tak pernah lelah berjuang demi buah hati dan cintanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa nanti, Dik… sungguh suatu masa nanti…&lt;br /&gt;kala kau tlah menyapa dunia dengan dewasamu,&lt;br /&gt;kan kuajarkan semua yang ku tahu…&lt;br /&gt;Bahwa dengan berbekal ‘solihah’,&lt;br /&gt;kau mampu iringi perjalanan wanita mulia itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, Dik..&lt;br /&gt;Bunda dengan segenap jiwanya,&lt;br /&gt;mencintaimu…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jember, 20 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4795121611459937783?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4795121611459937783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4795121611459937783' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4795121611459937783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4795121611459937783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/10/untukmu-adinda-kecil.html' title='Untukmu Adinda Kecil....'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6724045787209687183</id><published>2009-10-19T09:15:00.000+07:00</published><updated>2009-10-19T09:17:15.396+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><title type='text'>Wanita Sholehah</title><content type='html'>Wanita solehah adalah sebaik2 keindahan&lt;br /&gt;menatapnya menyejukkan qolbu&lt;br /&gt;mendengarkan suaranya menghanyutkan batin&lt;br /&gt;ditinggalkan menambah keyakinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wanita solehah adalah bidadari surga yang hadir di dunia&lt;br /&gt;wanita solehah adalah ibu dari anak2 yang mulia&lt;br /&gt;wanita solehah adalah istri yang meneguhkan jihad suami&lt;br /&gt;wanita solehah adalah penebar rahmat bagi rumah tangga&lt;br /&gt;cahaya dunia dan akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhiasaan yang paling indah bagi seorang abdi Allah&lt;br /&gt;itulah ia wanita solehah&lt;br /&gt;ia menghiasi duniaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah ia wanita solehah&lt;br /&gt;ia menghiasi duniaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aurat ditutup demi kehormatan&lt;br /&gt;Kitab Al Quran didaulatkan&lt;br /&gt;Suami mereka ditaatinya&lt;br /&gt;walau bertahan di rumah saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena iman dan juga islam&lt;br /&gt;telah menjadi keyakinan&lt;br /&gt;jiwa raga mampu dikorbankan&lt;br /&gt;harta kemewahan dilabuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kehidupan ini&lt;br /&gt;ia memancarkan kemuliaan&lt;br /&gt;Bagai sekuntum mawar yang tegar&lt;br /&gt;di tengah gelombang kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aa' Gym - The Fikr&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6724045787209687183?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6724045787209687183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6724045787209687183' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6724045787209687183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6724045787209687183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/10/wanita-sholehah.html' title='Wanita Sholehah'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6477705363062216532</id><published>2009-09-17T11:26:00.002+07:00</published><updated>2009-09-17T11:35:31.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>Perempuan</title><content type='html'>Siapapun wanita itu...&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kuat&lt;/span&gt; apapun dia....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mandiri&lt;/span&gt; apapun keberadaannya.....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sombong&lt;/span&gt; apapun caranya.....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;keraskepala&lt;/span&gt; bagaimanapun dirinya.......&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hebat&lt;/span&gt; apapun posisinya.....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gengsi&lt;/span&gt; apapun lagaknya.....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sempit&lt;/span&gt; apapun pintu hatinya.....&lt;br /&gt;se&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tegar&lt;/span&gt; apapun karang jiwanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Perempuan tetaplah perempuan....slalu ingin ditinggikan walau sebenang.....&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Thank's for Nagabonar Jadi 2, yang sudah ciptakan senyum dan airmataku dalam satu waktu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6477705363062216532?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6477705363062216532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6477705363062216532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6477705363062216532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6477705363062216532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/09/perempuan.html' title='Perempuan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4244177294344493047</id><published>2009-09-09T13:17:00.004+07:00</published><updated>2009-09-09T13:30:52.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>- Ironi  -</title><content type='html'>Kemarin, katamu kau tak akan pergi,&lt;br /&gt;namun semenit lalu, bayangmu pun sudah tak kutemui...&lt;br /&gt;Baru kemarin, nafasmu sadarkan aku akan sebuah sinergi,&lt;br /&gt;tumpang tindihnya qalbu yang terbalut imaji.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, baru kemarin...&lt;br /&gt;yang kubilang kelabu, katamu pelangi....&lt;br /&gt;Nyatanya? Kini mentari tak buat langitku warna - warni.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, cemburuku hanyalah api....&lt;br /&gt;Tak mau lagi kusapa kau walau dalam mimpi&lt;br /&gt;nuraniku semakin menyadari,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Illahi Rabbi,&lt;br /&gt;yang cintanya sejati.. tak menyakiti, dan mengkhianati.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                  &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untukmu sobat, yang terkungkung cinta duniawi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4244177294344493047?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4244177294344493047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4244177294344493047' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4244177294344493047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4244177294344493047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/09/ironi.html' title='- Ironi  -'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-7786886573939097193</id><published>2009-09-08T14:35:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T14:45:41.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Cinta Ramadhan</title><content type='html'>Tak ada kata yang lebih indah dan pantas, selain beribu syukur pada Rabbku, Pemilik Kerajaan Cinta yang tak pernah bosan memberiku begitu banyak nikmat dan keindahan hingga detik ini. Terlebih kurasakan, percintaanku dengannya yang semakin mesra dan romantis. Ramadhan.... sungguh kau buai aku dengan nuansa kental ruhiyahmu. &lt;br /&gt;Delapan belas hari percintaanku dengan Ramadhan telah berjalan. Alhamdulillah, tak ada halangan yang terlalu berarti bagiku untuk melaluinya. Allah pun masih memberiku kesempatan beribadah hingga hari ini, komplit! Semoga tak ada ruang yang akhirnya memisahkanku dengan Ramadhan, seperti yang kualami di tahun 2006 lalu. Indahnya, bisa menyempurnakan ibadah puasaku. Dan tentunya tanpa tanggungan hutang di bulan – bulan selanjutnya ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan kali ini, Allah kembali mengijinkanku untuk bisa melaluinya di kampung halaman tercinta. Sebuah status baru yang mengharuskanku mengabdi di sini, di tanah kelahiranku. Tentunya yang paling indah, ya bisa merasakan buka, sahur, dan tarawih bersama keluarga tercinta. Tahun ini, aku juga tak sengaja bergabung dengan kelompok pengajian ibu – ibu di musholla tempat kami biasa berjamaah  tarawih. Dan bersama mereka, selepas tarawih kami tadarus bersama. Sungguh indah. Mengkaji dan saling mengoreksi satu sama lain setiap bacaan yang salah. Mengingatkan kembali tentang ilmu – ilmu tajwid dan pelafalan huruf – huruf yang pernah aku pelajari dulu. Ramadhan, selalu memberiku ilmu dan kisah – kisah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas lain yang aku suka dan nyaris tak pernah terlewatkan, adalah mengikuti setiap episode ‘Para Pencari Tuhan 3’ di waktu sahur dan berbuka. Banyak sekali pesan moral yang aku dapatkan dari film berseri itu. Sering aku dibuat larut dalam haru sekaligus tawa, oleh tiap tokoh yang menurutku memiliki kekuatan karakter masing – masing. Dan bagiku, tayangan – tayangan seperti ini lah yang seharusnya banyak dilahirkan di negeri ini. Tayangan yang menginspirasi, mengedukasi, dan memotivasi.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kekuatan dan aura Ramadhan juga semakin aku buktikan kini. Dan itu paling terlihat di tempatku beraktivitas sehari – hari. Mereka yang kutahu di bulan – bulan lalu nyaris tak pernah memasuki masjid untuk beribadah, di Ramadhan ini jadi memenuhi masjid di waktu Dhuhur dan Ashar. Ada lagi rekan yang tiba – tiba situs kunjungannya berubah 180 derajat. Tiap hari yang dibaca artikel – artikel Islami sambil diiringi alunan playlist di winamp yang bertemakan rohani. Malam – malamku atau bahkan malam – malam umat muslim di seluruh dunia yang tentunya lebih terasa spesial, karna sebuah kebersamaan untuk membuat raga terjaga dari lelap dan buaian mimpi. &lt;br /&gt;Ramadhan juga sepertinya melembutkan hati – hati yang sombong dan keras, dalam ikhlas dan tulusnya berbagi. Indahnya..... ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, ini mungkin juga termasuk berkah Ramadhan yang aku rasakan. Di bulan nan suci ini, aku secara tak sengaja satu demi satu dipertemukan kembali dengan kawan dan sahabat – sahabat lama di sini. Silaturahim yang sempat termakan waktu, alhamdulillah dapat terjalin kembali. Ah, Ramadhan... kau membuatku jatuh hati. Jatuh hati pada keindahan akhlak insani yang kau naungi. Jatuh hati pada lembutnya hati hadapi hari. Janganlah cepat berlalu, karna ku pasti merindukanmu.....&lt;br /&gt;Tentunya sebuah harap terbersit di hati ini. Semoga semua keistiqomahan, semangat yang memburu, dan lingkungan yang mendukung ini akan bertahan dan tidak lekang oleh waktu. Terkikis begitu saja, setelah Ramadhan berlalu. Semoga saja tidak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-7786886573939097193?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/7786886573939097193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=7786886573939097193' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7786886573939097193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/7786886573939097193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/09/cinta-ramadhan.html' title='Cinta Ramadhan'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-4496218213338683022</id><published>2009-08-27T10:16:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T14:46:26.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Warna</title><content type='html'>“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wa’alaykumsalam warohmah... hehe, afwan mbk bru bls... iya nih alhamdulillah lbih nikmat puasa ma suami. G terasa cpek pulang pergi Ngawi – Pnorogo. Bgitu liat wajahnya, langsung hilang cpeknya... apalgi pnya anak ya.. psti lbih seru! Hehehe..&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SubhanAllah... sebuah pesan balasan dari seorang sahabat yang kuterima di awal Ramadhan, menumbuhkan “warna” itu lagi di hatiku. Warna sama, yang selalu muncul setiap kudengar kabar tentang kerabat yang akan atau telah menyempurnakan separuh diennya. Warna serupa yang selalu hadir saat kulihat senyum dan kebahagiaan di wajah – wajah mereka yang telah bersatu dengan pujaan hatinya dalam ikatan suci pernikahan. &lt;br /&gt;Jika ditilik lagi isi dari pesan singkat di atas tadi, tergambar jelas kekuatan cinta dan kebahagiaan itu. Sahabat yang terbilang berusia satu tahun di bawahku ini, benar – benar berani mengambil sebuah keputusan yang mulia. Keputusan untuk siap menanggung dan menghadapi segala resiko yang terbentang di episode hidup selanjutnya. Dia yang saat ini bertugas di Ponorogo, rela harus pulang pergi setiap hari dari Ngawi demi tetap berkumpul bersama suami tercintanya. Lelah itu pasti tetap tak mampu dihindari. Namun baginya cukup terbayar dengan indah wajah dan kehangatan berkumpul bersama sang suami. Ah, sekali lagi kau membuatku iri, ukhti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami serumah sewaktu masih pendidikan di Malang dulu. Dan aku tahu betul bagaimana karakter terlebih kekerasan hatinya. Prinsip sekaligus komitmen yang ia miliki, sekalipun didera oleh berbagai uji dan coba nyata tetap mampu ia pegang teguh. Kagumku untukmu saudariku. Dan keresahan itu kini terbayar sudah. Bintang yang selama ini kau simpan dan jaga dalam hatimu, dan selalu kau bawa serta dalam alunan doa dan derai air mata di sujud – sujud panjangmu, telah dihadiahkan oleh Allah seperti yang kau impikan. Semoga kebahagiaan dan berkah senantiasa menyelimuti kalian berdua ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan “warna” itu? Apa dan siapakah ia? Warna yang selalu hadir itu, tak lain adalah doa. Doa yang tak hentinya mengalir mengiringi setiap jejak langkah menjemput semua mimpi dan harapan. Semoga warna itu tetap terjaga hingga saatnya tiba. Aku percaya, bahwa Allah akan menjaga siapapun dia dengan rencana – Nya yang cantik. Biarlah kini kularut dalam penantian dan “warna” yang kan hiasi hari – hari indahku.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-4496218213338683022?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/4496218213338683022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=4496218213338683022' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4496218213338683022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/4496218213338683022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/08/warna.html' title='Warna'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-74332529675702848</id><published>2009-08-17T09:11:00.002+07:00</published><updated>2009-08-17T09:19:03.846+07:00</updated><title type='text'>Hanya Dia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jika mereka bertanya, "ke mana dan pada siapa ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantang kan kujawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Pada Ia yang kasih sayangnya tak bertepi.....&lt;br /&gt;pada Dia yang kekuatannya tak terukur...&lt;br /&gt;tentu pada-Nya, yang cintanya tak perlu diuji........."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-74332529675702848?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/74332529675702848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=74332529675702848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/74332529675702848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/74332529675702848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/08/hanya-dia.html' title='Hanya Dia'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6170346185154441954</id><published>2009-07-14T17:46:00.003+07:00</published><updated>2009-07-14T17:50:45.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>130709</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Benarkah cinta tak mengenal logika?&lt;br /&gt;Ia pun terlihat begitu permisif, terhadap warna dan budaya&lt;br /&gt;Pagi baginya senja....&lt;br /&gt;petang pun tak urung katupkan payung.....&lt;br /&gt;Ketika hijaunya dedaunan, tak mampu lagi menjemput gersang ilalang...&lt;br /&gt;Cinta seakan hadir menjadi hujan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah itu cinta?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6170346185154441954?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6170346185154441954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6170346185154441954' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6170346185154441954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6170346185154441954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/07/130709.html' title='130709'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-6906338984880083330</id><published>2009-07-12T17:47:00.001+07:00</published><updated>2009-07-12T17:50:59.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Sang Bapak</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penampilannya begitu sederhana namun tampak bersahaja. Wajah senjanya tersembunyi di balik topi putih lusuh yang dikenakannya. Senyum itu ramah menyambutku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Ya, mbak&lt;/i&gt;?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Mo nyuci motor, pak&lt;/i&gt;.” Kubalas tersenyum padanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Bentar ya, mbak.. tinggal dikit lagi. Monggo pinarak dulu...&lt;/i&gt;” Ujarnya lalu melanjutkan memoles motor yang telah lebih dulu datang sebelumku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tak akan lama, batinku. Motor yang sedang diselesaikan oleh bapak tadi tlah tampak bersih dan mengkilat. Pasti sebentar lagi selesai, dan akan tiba giliran Ega ku tersayang. InsyaAllah masih bisa untuk hadir tepat waktu di kantor.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siang yang panas itu, pasti memaksa siapapun untuk lebih memilih menikmati waktu santai di rumah. Bertemankan kesejukan, makanan ringan, atau mungkin memanjakan saraf – saraf tubuh yang telah letih berjuang selama sepekan terakhir. Ya, bukankah tak ada yang lebih dinanti di setiap minggu selain akhir pekan tiba ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Segala kenikmatan dan rekreasi akhir pekan itu, bagi beberapa orang yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlibat aktivitas dan tanggung jawab yang harus ditunaikan, tentunya mau tak mau tertunda atau lebih indahnya harus dialihkan ke lokasi lain. Dan keputusan untuk membunuh segala rasa ‘&lt;i style=""&gt;aras - arasen&lt;/i&gt;’ itu, kembali memberiku hadiah yang manis siang ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bapak yang tak sempat kutanya siapa namanya itu, menetesi hatiku dengan embun – embun kesejukan lewat sedikit dari kisah hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Griyone teng pundi, mbak&lt;/i&gt;?” bapak itu membuka obrolan di tengah aktivitasnya memandikan Ega. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Mboten tebih saking mriki kok, pak..&lt;/i&gt;” sahutku sambil mengamati tangan – tangan beliau yang lincah membersihkan sudut – sudut mesin Ega.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Asli mriki berarti... kulo tebih mbak.. teng Mangli&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Ooo... Bendinten wangsul Mangli pak?.&lt;/i&gt;”, balasku sambil tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Nggih, mbak... lha wong chedak. Lha niku, ngengkol bendinten!&lt;/i&gt;”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ucapan bapak yang terakhir, kubalas hanya dengan senyuman dan akhirnya membuatku terdiam sesaat. SubhanAllah... begitulah perjuangan seseorang untuk bertahan hidup. Jarak dari Mangli ke sini, memang tak terlalu jauh. Tapi juga bukan jarak yang dekat jika ditempuh dengan sepeda oleh bapak seusia itu. Jarak yang ditempuh pulang pergi, jika ditotal bisa mencapai 30 km. Dan itu dilakukan olehnya setiap hari. Yang membuatku lebih kagum, tak tampak sedikitpun gurat penyesalan ataupun ratapan – ratapan cengeng dan keluh kesah dari wajahnya. Setiap tuturnya terdengar begitu ikhlas dan tanpa beban menjalani rutinitas yang menurutku tidaklah mudah itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dibandingkan dengan aku, tentu beliau lebih hebat. Jauh lebih keren. Bagaimana tidak, di saat orang – orang pusing memikirkan dan berjuang menumpuk harta untuk memenuhi kebutuhan duniawinya, sang bapak memilih bertirakat dan terus berjuang menyemai manfaat di sisa usianya. Saat para pengendara motor (termasuk aku) dengan bangganya menodai kota dengan polusi ampas mesin mereka, beliau memilih berpeluh dan merasakan letih yang teramat sangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Enak lho, mbak... Alhamdulillah saya merasa sehat sampe sekarang!&lt;/i&gt;” ujarnya riang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Beliau melanjutkan, “&lt;i style=""&gt;Kalo manut umurnya kanjeng nabi, umur saya di dunia mpun mboten dangu malih. Mergo niku, kulo milih ngisi dinten – dinten niki kaliyan kegiatan ingkang ndhugiaken manfaat, mbak. Kulo mboten purun ngoyo – ngoyo, tapi sia – sia. Terus mensyukuri nikmat dan berjuang jalani hidup sesuai porsi yang dimiliki . Ngoten lak enak to mbak...&lt;/i&gt; ” sang bapak mengakhiri ucapannya dengan senyum yang mengembang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Batinku berbicara. Betapa indah jika hati tiap – tiap insan bisa terasuki kebijakan bapak tadi. Mungkin tak akan ada tragedi saling menyikut, saling tendang, saling gencet, demi mencapai dan memuaskan kebutuhan pribadinya. Benar. Bukankah semua telah memperoleh dan akan berjalan di porsinya masing – masing. Sang Khalik pun, telah menjamin dan menjanjikan yang setara bagi yang mau berusaha. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Waduh&lt;i style=""&gt;, kulo niki tiyang alit, dudu sopo – sopo, tapi ngomonge katah nggih, mbak! Tapi nggih mung niku kekayaan kulo. Sugih omong! Hehehe...&lt;/i&gt;” Bapak itu tertawa sambil memoles ban Ega sehingga lebih terlihat mengkilap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Mbak, kuliah&lt;/i&gt; ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Mboten, pak...&lt;/i&gt;” aku berusaha menjawab di tengah ketermenunganku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;i style=""&gt;Lha terus? Mpun ngasto? Wah... hebat nggih. Taksih enom tapi mpun pinter golek rizqi.&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ucapan bapak yang terakhir, sama sekali tak kujawab. Termenung. Aku tenggelam dalam ketermenunganku sambil membatin, “&lt;i style=""&gt;Aku semakin sadar, bahwa aku memang bukan siapa – siapa.....&lt;/i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3010962142484153656-6906338984880083330?l=tembhemz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tembhemz.blogspot.com/feeds/6906338984880083330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3010962142484153656&amp;postID=6906338984880083330' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6906338984880083330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3010962142484153656/posts/default/6906338984880083330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tembhemz.blogspot.com/2009/07/sang-bapak.html' title='Sang Bapak'/><author><name>mbemz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08570974785229414373</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://3.bp.blogspot.com/-4Swjczwiod8/TvE6xMc31YI/AAAAAAAAASM/AA26hVjYyyA/s220/u%252Bme.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3010962142484153656.post-3083988701370484881</id><published>2009-07-08T11:45:00.002+07:00</published><updated>2009-07-08T12:00:31.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mommy'/><title type='text'>Celoteh yang Menginspirasi</title><content type='html'>"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mbak, kalo nerjemahin ini gimana&lt;/span&gt;?"&lt;br /&gt;Celotehnya yang begitu sering hadir di tengah kesibukanku terkadang sedikit membuatku sebal. Namun ketekunan dan semangatnya yang tak pernah surut untuk terus belajar, membuatku semakin kagum dan merasa malu. Di usianya yang bisa dibilang tak lagi belia, tak ada kata "tidak" untuk tetap dan terus belajar. Dari situ aku semakin tahu, menjadi guru itu ternyata memang tak mudah. Musti ekstra sabar dan mengerti. (Salut dan salam kagumku untuk semua &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pahlawan tanpa tanda jasa&lt;/span&gt; di bumi ini) Lebih - lebih yang jadi murid bukanlah anak - anak yang mungkin dalam hal pemikiran lebih mudah dan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cepet nyandak&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rahman... maafkan aku yang sempat merasa tidak sabar untuk lebih bersemangat menyamai semangat beliau yang tak pernah padam. Berilah aku kemudahan dan kekuatan untuk tetap bisa menjadi tempat baginya berbagi dan saling belajar. Bukankah tak ada yang lebih indah bagi seorang insan, saat ia mampu memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi sekelilingnya ? Lebih - lebih jika itu untuk seseorang yang bermakna dan dicinta.&lt;br /&gt;SubhanAllah... ibundaku.... terimakasih tlah kembali menginspirasiku......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br
